MANAGED BY:
RABU
08 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 09 Desember 2016 01:13
Murid SD Pesta Miras di Kelas

Ditenggak saat Jam Pelajaran, Guru Diajak Duel, Ibu Histeris

SAMARINDA. Benar-benar kelewatan. Masih ingusan, tapi prilaku sudah tak terkendali. Bayangkan saja, masih duduk di bangku SD saja sudah berani berulah. Lima orang murid salah satu SD di lingkungan Samarinda Ulu diamankan pihak sekolah karena menenggak minuman keras (miras), kemarin.
Mereka adalah Ys (13), Ds (12), Yr (12), Fi (12) dan Dn (15). Yang mengejutkan, murid-murid SD tersebut menenggak miras dalam kelas, di sela-sela jam pelajaran. Mereka biasa menenggak miras saat guru lengah. Miras yang dikonsumsi adalah jenis anggur dan oplosan alkohol 70 persen serta minuman berenergi. Tak hanya itu, bocah-bocah itu juga sesekali mencampur obat sakit kepala ke dalam miras yang ditenggak.
Gara-gara pengaruh miras tersebut, sikap Dn dan kawan-kawan pun jadi tak terkendali. Informasi yang diperoleh Sapos, saat ditegur guru karena kerap berulah, malah guru yang menegurnya diajak berkelahi.
Keterangan lain yang diperoleh, sebenarnya prilaku Dn dan teman-temannya sudah lama diawasi pihak sekolah. Namun selama ini tak pernah ditemukan barang bukti. Pagi kemarin (8/12), saat jam istirahat Yr diminta teman-temannya izin keluar sekolah membeli alkohol di warung kelontongan tak jauh dari sekolahnya.
“Saya curiga saat dia (Yr, Red) membawa bungkusan plastik yang disembunyikan di belakang badannya saat melintas di depan saya. Saya panggil dan tanya apa yang dibawa, semula menolak untuk diperlihatkan,” celetuk salah seorang satpam sekolah.
Terlanjur curiga dengan bawaan Yr, satpam pun menggeledahnya dan ditemukan sebotol alkohol 70 persen. Dari situlah Yr bernyanyi disuruh teman-temannya yang lain. Akhirnya satu persatu teman-teman Ys dipanggil.
Saat digeledah juga didapati miras anggur yang sudah dimasukkan ke bekas botol kemasan air mineral. “Kalau mau minum dicampur dulu semuanya. Dimasukkan botol biar tak ketahuan guru dan teman-teman sekolah. Kalau habis minum itu bawaannya ngantuk,” ujar Dn saat ditemui Sapos.
Dn dan Ys mengakui, beberapa kali menenggak miras di kelas. “Iya minumnya di kelas. Kan guru tak tahu,” beber Ys.
Sementara Yr menyebut hanya disuruh membeli, namun tak pernah ikut menenggak miras. Sedangkan Ds ngotot tak pernah menenggak miras, namun mengakui mengisap rokok elektrik yang saat ini sedang digandrungi.
Untuk memberikan efek jera dan karena terlalu sering berulah, Dn dan teman-temannya sempat dibawa ke Mapolsekta Samarinda Ulu. Polisi pun melakukan pembinaan serta memanggil orangtua masing-masing murid. Saat ditemukan dengan Ds, ibunya dibuat histeris sampai meraung dan berguling di lantai kantor polisi di Jalan Juanda. Ibunya tak percaya jika Ds yang selama ini terlihat patuh dan tak pernah macam-macam di rumah, tiba-tiba dibawa ke kantor polisi karena berkaitan dengan miras. “De (panggilan Ds di rumah, Red) kenapa begini? Ibu sudah peringatkan berkali-kali hati-hati bergaul dan memilih teman,” kata orangtua Ds sambil menangis.
Sempat beberapa jam di kantor polisi dan diberi wejangan, kelima murid SD tersebut dikembalikan ke orangtua. Mereka diminta membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya lagi. “Kami panggil orangtua dan pihak sekolah. Ini jadi tanggung jawab bersama dan pelajaran bagi masing-masing pihak, baik murid bersangkutan, orangtua dan pihak sekolah agar lebih mawas diri,” tutur Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan.
Salah seorang perwakilan sekolah yang enggan menyebutkan namanya membenarkan ada murid yang diamankan karena diduga menenggak miras. “Selama ini sudah kami awasi ketat. Baru kali ini kami menemukan barang bukti. Ke depan pengawasan terhadap mereka maupun murid lain akan kami perketat lagi. Semoga hal ini tak terjadi lagi,” tandas perwakilan sekolah. (rin/agi/nha)


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 23:16

Warga Masih Cemas, Diduga Ada Buaya Lain

SAMARINDA–Tertangkapnya buaya muara di Jalan Kehewanan, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:26

Kasus Penikaman di Bontang Kuala, Baru Dua Tersangka

Sejak Kamis (2/12/2021) malam polisi maraton melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:24

NGAKUNYA SIH..!! Polisi Sebut Tersangka Penikaman di Bontang Kuala Dipicu Sakit Hati

Tersangka Ys (35) warga Jalan KS Tubun, Bontang Utara yang…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:19

Anak Dikeroyok, Ayah Tewas Ditikam, Pelaku Menyerahkan Diri setelah Sempat Jadi DPO

BONTANG - Insiden berdarah kembali terjadi di Kota Taman. Tepatnya…

Sabtu, 04 Desember 2021 11:30

Kakek Cabul di Balikpapan Ajukan Penangguhan

PROSES hukum bagi SJ (61), tersangka dalam kasus dugaan pencabulan…

Jumat, 03 Desember 2021 10:49

Pembunuhan di Bontang Kuala, Sudah Tiga Orang Diamankan Polisi

Insiden penikaman yang membuat korban tewas di Bontang Kuala, Kamis…

Jumat, 03 Desember 2021 10:47

Video CCTv Detik-detik Penikaman di Bontang Kuala, Korban Hendak Melerai

Korban penikaman di Bontang Kuala Sa (55) kini tiba di…

Jumat, 03 Desember 2021 10:43

HOROR..!! Penikaman di Bontang Kuala; Suami Ditikam 4 Kali, Istri 2 Luka Tusuk

 Keributan terjadi di Jalan Piere Tendean, Bontang Kuala. Pasangan suami…

Minggu, 28 November 2021 11:18
Hakim Dilarang Bertemu Pihak Berperkara

Antisipasi Oknum Pegawai Nakal, Pengadilan Tinggi Lakukan Supervisi

GUNUNG KELUA. Guna mewujudkan Badan Peradilan yang agung dan bersih,…

Rabu, 24 November 2021 13:00

Potensi Belasan Miliar dari Parkir, Kok Targetnya Cuma Rp 2,1 Miliar

SAMARINDA–Gencarnya pemerintah menyosialisasikan penerapan e-parking tentu berkaitan dengan potensi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers