MANAGED BY:
JUMAT
07 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 20 Juni 2016 17:41
Jaang Tersinggung, Warga Dipenjara

Merasa Terhina Terima SMS Keluhkan Banjir

PROKAL.CO,

SAMARINDA. Hati-hati jika ingin mengkritik atau merasa tak puas dengan kepemimpinan kepala daerah. Jangan sampai niatnya baik untuk mengingatkan, tapi justru berbuah petaka. Seperti seorang warga Kecamatan Samarinda Ulu berinisial Hd (62).
Hd dijebloskan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang ke penjara. Hd diadukan ke Polresta Samarinda, masalahnya diduga hanya gara-gara mengirim short message service (SMS) atau pesan singkat berisi keluhan atas kinerja Jaang selama memimpin Samarinda.
Inti bunyi pesan pendek yang dikirim Hd kira-kira berbunyi: “selama 10 tahun jadi wakil wali kota kemudian 6 tahun menjabat Wali Kota Samarinda tak mampu mengatasi banjir di Kota Tepian”.
SMS berisi curahan hati Hd langsung dikirim ke nomor HP orang nomor satu di Samarinda tersebut. Diduga tersinggung dan merasa tak nyaman dengan pesan pendek yang dikirim warganya, Jaang pun melapor ke Mapolresta Samarinda.
Polisi yang menerima laporan Jaang langsung merespons. Polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil membekuk Hd di kediamannya di kawasan Teluk Lerong Ilir (TLI), Sabtu (18/6) siang. Hd digiring ke Mapolresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan.
Informasi lain yang diperoleh Sapos, sebenarnya SMS dikirimkan Hd, Minggu (12/6) lalu. Atau sepekan sebelumnya. Namun memang kasusnya baru dilaporkan seminggu kemudian.
Sapos coba mengkonfirmasi langsung ke Jaang dengan menemuinya di rumah jabatan, saat acara buka bersama, pukul 17.30 Wita kemarin. Setelah menunggu sekitar setengah jam, Jaang muncul dan langsung menerima tamu yang datang.
Saat itu Jaang tak bisa dikonfirmasi langsung. Sapos mencoba bertemu Jaang melalui seorang ajudannya dan menyampaikan maksud konfirmasi yang ingin disampaikan. Lewat ajudannya, Jaang membenarkan telah melaporkan warganya.
 “Jadi begini mas, bapak  (Jaang, Red) melaporkan oknum warga tersebut (Hd, Red) sebagai langkah untuk memberikan efek jera. Karena caranya tidak menunjukan sebuah itikad baik. Kalau mau kritik, bukan begitu caranya. Bapak juga ingin melihat orang itu, makanya kami laporkan. Untuk lebih jelas, bisa konfirmasi langsung ke pihak kepolisian,” ungkap ajudan yang mengaku bernama Heri .
Pukul 21.42 Wita tadi malam, ajudan Jaang tersebut kembali menghubungi Sapos via sambungan telepon selular. “Oknum warga yang dilaporkan sudah mendatangi bapak langsung dan meminta maaf. Sehingga kemungkinan dalam waktu dekat laporan tersebut akan dicabut,” tutur Heri.
 Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwi Putro, melalui Kasat Reskrim Kompol Sudarsono yang dikonfirmasi Sapos membenarkan menerima laporan Jaang.
“Memang ada laporannya (laporan Jaang, Red). Saat ini sudah kami tangani. Oknum warga yang diduga menjadi pelaku (Hd, Red) sudah kami amankan dan ditahan,” tegas Sudarsono.
Sudarsono menambahkan, setelah menjalani pemeriksaan, pihaknya menetapkan Hd sebagai tersangka. Hd dijerat UU IT, dengan ancaman kurungan penjara selama enam tahun.
“Sudah kami tahan dan proses pemeriksaan masih berlangsung,” tegas Sudarsono singkat. (rin/rm-4)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers