MANAGED BY:
SENIN
30 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 25 Januari 2023 12:07
Aturan Baru Peserta BPJS Kesehatan, Hak Kelas 3 Tak Bisa Naik Kelas
ATURAN NASIONAL : Terhitung mulai 24 Januari tahun ini, peserta BPJS kesehatan kelas 3 yang rawat inap tak bisa mengajukan permohonan layanan naik kelas.

Ada aturan teknis terbaru yang harus dimengerti para peserta BPJS Kesehatan, khususnya pemegang premi kelas 3.

 

TANJUNG REDEB – Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas 3, baik mandiri maupun yang ditanggung pemerintah, tidak bisa naik kelas. Kebijakan ini sesuai Permenkes nomor 3/2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.

Dijelaskan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Balikpapan Sugiyanto, hal ini karena ada beberapa perubahan dalam pelayanan kesehatan pasien untuk peserta jaminan kesehatan nasional (JKN). "Iya bener, berlaku untuk seluruh Indonesia," katanya. 

Ia menambahkan, salah satu poin perubahan penting dalam Permenkes tersebut, yakni pasien BPJS Kesehatan hak kelas 3 dari segmen manapun, tidak dapat naik kelas mulai 24 Januari 2023. Sementara untuk peserta JKN kelas 1 dan 2, masih bisa naik kelas dengan membayar selisih biaya antara tarif Indonesia case based groups (INA-CBG's) antar-kelas.

Misal, naik kelas rawat inap dari kelas 1 ke VIP, peserta harus membayar selisih biaya paling banyak 75 persen dari tarif INA CBG's kelas 1. Meskipun peserta JKN kelas 3 tidak bisa naik kelas, kata dia, masih bisa mendapatkan fasilitas ruangan rawat inap yang lebih baik. "Tetap saja, tidak ada perubahan pelayanan maupun kamar inapnya," paparnya.

Ia juga mengatakan, di tahun ini, tidak ada kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan, yang naik itu hanya tarif pelayanan yang dibayarkan BPJS ke fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik atau lainnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan PMK tersebut, ini merupakan kali pertama adanya kenaikan tarif layanan kapitasi yang akan diterima puskesmas/klinik/dokter praktik dari BPJS Kesehatan sejak tahun 2016. "Jadi ada penyesuaiannya. Bukan iurannya yang naik," bebernya.

Dijelaskannya, standar tarif kapitasi ditetapkan sebagai berikut, Puskesmas sebesar Rp 3.600 sampai dengan Rp 9.000 per peserta per bulan. Rumah sakit Kelas D Pratama, klinik pratama, atau fasilitas kesehatan yang setara sebesar Rp 9.000 sampai dengan Rp 16.000 per peserta per bulan.

Praktik mandiri dokter atau praktik dokter layanan primer sebesar Rp 8.300 sampai dengan Rp 15 ribu per peserta per bulan. Praktik mandiri dokter gigi sebesar Rp 3.000 sampai dengan Rp 4.000 per peserta per bulan.  (hmd/ind)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers