MANAGED BY:
SENIN
30 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 04 Desember 2022 11:54
Akses Jalan Kampung Lesan Dayak Diperbaiki
RAMPUNG: Jembatan menggunakan konsep box culvert dengan bentang 17 meter yang dibangun di Kampung Lesan Dayak.

TANJUNG REDEB – Masih banyak pekerjaan rumah untuk membangun infrastruktur jalan, khususnya di wilayah perkampungan. Hal ini jadi prioritas yang harus diselesaikan. 

Peningkatan jalan tersebut merupakan komitmen Pemkab Berau dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga bisa mempermudah kegiatan masyarakat yang ingin melakukan kegiatan ekonomi hingga sekolah dan beribadah.

"Jalan itu sebagai daya tunjang utama pergerakan di ekonomi daerah. Daya dukung ini berdampak kuat pada sektor potensial dan tentunya menjadi andalan," terang Bupati Berau Sri Juniarsih.

Peningkatan infrastruktur fisik daerah dapat mendukung laju pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing. Selain meningkatkan hasil pembangunan, bisa meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat. "Kita akan lebih perhatikan dan menjadikan peningkatan akses masyarakat menjadi prioritas," tandasnya.

Terpisah, Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi menjelaskan, sesuai program Pemkab Berau terkait meningkatkan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian kampung, perbaikan akses jalan di Kampung Lesan Dayak sedang dikerjakan.

"Hal itu tentunya dalam rangka memberikan akses jalan yang layak dan nyaman bagi masyarakat di Kampung Lesan Dayak," katanya, Jumat (2/12).

Apalagi di Kampung Lesan Dayak terdapat ekowisata. Setidaknya, kegiatan tersebut menelan biaya hingga Rp 9,7 miliar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Dengan spesifikasi pekerjaan tanah dan beton sepanjang 10 kilometer.

Adapun peningkatan yang dikerjakan berupa perbaikan geometrik jalan sepanjang 1,5 kilometer untuk menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Penghamparan agregat sepanjang 780 meter dan pengaspalan, hingga pembangunan jembatan tipe box culvert dengan bentang 17 meter.

"Jembatan itu berada di ruas jalan poros kampung sebelumnya jembatan kayu atau log. Tetapi rusak terhantam air banjir, karena bentang anak sungai cukup lebar sekitar 17 meter. Sehingga, direncanakan konstruksi jembatan yang kuat dari beton type box culvert dengan anggaran yang diusahakan seefisien mungkin," terangnya.

Selain menjadi akses penghubung, jalan tersebut diharapkan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat yang sebagian besar petani kakao, cabai dan sayur-mayur. "Apalagi di sana juga banyak fasilitas umum yang digunakan masyarakat," pungkasnya. (hmd/ind/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers