MANAGED BY:
SENIN
05 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 21 Oktober 2022 16:43
Diduga Frustasi, Ditemukan Gantung Diri

SIDODADI. Seorang wanita muda berinisial NA berusia sekitar 23 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa di kediamannya di wilayah Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (20/10) dini hari. NA didapati sudah meninggal dunia. Tubuhnya tergantung di seutas tali nilon, di salah satu ruangan rumahnya. Yang menemukan NA pertama kali dalam keadaan tergantung adalah orangtuanya. Melihat anak wanita dalam keadaan tergantung, kedua orangtua NA berusaha menolong dan melakukan evakuasi.

Namun sayangnya saat diperiksa, ternyata NA sudah tak bernapas lagi. Kejadian itu sampai ke pihak kepolisian dan sempat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk proses penyelidikan. Dugaan sementara yang didapat pihak kepolisian, NA nekat mengakhiri hidupnya karena penyakit akut yang dideritanya. "Memang benar ada kejadian itu dan anggota kami sudah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi, termasuk kedua orangtua almarhumah (NA, Red)," ujar Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsekta Samarinda Ulu, Kompol Kustiana.

Diduga akibat penyakit yang dialaminya, kondisi NA menurun drastis hingga dia frustrasi. "Dugaan pemicunya karena penyakit yang dideritanya hingga merasa depresi dan akhirnya memilih mengakhiri hidup," beber Kustiana.

Pihak keluarga menolak autopsi dan membuat surat pernyataan di depan polisi. Salah satu alasannya pihak keluarga sudah mengiklaskan kepergian NA dan ingin segera memakamkannya. "Kami buatkan surat penyataan penolakan dari keluarga," pungkas Kustiana. (rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers