MANAGED BY:
MINGGU
25 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 16 September 2022 11:50
Bikin Heboh, di Berau, Seorang Ibu Melahirkan di Trotoar

Kasus Melahirkan di Trotoar Jangan Terulang, Terbentur Aturan, Bidan Tak Kuasa Lakukan Pertolongan

ilustrasi

TANJUNG REDEB – Kabar seorang ibu hamil yang melahirkan di trotoar Jalan Milono, Tanjung Redeb, sempat heboh beberapa waktu lalu. Menurut keterangan warga sekitar, bidan takut membantu persalinan karena ada aturan yang melarang proses persalinan dilakukan di luar area fasilitas kesehatan.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Berau Madri Pani mengatakan, seharusnya ada kebijakan khusus,, karena sudah menyangkut nyawa manusia. “Memang dilematis, antara mengikuti aturan atau mengikuti hati nurani. Tapi kalau situasinya  darurat, seharusnya tetap diambil tindakan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tidak ingin kejadian itu terulang. Ia berharap agar bidan atau perawat, mau bergerak cepat melakukan pertolongan jika seseorang ingin melahirkan, jika dianggap tidak sempat ke fasilitas kesehatan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Berau Totoh Hermanto mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 97 tahun 2014 Pasal 14 ayat (1),  persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pihaknya tentu berpatokan pada peraturan tersebut.

“Bukannya tidak boleh. Tapi kalau melahirkan di luar fasyankes, seperti apa peralatannya. Apa bisa menjamin sterilitasnya, terus alatnya dari mana,” tuturnya.

Ia mengatakan, tentu semua ibu hamil sudah mengetahui kapan dia mau melahirkan. Ibu hamil pun sudah tahu jauh hari. Dan biasanya sudah pergi ke tempat pelayanan kesehatan. “Menurut saya, ini ada kesalahan, karena usia kandungan kan baru tujuh bulan,” katanya.

Totoh sendiri mengaku tidak bisa memberikan kebijakan, jika persalinan harus di rumah. Karena bertentangan dengan Permenkes. Terkait kejadian viral beberapa waktu lalu, Totoh mengatakan, harus ditanyakan langsung kepada bidan yang menangani pasien.

“Kita tidak bisa lihat satu sisi saja. Harus kedua belah pihak menjelaskan,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, hendaknya selalu datang ke fasilitas kesehatan secara berkala sehingga waktu kelahiran maupun risiko lainnya bisa dihindari. (hmd/ind)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers