MANAGED BY:
MINGGU
25 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 08 Agustus 2022 10:42
Perbaikan Tiga Infrastruktur Diajukan lewat DAK
DIUSULKAN: Perbaikan Jalan KS Tubun diajukan melalui DAK 2023.

BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) telah mengajukan beberapa rencana proyek melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengatakan, ada tiga prioritas yang diharapkan bisa terbantu dari postur bantuan anggaran tersebut.

Yakni, penanganan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta, perbaikan Jembatan Jalan Pontianak, dan renovasi Jalan KS Tubun. “Kami sudah ajukan di awal tahun. Tinggal menunggu dari pemerintah pusat untuk asistensi jika itu diakomodasi,” kata Anwar.

Diketahui, penanganan longsoran di Jalan Soekarno-Hatta sudah melalui perencanaan pada 2018. Kebutuhan anggaran Rp 12 miliar. Namun, nominal ini bakal berubah seiring meningkatnya harga bahan bakar minyak bersubsidi. Mengingat penggunaan alat berat membutuhkan bahan bakar tersebut.

“Panjang bahu jalan yang diturap yakni 80 meter. Satu sis saja. Titiknya sebelum pipa pertama arah menuju Bontang Lestari,” ucapnya.

Saat ini telah dipasang garis polisi di titik itu. Sebagai peringatan bagi pengguna jalan yang melintas. Agar meminimalisasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Bentuk desain konstruksi yang dipakai nantinya serupa dengan proyek 2019 silam. Kala itu pemkot menganggarkan Rp 6,1 miliar.

“Titiknya memang beda tapi desainnya bakal sama. Turap yang dibangun diberi lebar lebih dari bahu jalan,” tutur dia.

Selanjutnya, pagu anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Jembatan Pontianak mencapai Rp 7 miliar. Nantinya tiang pancang sisi kanan dan kiri jembatan akan dibenahi. Perbaikan tidak akan memakai konsep penggunaan tiang tengah. Supaya arus air sungai bisa lancar.

Termasuk struktur jalan jembatan bakal ditinggikan. Panjang jembatan 20 meter dengan lebar 8 meter. Kemudian atas jembatan akan dilapisi aspal. Sebagai akses warga sekitar. Penghubung Jalan Asmawarman dengan Jalan Soekarno-Hatta.

“Ini termasuk perbaikan parit di titik tersebut. Sebab, aliran air saat ini mengarah ke Jalan Asmawarman. Karena elevasi parit tidak sesuai,” sebutnya.

Sebelumnya, Dinas PUPRK menyatakan kondisi jembatan ibarat kanker stadium level 4. Sangat membahayakan, sehingga dibutuhkan perombakan total secepatnya. Agar tak ada hal buruk terjadi. Berdasarkan hasil survei bersama konsultan, jembatan berusia puluhan tahun itu bisa ambruk kapan saja.

Paling riskan, ketika hujan mengguyur. Bila hujan deras, lantas ada kendaraan berbobot besar melintas di jembatan, seperti truk pengangkut tanah, pasir, dan batu, dikhawatirkan jembatan bisa patah kapan saja. Sebab, konstruksi yang mengisi badan jembatan mengalami penurunan.

Penyangganya pun sama, telah bergeser beberapa senti. Sementara siring yang berada di bawah jembatan rupanya juga ambles, sehingga tanah meluber hingga kolong jembatan. “Kondisi pondasi jembatan telah ambles,” urainya.

Selanjutnya perbaikan Jalan KS Tubun diperkirakan membutuhkan Rp 7,4 miliar. Anwar menjelaskan, proyek ini sudah mencakup semua aspek. Mulai pengaspalan, pembuatan trotoar, hingga perbaikan drainase. Kondisi Jalan KS Tubun sungguh memprihatinkan.

Pasalnya, lapisan aspal sudah banyak yang terkelupas, sehingga menyebabkan struktur jalan tidak rata. Belum lagi ada lubang di badan jalan.

Mulai akibat galian pipa maupun karena struktur aspal sudah keropos. Berdasarkan pengamatan awak media Kaltim Post terdapat 78 titik lubang. Mulai simpang empat Bontang Kuala hingga simpang tiga Pasar Taman Rawa Indah.

Kerusakan itu dari level ringan hingga berat. Titik terparah yakni sekitar jembatan Pasar Taman Rawa Indah, depan SPBU KS Tubun, depan pintu masuk Stadion Bessai Berinta, hingga dekat jembatan arah ke Bontang Kuala. Perencanaan perbaikan akses ini sudah ada sejak 2018.

Tetapi setahun kemudian pemulusan hanya sebagian titik. Itu pun hanya satu ruas jalan. “Dengan total anggaran segitu sudah full desain,” sebutnya.

Tak hanya itu, Dinas PUPRK juga mengajukan tambal-sulam Jalan Soekarno-Hatta dan M Roem hingga Urip Sumoharjo. Masing-masing diajukan Rp 8,4 dan Rp 4 miliar. Meski demikian, kedua akses ini masih mengadu tipe jalan lama.

Dengan demikian, sifatnya hanya rehab. Kini pemkot masih menyusun masterplan pengembangan jalan. Sesuai area kawasan ini berubah menjadi industri. “Jadi kami ajukan saja. Kalau nanti naik tipe kelas dari 8 ton menjadi 30 ton maka kami akan ajukan ulang,” urainya.

Disebutkan banyaknya pengajuan melalui DAK ini bergantung pemerintah pusat. Sebab mana saja proyek yang diakomodasi merupakan ranah dari mereka. Pemkot hanya sebatas memasukkan dokumen. (ak/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 September 2022 13:42

Tugu Selamat Datang di Bontang Dipercantik

BONTANG – Pemkot Bontang akan melakukan penataan terhadap Tugu Selamat…

Sabtu, 24 September 2022 13:41
Tak Setor Laporan, Pengamat Hukum: Kelola Perusahaan seperti Koboi

Anak Perumda AUJ Bontang Harus Diaudit

BONTANG – Belum masuknya laporan berkala, baik bulanan maupun triwulan,…

Sabtu, 24 September 2022 13:40

Bukit Kusnodo Jadi Tempat Buang Sampah, Warga Kesal

Pemandangan kurang enak terlihat saat memasuki kawasan Gunung Kusnodo, Kecamatan…

Sabtu, 24 September 2022 13:31

Dissos Berau Data Korban Kebakaran untuk Bantuan Perbaikan Rumah, Tahap Pertama Dapat Sembako dan Selimut

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Sosial Berau Iswahyudi datang langsung…

Sabtu, 24 September 2022 13:27

Belum Terima Edaran Vaksin PVC untuk Anak

TANJUNG REDEB - Kementerian Kesehatan menetapkan vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine…

Sabtu, 24 September 2022 10:36

Legislator Ingatkan Komitmen Perusahaan

Banjir yang merendam badan jalan trans Kalimantan di Kajuk, Kecamatan…

Sabtu, 24 September 2022 09:00

Bentrok Hari Santri, BCC Diundur Sehari

BONTANG – Rencana pelaksanaan Bontang City Carnival (BCC) harus mundur…

Kamis, 22 September 2022 10:36

Tepian Gunung Tabur Dijadikan Pusat Kuliner Khas Berau

TANJUNG REDEB – Keberdaan Pasar Barambang di Gunung Tabur yang…

Kamis, 22 September 2022 10:35

Perbaikan Jembatan Sambaliung Diminta Selasai Akhir Tahun Ini

TANJUNG REDEB – Perbaikan total Jembatan Sambaliung dikerjakan Oktober nanti.…

Kamis, 22 September 2022 10:29

Belum Setor Laporan Berkala dan RKAP, Banyak Anak Perusahaan Perumda AUJ Tak Tertib Administrasi

Kinerja anak perusahaan di tubuh Perumda Aneka Usaha dan Jasa…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers