MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 30 Juli 2022 11:01
Kasus Penyelewengan Rekomendasi Pembelian Solar Subsidi di Bontang, Pelaku Dituntut Satu Tahun Dua Bulan
Kasus penyalahgunaan rekomendasi pembelian solar di SPBN Tanjung Limau memasuki babak baru.

Kasus penyalahgunaan rekomendasi pembelian solar di SPBN Tanjung Limau memasuki babak baru.

 

BONTANG - Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut terdakwa Baharuddin dengan pidana penjara selama satu tahun dua bulan. Dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa. Selain itu, terdakwa dituntut denda sebesar Rp 2 juta. Jika tidak dibayar maka diganti dengan penjara selama tiga bulan.

Terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah,” kata JPU Ardiansyah.

Terdakwa melanggar pasal 55 UU 22/2001. Sebagaimana diubah dalam Pasal 40 Ayat 9 UU Cipta Kerja. Berdasarkan fakta persidangan, BBM ini diambil bukan oleh terdakwa. Tetapi oleh oknum berinisial R. Tetapi, pembayaran di SPBN dilakukan oleh terdakwa. Tiap liternya dibayar Rp 5.850. Kemudian dijual sekira Rp 7 ribu per liternya.

Ia menjelaskan, terdakwa memiliki rekomendasi pembelian BBM dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3). “Namun, terdakwa tidak gunakan BBM tersebut dan menjualnya ke R. Saat ini, R ditetapkan menjadi daftar pencarian orang,” ucapnya.

Hal yang memberatkan dari perbuatan terdakwa ialah membuat masyarakat susah mendapatkan BBM bersubsidi atau langka. Sementara, unsur yang meringankan ialah terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya, merupakan tulang punggung keluarga, serta baru kali ini tersandung kasus pidana.

“Kesimpulannya, hanya menyalahgunakan rekomendasi yang diperolehnya. Karena BBM itu menyasar bagi nelayan sebagai bahan bakar kapal penangkap ikan,” tutur dia.

Selanjutnya, persidangan akan masuk pembacaan putusan pada 3 Agustus mendatang. Terdakwa ditangkap dengan barang bukti, yakni 16 jeriken plastik berkapasitas masing-masing 35 liter solar. BBM itu diangkut menggunakan mobil pikap merek Suzuki APV warna hitam dengan pelat nomor KT 8733 NC.

Selain itu, terdakwa memiliki surat rekomendasi pembelian minyak solar bernomor 523/9421/REK-BBM/PPI/DKP3.3 tanggal 22 Januari 2022. Ditambah uang tunai sebesar Rp 3,5 juta. Terdakwa diamankan di Jalan Slamet Riyadi Kilometer 3, Belimbing. Tepatnya pada 22 Januari lalu. Perkara ini bernomor 59/Pid.B/LH/2022/PN Bon. (ak/ind/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers