MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 02 Juli 2022 12:48
Format PPDB Jenjang SMA/SMK Jadi Sorotan Wakil Rakyat
Acuan Nilai Rapor Perlu Dievaluasi
ilustrasi

Penggunaan acuan akumulasi nilai rapor selama lima semester belakang pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK pada jalur zonasi mendapat sorotan legislator.

 

BONTANG–Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengatakan, seharusnya urutan ranking merupakan kolaborasi dari dua unsur. Meliputi nilai rapor dan ujian sekolah. 

Politikus Partai Gerinda ini menyatakan jika berpatokan nilai rapor maka bergantung dengan kejujuran yang diberikan sekolah melalui guru bidang studi. Nantinya dilihat hasil peserta didik baru ini beberapa tahun ke depan. 

Apakah berkesesuaian dengan nilai akademik dan fakta di ruangan kelas. Bisa saja terjadi karena faktor tenggang rasa akhirnya nilai bisa tinggi. “Tetapi sesungguhnya akademik tidak begitu,” kata wakil rakyat yang akrab disapa AH ini. 

Menurut dia, lembaga sekolah diuji kejujurannya. Apakah hanya mempertaruhkan demi peserta didiknya diterima di sekolah negeri. Meskipun AH masih percaya seluruh guru di Bontang memberikan nilai sesuai kemampuan akademik pelajar. 

“Ketika guru tidak jujur memberikan nilai maka akan menjadi contoh peserta didik,” ucapnya. 

Sejatinya ujian menjadi ujung tombak proses evaluasi kegiatan belajar-mengajar siswa. Jika memakai rapor tentu ada plus dan minusnya terhadap pemakaian format itu. Begitu pula sebaliknya. “Sesungguhnya bisa dikolaborasikan. Apalagi MKKS juga sudah menginginkan format itu. Tentunya mereka sudah ada pertimbangan,” tutur dia.    

Penggunaan format ini berbeda dengan PPDB jenjang SMP. Sebab, Disdikbud Bontang menggunakan nilai ujian sekolah. Terambil dari tiga mata pelajaran. Meliputi matematika, bahasa Indonesia, dan IPA. Sementara itu, SMA/SMK memilih menjumlahkan nilai lima semester mulai mapel bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, IPA, dan IPS.

Sebelumnya diberitakan, MKKS ingin surat keterangan lulus (SKL) menjadi acuan dalam jalur zonasi. Kalau itu dipakai maka 70 persen nilai diambil dari akumulasi nilai lima semester terakhir. Ditambah 30 persen dari ujian sekolah. Menurut dia, ini lebih memudahkan tugas operator. Karena hanya lima nilai yang diinput. “Kalau ini total ada 25 nilai. Dari lima mata pelajaran di lima semester,” tutur Wakil Ketua MKKS Sumariyah. 

Akumulasi nilai rapor ini sesuai dengan arahan Permendikbud. Artinya, keinginan MKKS tidak bisa diakomodasi. Sebab, juknis juga dibuat oleh Disdikbud Kaltim. Dampaknya dari penggunaan akumulasi nilai rapor dijelaskan ada sekolah swasta dengan total siswa sedikit tetapi memasukkan nilai sangat tinggi.

Artinya rapor tidak mengukur kemampuan siswa. Bergantung guru memberikan nilai, terangnya.  Meski demikian, dia enggan menyebutkan nama sekolah tersebut. Berbanding terbalik, ada sekolah negeri yang memberikan nilai sesuai kemampuan siswa. Akhirnya siswa tersebut tergeser urutannya. (ak/ind/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:42

Perbaikan Tiga Infrastruktur Diajukan lewat DAK

BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK)…

Senin, 08 Agustus 2022 10:42

Dorong Pengadaan Fasilitas Penunjang RS Tipe D di Bontang

BONTANG – Sampai Minggu (7/8), bangunan Rumah Sakit Taman Sehat…

Sabtu, 06 Agustus 2022 13:26

Penjemput Jamaah Haji Bontang Dibatasi

BONTANG–Jelang kepulangan 71 jamaah haji, Pemerintah Kota Bontang melakukan pembatasan…

Jumat, 05 Agustus 2022 14:29

Cara Disbudpar Dongkrak PAD dari Objek Wisata Bersejarah, Gandeng Perusahaan Batu Bara untuk Kelola Kamar Bola

Bumi Batiwakkal ­–sebutan Kabupaten Berau– memiliki banyak tempat peninggalan bersejarah.…

Jumat, 05 Agustus 2022 14:28

BKSDA Kaltim Amankan Owa Dewasa Milik, Ingatkan Pelihara Hewan Langka Terancam Pidana

TANJUNG REDEB – Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 05 Agustus 2022 12:22

Perlu Rp 400 Juta untuk Masterplan Pengembangan Jalan di Bontang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) memprogramkan penyusunan…

Kamis, 04 Agustus 2022 10:53

Pedagang Lapak Basah Mau Direlokasi, Sepakat Berjualan di Halaman Belakang Pasar Taman Citra Mas

BONTANG–Permasalahan relokasi pedagang ke bangunan baru Pasar Taman Citra Mas…

Selasa, 02 Agustus 2022 13:06

Rencana Booster Tahap Kedua untuk Nakes, Butuh 110 Vial Moderna, Tunggu Kiriman Provinsi

BONTANG – Dinas Kesehatan (Diskes) masih menunggu suplai vaksin untuk…

Selasa, 02 Agustus 2022 13:04

Masterplan Penanganan Banjir Bontang Belum Rampung

BONTANG - Legislator menyayangkan hingga kini penyusunan masterplan penanganan banjir…

Minggu, 31 Juli 2022 12:53

Rencana Penyaluran Booster Tahap Kedua untuk Tenaga Kesehatan Bontang, Stok Terbatas, Tunggu Arahan Teknis

 Dinas Kesehatan belum bisa memastikan kapan mulainya penyaluran booster kedua…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers