MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 01 Juli 2022 12:24
Berau Belum Siap Beli Migor Gunakan Aplikasi
MIGOR CURAH : Tidak semua daerah dinilai siap menerapkan aturan pembelian migor curah menggunakan aplikasi online. Berau salah satunya.

TANJUNG REDEB – Aturan pembelian minyak goreng curah menggunakan aplikasi PeduliLindungi dinilai tidak efektif jika diterapkan di daerah. Anggota Komisi I DPRD Berau Falentinus Keo Meo mengatakan,  hal tersebut sangat memberatkan masyarakat. “Saya tidak setuju,” ujarnya, Jumat (30/6).

Tidak bisa dipungkiri,  saat ini masyarakat yang membeli minyak goreng curah dari kalangan bawah.  “Apalagi tidak semua masyarakat memiliki smartphone yang bisa mendownload aplikasi PeduliLindungi.  Itu yang menjadi kehawatiran kita,” imbuhnya.

Sehingga dirinya berharap Pemkab Berau bisa membuat surat terkait penolakan tersebut. “Kita yang tahu seperti apa keadaan di daerah, jadi menurut saya untuk Berau belum bisa diterapkan,” jelasnya.

Ia menegaskan,  jangan sampai setelah kasus pandemi Covid-19 yang mulai terkendal, akan ada hal-hal yang bisa menyulitkan masyarakat lagi. “Kasihan masyarakat sudah disusahkan dengan pandemi, kini kembali disusahkan dengan aturan,” tegasnya.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau Salim,  mengaku belum mendapat perintah soal sosialisasi pembelian migor curah dengan aplikasi PeduliLindungi.  “Saya mendapatkan informasi tentang apa yang sudah di sampaikan Pak Menko, tetapi hal itu belum bisa kita lakukan,” ujarnya.

Menurutnya, meski beberapa waktu lalu mulai disosialisasikan, tetapi sampai saat ini Diskoperindag Berau belum mendapatkan Surat Keputusan (SK) tentang aturan tersebut.  “Belum ada turunan SK, jadi belum bisa kita terapkan di Kabupaten Berau, meski diperintahkan untuk sosialisasi,” tegasnya.

Apalagi menurutnya, jika jual beli migor curah dilakukan memakai aplikasi, itu bisa mempersulit pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Bukan kami tidak setuju dengan aturan yang dibuat, tetapi menurut saya itu bisa menyusahkan masyarakat apalagi UMKM Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Dikutip dari pernyataan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, aplikasi PeduliLindungi tidak hanya digunakan untuk sistem informasi Covid-19 dan vaksinasi, tetapi juga dipakai untuk kepentingan lain.

Menurutnya Aplikasi PeduliLindungi akan dipakai untuk sistem jual beli minyak goreng curah. Aplikasi ini dipakai agar tata kelola distribusi menjadi lebih akuntabel dan terpantau dari produsen hingga konsumen.

Luhut mengatakan, sosialisasi proses jual beli migor curah akan dimulai Senin, 27 Juni. Sosialisasi dilakukan selama 14 hari. Bagi masyarakat yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, bisa menunjukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) untuk nendapatkan minyak goreng curah. (aky/ind)

loading...

BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:42

Perbaikan Tiga Infrastruktur Diajukan lewat DAK

BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK)…

Senin, 08 Agustus 2022 10:42

Dorong Pengadaan Fasilitas Penunjang RS Tipe D di Bontang

BONTANG – Sampai Minggu (7/8), bangunan Rumah Sakit Taman Sehat…

Sabtu, 06 Agustus 2022 13:26

Penjemput Jamaah Haji Bontang Dibatasi

BONTANG–Jelang kepulangan 71 jamaah haji, Pemerintah Kota Bontang melakukan pembatasan…

Jumat, 05 Agustus 2022 14:29

Cara Disbudpar Dongkrak PAD dari Objek Wisata Bersejarah, Gandeng Perusahaan Batu Bara untuk Kelola Kamar Bola

Bumi Batiwakkal ­–sebutan Kabupaten Berau– memiliki banyak tempat peninggalan bersejarah.…

Jumat, 05 Agustus 2022 14:28

BKSDA Kaltim Amankan Owa Dewasa Milik, Ingatkan Pelihara Hewan Langka Terancam Pidana

TANJUNG REDEB – Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 05 Agustus 2022 12:22

Perlu Rp 400 Juta untuk Masterplan Pengembangan Jalan di Bontang

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) memprogramkan penyusunan…

Kamis, 04 Agustus 2022 10:53

Pedagang Lapak Basah Mau Direlokasi, Sepakat Berjualan di Halaman Belakang Pasar Taman Citra Mas

BONTANG–Permasalahan relokasi pedagang ke bangunan baru Pasar Taman Citra Mas…

Selasa, 02 Agustus 2022 13:06

Rencana Booster Tahap Kedua untuk Nakes, Butuh 110 Vial Moderna, Tunggu Kiriman Provinsi

BONTANG – Dinas Kesehatan (Diskes) masih menunggu suplai vaksin untuk…

Selasa, 02 Agustus 2022 13:04

Masterplan Penanganan Banjir Bontang Belum Rampung

BONTANG - Legislator menyayangkan hingga kini penyusunan masterplan penanganan banjir…

Minggu, 31 Juli 2022 12:53

Rencana Penyaluran Booster Tahap Kedua untuk Tenaga Kesehatan Bontang, Stok Terbatas, Tunggu Arahan Teknis

 Dinas Kesehatan belum bisa memastikan kapan mulainya penyaluran booster kedua…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers