MANAGED BY:
SABTU
02 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 19 Mei 2022 13:50
Tidak Mungkin Penuhi Persyaratan, Perlu Anggaran Besar untuk Wujudkan RS Taman Sehat
BELUM ADA SOLUSI: Gedung eks kantor Dinas Kesehatan yang awalnya ingin disulap menjadi rumah sakit, terganjal oleh persyaratan yang belum terpenuhi.

BONTANG–Pemkot belum memutuskan nasib bangunan Rumah Sakit Taman Sehat. Meskipun sudah ada kajian dari Universitas Airlangga (Unair). Bahwa untuk menjadi rumah sakit, gedung yang merupakan bekas kantor Dinas Kesehatan itu harus dipenuhi ketentuannya. Mulai perluasan area parkir dan kemudahan akses menuju instalasi gawat darurat (IGD). 

Menanggapi itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati mengatakan cukup berat untuk mengalokasikan anggaran untuk memenuhi persyaratan dari kajian itu. Apalagi tempo pemenuhan sarana dan prasarana cukup singkat. Sebab, BPK merekomendasikan bahwa gedung itu harus difungsikan tahun depan. Walaupun kalkulasi kebutuhan anggaran mengenai ini belum dipastikan. 

“Kalau secara logis, kondisi keuangan belum cukup untuk alokasi ke sana (perluasan parkir dan membuat jalur kendaraan ke lantai kedua),” kata pejabat yang akrab disapa Iin itu. 

Selain itu, pembahasan kejelasan status bangunan akan dilakukan bulan depan. Pasalnya hingga akhir bulan ini cukup padat kegiatan. Mulai agenda Apeksi dan percepatan penanganan banjir. Menurut dia, penetapan pengalihan peruntukan tidak bisa serta-merta. Harus didiskusikan dengan beberapa OPD. “Kami juga belum intensif menanggapi kajian ini,” ucapnya.

Disinggung mengenai opsi penyewaan lahan untuk parkir terbilang berat. Selain karena kondisi keuangan, berdasarkan kajian bangunan rumah sakit tipe D seharusnya berada di jalan protokol. Artinya aksesnya tidak masuk gang. “Kalau disewa atau dibebaskan cukup berat dengan durasi tersisa,” tutur dia. 

Walau demikian, pemkot akan tetap mempergunakan bangunan itu. Supaya tidak terjadi kerusakan lebih parah selama tidak difungsikan.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan akan membahas bersama kepala daerah dan OPD terkait. Hasil pembahasan akan menentukan langkah pemkot sehubungan kajian tersebut. 

“Pada prinsipnya gedung akan kami manfaatkan. Cuma penggunaannya nanti tergantung kebutuhan, kata Amiruddin. 

Dia pun sepakat dalam waktu dekat bangunan segera difungsikan. Ini sesuai dengan rekomendasi dari BPK. Tujuannya menghindari kerusakan infrastruktur lebih parah. Jika bangunan itu dibiarkan. Mumpung kami lagi menyusun RKPD, kami akan anggarkan jika dibutuhkan perbaikan, ucapnya.

Wacana untuk pengalihan peruntukan bangunan itu potensi besar yakni Rumah Kreasi Milenial. Sesuai dengan visi-misi kepala daerah. Sementara untuk mal pelayanan publik (MPP) kurang memungkinkan. Sebab untuk pelayanan membutuhkan ruang yang lebih luas. Apalagi ini menyangkut kenyamanan masyarakat saat diberikan layanan pengurusan perizinan. Opsi lainnya gedung itu bisa dibagi peruntukannya. 

“Bisa separuh untuk rumah kreasi milenial. Tetapi kalau MPP cukup sulit karena kondisi bangunan itu banyak ruangan. Karena desainnya untuk kamar perawatan,” pungkasnya. (ak/ind/k8) 

 

   

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 01 Juli 2022 12:25

Petani Sawit Makin “Hancur”, Harga TBS Terjun Bebas, CPO Dijual Tak Sampai Rp 10 Ribu

Harga jual tandan buah segar sawit berpatokan pada nilai jual…

Jumat, 01 Juli 2022 12:23

Pajak Sarang Burung Walet Diambil Pusat, Berau Kehilangan PAD Rp 1 Miliar

TANJUNG REDEB – Selain dari sektor batu bara, penyumbang terbesar…

Jumat, 01 Juli 2022 10:50
Perkara Pengadaan Lahan Bandara di Bontang

Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan, Jaksa Siapkan Berkas Kasasi

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengambil langkah hukum dengan mengajukan kasasi.…

Selasa, 28 Juni 2022 11:55

Tak Ada Persaingan Maskapai di Bandara Kalimarau, Tiket Pesawat Masih Mahal

Masyarakat di Bumi Batiwakkal- sebuatan Kabupaten Berau- masih mengeluhkan harga…

Senin, 27 Juni 2022 12:00

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Istri dan Anak Bakal Nyusul Bapak ke Penjara...?

BONTANG–Kasus dugaan korupsi dana hibah LPK Gigacom memasuki babak baru.…

Kamis, 23 Juni 2022 13:42

Marah dengan Istri, Adik Ipar yang Dicabuli

KARANG ASAM. Seorang pria, sebut saja bernama Meja, tersangka pencabulan…

Kamis, 23 Juni 2022 13:40

Kerap Menenteng Balok dan Bawa Sajam, ODGJ Meresahkan Warga dan Pedagang

KARANG MUMUS. Warga dan para pedagang di Jalan P Hidayatullah,…

Kamis, 23 Juni 2022 13:39

Kasus Mantan Karyawati BNI yang Divonis 8 Tahun, JPU dan Terdakwa Sama-sama Banding

GUNUNG KELUA. Mantan Costumer Service (CS) Bank BNI cabang Samarinda,…

Rabu, 22 Juni 2022 12:49
Ada Indikasi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Ada 22 Napi di Bontang Dipindahkan ke Samarinda

BONTANG–Sebanyak 22 narapidana dari Lapas Bontang dipindah ke Lapas Samarinda,…

Rabu, 22 Juni 2022 12:29

Hantam Median Jalan, Pemuda Tewas

PEMUDA usia 20 tahun meregang nyawa setelah menghantam median jalan,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers