MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Senin, 25 April 2022 15:45
Tak Setor Pajak, Pria Ini Divonis Satu Tahun Penjara
SAMPAIKAN PUTUSAN: Majelis hakim Pengadilan Negeri Bontang memvonis satu tahun penjara kepada terdakwa HP atas kasus penggelapan pajak.

BONTANG - Majelis hakim Pengadilan Negeri Bontang telah menjatuhkan vonis kepada terdakwa HP. Dia dinyatakan bersalah dengan sengaja tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut.

Humas Pengadilan Negeri Bontang Ngurah Manik Sidharta mengatakan, vonis yang diberikan berupa penjara selama satu tahun. Jumlah ini menyusut dibandingkan tuntutan JPU, yakni 1,5 tahun.

Selain itu, terdakwa diganjar denda Rp 5.149.996.684. Ketentuannya apabila dalam jangka satu bulan pasca putusan inkrah, terdakwa belum mampu membayar maka diganti dengan kurungan enam bulan.

“Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,” kata Manik.

Sesuai putusan, unsur yang memberatkan terhadap terdakwa ialah tidak terbayarnya pajak untuk pembangunan daerah. Sementara unsur yang meringankan karena terdakwa merupakan tulang punggung keluarga, tidak pernah menjalani perkara hukum sebelumnya, dan bersifat kooperatif selama persidangan.

“Jika tidak bisa membayar denda maka penyidik akan melelang aset tanah di Samarinda yang dimilikinya,” sebutnya.

Adapun Kasi Pidsus Kejari Bontang menyatakan belum mengambil sikap terkait keputusan ini. Pihaknya masih meminta waktu. Seperti yang diberikan majelis hakim, yakni tujuh hari pasca salinan putusan diterima. “Kami akan koordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu,” ucapnya.

Terdakwa dalam menjalankan aksinya bertindak seorang diri. Pengusaha Kutim ini modus operandinya ialah mengumpulkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 46 perusahaan lainnya. Nantinya, pengurusan pembayaran akan dilakukan perusahaan yang dipimpinnya, yakni PT HEN.

Itu dilakukan rentang 2015-2016. Bukannya disetorkan ke kas negara, malah digunakan untuk operasional perusahaannya. “Tetapi, pengumpulan itu tidak dibayarkan ke kantor pajak,” pungkas Ali. (*/ak/kri/k15)

 


BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers