MANAGED BY:
MINGGU
22 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 22 Januari 2022 11:30
Tenaga Kerja Kontrak Dispora Kubar Dianggap Terlalu Banyak

SENDAWAR–Membengkaknya anggaran untuk membayar gaji tenaga kerja kontrak (TKK) menjadi masalah serius di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Barat. Itu disebabkan, terlalu banyak TKK di satuan kerja tersebut, yakni mencapai 93 orang.

Sementara yang berstatus PNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dispora Kubar hanya 19 orang. Setiap tahun, Dispora harus menghabiskan dana hingga Rp 2 miliar untuk membayar gaji pegawainya.

“Kalau begini (tidak mau dipindahkan) rugi rakyat bayar kalian. Kami ini (PNS) bayar pajak. Sekarang kalau TKK tidak sesuai jam kerja, tapi gaji dibayar dari uang rakyat juga. Berarti dia (TKK) yang tidak menghormati rakyat, bukan kami," kata Kepala Dispora Kubar Gamas Laden, kemarin.

Pernyataan mantan Pejabat Inspektorat Kubar itu, menyusul viralnya salah seorang pegawai Dispora yang marah-marah lantaran dituding kongkalikong hingga tidak mau membayar uang makan pegawai TKK. Padahal, seorang pegawai Dispora Kubar itu sudah menjelaskan kepada suami sang TKK yang mendatangi Kantor Dispora Kubar.

Alasan pegawainya tidak berani membayar uang makan kepada oknum TKK itu karena tidak masuk kerja akibat kecelakaan.

“Jadi TKK itu tugas di bagian umum mengalami kecelakaan, sehingga tidak bisa turun kerja. Dalam aturan kepegawaian, khusus tentang uang makan, akan dibayarkan bilamana staf ini turun kerja dan isi absen,” pungkas Gamas Laden.

Adapun pegawai honor yang digaji dari anggaran daerah itu sudah dipanggil kepala bidang untuk pembinaan. Namun, Gamas mengaku segera memanggil para pihak untuk mencari solusi terbaik.

Sementara itu, terkait video yang diduga mengandung unsur pencemaran nama baik juga masih dalam pertimbangan dinas dan pegawai yang bersangkutan. Mereka juga belum memikirkan untuk membawa masalah itu ke ranah hukum.

“Secara internal kami sudah rapat. Tapi kita ini tetap manusia juga, artinya secara kepegawaian kita selesaikan ke dalam dulu. Cuma kita dudukan perkara ini siapa yang membuat ini jadi besar. Itu akan kita urus ke dalam. Tapi yang keluar itu kita enggak paham juga, karena lain juga orang lain juga masalahnya,” tutur dia. (kri/k8)

 

RUDY SUHARTONO

[email protected]


BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers