MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 14 Januari 2022 13:04
Polemik Penunjukan Direktur BUP yang Berstatus Tersangka
Jadi Tersangka Tapi Ditunjuk Jadi Direktur, Wali Kota Bilang: Jasanya Besar, Layak Diberi Kesempatan
Basri Rase

BONTANG – Kontroversi penunjukan direktur PT Laut Bontang Bersinar sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) kian berlanjut. Wali Kota Bontang Basri Rase pun angkat suara. Menurutnya, direktur terpilih layak diberi kesempatan. Mengingat proses pengurusan hingga terbentuknya anak perusahaan dari Perumda AUJ itu cukup panjang.

Bahkan harus melalui beberapa periode kepemimpinan kepala daerah. Bersangkutan sangat membantu mulai penyiapan dokumen administrasi, termasuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. “Saya ini cuma melanjutkan saja. Kebetulan di bawah kepemimpinan saya, rekomendasi dan izin operasional terbit,” kata Basri.

Dipandangnya, peran direktur terpilih sangat vital. Ia menilai tidak elok ketika seseorang yang berjuang atas pendirian BUP malah disingkirkan. Selain itu, direktur tersebut memiliki segudang pengalaman di bidang tersebut. Serta berasal dari internal Perumda AUJ. Pun selama bekerja di Perusda AUJ kinerjanya dinilai baik.

“Masa sih ketika dia yang mengurus dari awal, berhasil, masak kita copot. Berilah mereka kesempatan. Kinerjanya juga bagus. Yang harus dibersihkan justru yang kinerjanya buruk itu,” ujarnya

Diberitakan sebelumnya pengamat politik dan hukum Universitas Mulawarman Herdiansyah Hamzah menganggap situasi ini aneh. Sebab, daerah lain setengah mati membersihkan BUMD dari perilaku korupsi. Tetapi, Bontang justru mengangkat direksi anak perusahaan BUMD dengan status tersangka.

“Ini pertanda Bontang tidak serius berbenah. Komitmen antikorupsinya mesti dipertanyakan,” kata dosen yang akrab disapa Castro ini.

Namun, ini menyangkut masalah integritas. Soal komitmen antikorupsi. Dijelaskan dia, tidak boleh sama sekali BUMD itu dipimpin oleh orang yang bersalah. Apalagi status tersangkanya itu dari kasus di perusahaan induk. “Di mana logika berpikirnya? Ini keputusan ngawur menurut saya,” pungkasnya. (*/ak/ind/k15)


BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers