MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 14 Januari 2022 13:01
Wilayah IKN Kembali Dilanda Banjir
Banjir di sekitaran IKN

PENAJAM - Banjir kembali menyambangi wilayah ibu kota negara (IKN) Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU). Banjir yang terjadi mulai pukul 05.00 Wita, Rabu (12/1), itu menimpa Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku. Terdapat 17 rumah nyaris tenggelam tersebar di lima RT. Yaitu, RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05.

“Sebelumnya BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) sudah mengeluarkan peringatan dini berturut-turut dari pukul 18.05 dan 01.00 Wita bahwa akan terjadi hujan sedang ke lebat dan angin kencang pada Selasa, 11 Januari 2022 hingga Rabu, 12 Januari 2022,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Marjani, kemarin.

Sesuai laporan staf BPBD PPU yang memantau banjir di Karang Jinawi, kata Marjani, menyebutkan bahwa hujan yang terjadi di wilayah Desa Karang Jinawi pada Rabu, 12 Januari 2022 pukul 03.00 Wita berlangsung hingga pukul 05.00 Wita.

“Kondisi saat itu masih gerimis ringan, dan hujan mengakibatkan air sungai meluap dan terendamnya jalan antar-RT. Namun, saat ini air di beberapa titik TMA (tinggi muka air) telah turun perlahan-lahan, dan sebagian masih cenderung naik di Desa Karang Jinawi,” kata Marjani mengutip laporan staf.

TMA di Karang Jinawi, lanjut dia, berkisar antara 10–150 sentimeter. Sementara, jumlah rumah yang terdampak masing-masing di RT 01 ada 6 rumah, RT 02 (5 rumah), RT 03 (1 rumah), RT 04 (2 rumah), RT 05 (3 rumah). Setelah laporan masuk, Pusdalops BPBD PPU langsung berkoordinasi melakukan pemantauan dan pendataan korban terdampak dengan semua unsur terkait.

“Kondisi TMA saat ini cenderung turun sangat lambat di beberapa titik dan masih naik di sebagian wilayah karena kondisi pasang air laut saat ini akan berlangsung hingga siang hari,” kata Marjani.

Pekan sebelumnya, Jumat (7/1), banjir menimpa warga di Desa Telemow, Desa Binuang, dan Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, PPU. Banjir yang kerap terjadi di desa berjarak sekira 5-6 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN itu oleh Dinas Sosial PPU dijadikan bahan laporan ke Menteri Sosial Tri Rismaharini, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), dan kepala Subdit di lingkungan PSKBA.

“Banjir di tiga desa itu mulai pukul 14.00 Wita,” kata Kepala Seksi Bantuan Sosial dan Bencana Dinas Sosial PPU Agus Purwanto kemarin.

Dijelaskan, hujan yang terjadi di wilayah tiga desa tersebut berlangsung lama dan hujan sangat deras mengakibatkan air sungai meluap dan berdampak pada naiknya TMA di halaman dan rumah warga, terutama yang berada di wilayah rendah.

Langkah yang telah dilakukan pihaknya, lanjut lelaki bertubuh subur itu, setelah mendapatkan laporan Dinas Sosial PPU dan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) PPU melakukan koordinasi dengan perangkat desa melakukan pendataan bersama warga terdampak banjir. Agus Purwanto mencatat awal Januari 2022 ini, khusus di wilayah IKN Sepaku, telah terjadi banjir di lima desa. (ari/kri/k16)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers