MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 11 Januari 2022 14:07
Jalan Nasional di Bontang Banyak Lubang

BONTANG – Kondisi jalan nasional yang berada di Kota Taman sebagian mengalami kerusakan. Utamanya di Jalan Letjen R Suprapto atau depan Rumah Sakit Amalia. Pantauan Kaltim Post, tekstur akses ini berlubang dengan jumlah banyak.

Misalnya di lajur kanan Jalan Letjen R Suprapto, kerusakan terfokus di dekat RS Amalia. Tak jauh dari kapsulan jalan. Total ada 20 rusak kecil. Sementara di lajur kiri, kerusakan terfokus di depan Hotel Grand Raodah. Titik kerusakan bersisian dengan median jalan. Untuk di titik ini, kerusakannya justru banyak. Diameter jalan rusak atau bolongan pun lebih besar. Setidaknya ada 38 titik kerusakan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Anwar Nurdin mengatakan, ada bantuan anggaran dari pemerintah pusat tahun ini. Jumlahnya mencapai Rp 35,4 miliar.

Tetapi pagu anggaran itu tidak hanya menyasar lingkup dalam Kota Bontang. Termasuk juga Jalan Santan. “Ada perbaikan Jalan Santan-Bontang. Di wilayah Santan hingga gerbang masuk Kota Bontang nantinya ada penggunaan agregat karena kondisinya parah,” kata Anwar.

Sejauh ini, Dinas PUPRK belum mendapatkan informasi dari satuan kerja. Menyangkut perbaikan nantinya menyasar ruas jalan mana di area dalam Bontang. Pihaknya pun sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Pasalnya, kawasan tertib lalu lintas (KTL) juga kondisi jalannya masih jauh dari kelayakan. “Tim survei sudah turun beberapa waktu lalu. Kami juga menginformasikan agar Jalan R Soeprapto ikut diperbaiki. Sebab, banyak aspal yang terkelupas,” ucapnya.

Hasil tim survei nantinya menentukan titik mana yang wajib mendapatkan perbaikan. Melihat dari tingkat kerusakan di ruas jalan yang ada. Diketahui jalan nasional di Bontang mencakup Letjen S Parman, Brigjen Katamso, Bhayangkara, MT Haryono, R Suprapto, hingga DI Panjaitan.

“Harapan kami seluruh jalan nasional diakomodir, terutama titik yang belum mulus dari pengerjaan tahun lalu,” tutur dia.

Direncanakan, awal pengerjaan ini dimulai Februari mendatang. Berdasarkan proses pelelangan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR sudah diumumkan pemenangnya yakni PT Permata Dewo Ndaru.

Perusahaan ini beralamat di Samarinda. Dengan nilai penawaran setelah dikoreksi menjadi Rp 28.210.779.000. Sesuai jadwal penandatanganan kontrak akan dilakukan 14 Januari. (*/ak/kri/k16)


BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers