MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 27 Desember 2021 18:07
Warga Binaan Rutan Samarinda Dapat Kado Natal

Sembilan Orang Kebagian Remisi

KADO NATAL. Kepala Rutan Klas IIA Samarinda, Alanta Imanuel Ketaren ditemui saat perayaan natal bersama WBP.

SEMPAJA. Kebahagiaan merayakan Natal tahun 2021 juga dirasakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI) memberi Remisi Khusus (RK) kepada WBP atau narapidana beragama nasrani.

Di Rutan Klas IIA Samarinda, berdiri Gereja Immanuel untuk WBP beragama nasrani untuk wadah mereka beribadah, merefleksi diri dan membentuk kerohanian agar jadi umat terkasih.

Pengurus Gereja Immanuel Rutan Klas IIA Samarinda, Hendrita Simamora mengungkapkan kegembiraannya serta mengapresiasi jajaran Rutan Samarinda yang sudah memfasilitasi untuk WBP, guna merayakan dan ibadah Natal tahun ini.

"Puji dan syukur, kita bisa berkumpul dalam suka cita dan kasih satu sama lain pada hari ini. Terimakasih dukungannya atas kegiatan yang kita lakukan," terangnya.

Dia juga menyampaikan pada WBP agar senantiasa bersabar dan terus berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan.

"WBP yang merayakan Natal di sini dan selanjutnya (tahun depan) kiranya ke depannya tetap semangat. Atau yang merayakan Natal terakhir kali di sini agar tetap membawa suka cita," harapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Klas IIA Samarinda, Alanta Emanuel Ketaren selain mengucapkan selamat pada WBP yang merayakan Natal dia juga menyerahkan remisi khusus bagi 9 orang.

"Tentunya Natal tahun ini sebagian warga binaan ada yang menerima remisi khusus. Remisi khusus natal hari ini bermacam-macam, pengurangan masa tahanan 1 bulan 15 hari yang paling tinggi," bebernya.

WBP yang menerima remisi di tahun ini, hanya menerima pemotongan masa tahanan, tidak ada yang langsung bebas.

Dia pun mengungkapkan gereja yang berdiri di rutan ini, selain kegiatan rohani, juga untuk melakukan pembimbingan maupun spiritual keimanan serta ketaatan WBP.

Terkait pemberian remisi khusus pada hari Natal ini, Rutan Kelas IIA Samarinda di beralamat di Jalan KH Wahid Hasyim 2, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, mengusulkan beberapa nama, namun hanya sembilan orang warga binaan yang mendapat remisi.

Dia pun turut menyampaikan, saat ini jumlah warga binaan Rutan Samarinda berjumlah 1.356 orang WBP. 60 diantaranya beragama nasrani. Sementara kapasitas rutan 400 orang.

Alanta menjelaskan bahwa remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Seperti telah menjalani pidana minimal 6 bulan, tidak terdaftar pada register F dan turut aktif mengikuti program pembinaan di lembaga pemasyarakatan atau rutan.

Di tengah pandemi Covid-19, hak-hak narapidana, seperti pemberian remisi, asimilasi dan integrasi, layanan kunjungan online, layanan kesehatan dan lainnya tetap dilayani.

“Pemberian remisi merupakan wujud negara hadir untuk memberikan perhatian dan penghargaan bagi narapidana untuk selalu berintegritas, berkelakuan baik, dan tidak melakukan pelanggaran. Diharapkan pemberian remisi dapat memotivasi narapidana untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari,” jelas Alanta. (kis/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 09:08

Penjual Ikan Lawan Empat Perampok

<p>TENGGARONG. Situasi Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), sekira pukul 18.30 Wita,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers