MANAGED BY:
RABU
08 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 18 November 2021 11:30
Waduk Kanaan Solusi Atasi Banjir Bontang, Usul Rp 16 Miliar di Bankeu Provinsi
BUTUH PENGERUKAN: Optimalisasi pemanfaatan Waduk Kanaan menjadi salah satu langkah penanganan banjir di Kota Taman. Tentu ke depannya dibutuhkan volume tampung yang lebih banyak.

Pemkot Bontang terus berupaya menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Taman.

 

BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) mengusulkan anggaran Rp 16 miliar melalui Bankeu Provinsi tahun depan. Anggaran tadi digunakan untuk optimalisasi waduk Kanaan sebagai upaya penanganan banjir. 

“Kegiatannya selain pengerukan, juga penguatan tebing di area genangan waduk dan pembangunan infrastruktur di dalamnya,” terang Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang Bambang Permadi.

Dijelaskan dia, daya tampung waduk saat ini berkisar 300 ribu meter persegi. Dengan pengajuan tadi, diharapkan volume waduk dapat menampung debit air 400 ribu meter persegi.  “Ini bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran yang ada,” ucapnya.

Belakangan ini, secara berkala optimalisasi Waduk Kanaan telah dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 4. Volume pengerukannya kurang lebih 10 ribu sampai 15 ribu meter persegi. Per tahun ada kegiatan dari BWS. Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pada tahun lalu terdapat kucuran Rp 4,2 miliar.

Bambang menuturkan, program penanganan banjir terus berlanjut. Pihaknya mendorong selain menggunakan APBD Bontang, juga diajukan melalui bankeu maupun APBN. Menurutnya, banjir yang terjadi di Bontang diakibatkan kondisi ekstrem.

Bentuknya intensitas hujan tinggi di daerah hulu daerah aliran sungai. Ditambah intensitas hujan tinggi di area Bontang serta kondisi pasang air laut yang tinggi.  “Penyebab banjir tentunya alih fungsi lahan permukiman dan perkebunan. Serta kerusakan DAS di daerah hulu dan tengah,” tutur dia.

Tak hanya itu, Dinas PUPRK juga meminta percepatan pembangunan Bendungan Suka Rahmat sebagai pengatur aliran air melalui Sungai Bontang, sehingga dapat mereduksi debit air yang masuk melalui DAS Bontang.

Diketahui, sesuai masterplan, kebutuhan anggaran untuk infrastruktur itu mencapai Rp 25 miliar. Baru terealisasi Rp 5 miliar pada tahun lalu. Artinya kurang Rp 20 miliar.

Waduk Kanaan memiliki luasan 8 hektare. Sementara, sampai sekarang yang dikerjakan baru 3 hektare. Pendalaman waduk tersebut bertujuan agar bisa menampung debit air lebih banyak. Dengan kedalaman 5 meter. Nantinya debit air dari hulu akan ditampung di waduk. Kemudian dialirkan secara bertahap ke hilir.

Terbaru, pengerjaan yang dilakukan bersumber dari APBN melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kaltim. Dengan nilai Rp 1 miliar. Pengerjaan pengerukan itu dimulai sejak Januari silam. Pengerjaannya pun rampung di April lalu.

Selain penanganan banjir, Waduk Kanaan juga berfungsi sebagai pemanfaatan air permukaan. Namun, rencana ini masih membutuhkan proses panjang karena saat ini masih dalam tahapan kajian atau penyusunan feasibility study (FS). Setelah itu baru penyusunan detail engineering design (DED).

Setelah DED, baru bisa diputuskan air tersebut bisa dimanfaatkan atau tidak. Menurutnya air dari waduk itu bisa dijernihkan dengan pemanfaatan teknologi yang ada. Permasalahannya ialah persepsi lokasi waduk yang dekat pemakaman dan kandang hewan ternak. (*/ak/ind/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 11:29

Fakta Baru Kasus Penyaluran Kredit Fiktif BPR Bontang, Mantan Direksi Juga Pakai Data Karyawan

BONTANG – Perkara dugaan penyaluran kredit fiktif di PT BPR…

Rabu, 01 Desember 2021 09:56

Lakalantas di DI Panjaitan Renggut Nyawa, Korban di Bawah Umur, Motor Tak Sesuai Standar

BONTANG – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan DI Panjaitan, depan…

Minggu, 28 November 2021 10:13

KPU Kubar Minta Kendaraan Operasional

SENDAWAR–Pemilihan umum (pemilu) baru dihelat pada 2024. Namun, pelaksanaan tahapannya…

Minggu, 28 November 2021 09:54

PU Kerahkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Proyek, Warga Melunak

WARGA akhirnya melunak. Mereka tidak jadi membuktikan ancamannya untuk meratakan…

Rabu, 24 November 2021 12:52

DPRD Paser Godok Raperda Baca Tulis Al-Qur'an

TANA PASER–Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Paser tengah menggodok Rancangan…

Sabtu, 20 November 2021 12:16

Belum Ada Gambaran Nilai UMK di Bontang

Pemkot Bontang hingga saat ini belum mengajukan penetapan standar upah…

Jumat, 19 November 2021 17:47

Kapasitas Tampung Air Sungai Bontang Menyusut

Pekerjaan penurapan Sungai Bontang tetap dilanjutkan tahun depan. Langkah ini…

Kamis, 18 November 2021 11:30

Waduk Kanaan Solusi Atasi Banjir Bontang, Usul Rp 16 Miliar di Bankeu Provinsi

Pemkot Bontang terus berupaya menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Taman.…

Kamis, 18 November 2021 11:28

Sejumlah SMA di Bontang Belum Berani Uji Coba PTM

BONTANG – Sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan masih memakai…

Selasa, 16 November 2021 11:50

Di Bontang, Harga Minyak Goreng Merangkak Naik

BONTANG – Harga jual minyak goreng kemasan terus meningkat. Merek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers