MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 12 Oktober 2021 11:45
Proyek Bendungan Sepaku Masuk Proyek Strategis Nasional Dukung IKN
Peta kebutuhan lahan pembangunan bendungan untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat ibu kota negara Indonesia yang baru. (Novi Abdi/Antara)

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menjadi salah satu proyek strategis nasional yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo.

”Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku merupakan proyek infrastruktur penunjang ibu kota negara (IKN) Indonesia yang baru,” ujar Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang seperti dilansir dari Antara di Penajam, Jumat (8/10).

Menurut dia, Presiden Joko Widodo menetapkan pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai salah satu proyek strategis nasional. Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku tersebut dilakukan Balai Wilayah Sungai atau BWS Kalimantan III dengan anggaran lebih kurang Rp 711 miliar. ”Dana proyek pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN,” terang Nicko.

Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku sekitar 378 hektare, bertujuan untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di ibu kota negara Indonesia yang baru. ”Diharapkan bendungan itu dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk ibu kota negara maupun kota/kabupaten penyangga,” ucap Nicko Herlambang. 

”Proyek bendungan saat ini masuk tahap pembangunan fisik dan diperkirakan selesai pada 2023,” tambah dia.

Bendungan di Kecamatan Sepaku juga bermanfaat untuk pengendalian banjir serta dijadikan daerah pariwisata waduk dan konversi DAS (daerah aliran sungai) Tengin Baru. Wilayah Kecamatan Sepaku yang masuk dalam proyek pembangunan untuk konstruksi bendungan meliputi Desa Tengin Baru dan Sukomulyo. Wilayah Desa Argomulyo terkena proyek pembangunan untuk areal genangan bendungan.

Bendungan yang dibangun di wilayah Sepaku tersebut memiliki daya tampung sekitar 11,6 juta kubik dengan debit air 2.400 liter per detik. (jpc/ant)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 15:05

Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi Pusat Terkait Kewenangan

Konsep Bontang Technopark masih samar-samar. Sejauh ini belum ada perencanaan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:40

Gelombang Kedua Pandemi Pengaruhi Keuangan Daerah

JAKARTA - Performa keuangan daerah tahun ini merosot. Penyebabnya, rata-rata…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:32

Tersulut Emosi saat Timbang Muatan, Sopir Truk CPO Tikam Rekan Kerja

BONTANG – Peristiwa berdarah terjadi di kawasan PT Energi Unggul…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:43

Perampok Ini Ternyata Residivis Pembunuhan

BONTANG – Ketika azan berkumandang, Sukri berjalan pelan memasuki Toko…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:37

Mengenang Perjuangan Tim Sebelas dalam Pendirian Kota Bontang

Medio 1994-1997, Tim Sebelas mulai berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:47

Kawal Pemindahan Ibu Kota Negara dengan Hukum

Ide atau gagasan pemindahan ibu kota telah terdengar sejak 3…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:45

Proyek Bendungan Sepaku Masuk Proyek Strategis Nasional Dukung IKN

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:08

HARUS TEGAS, TERTIBKAN..!! Para Pendatang Bikin Hunian Liar di Bawah Jembatan

SUNGAI DAMA - Camat Samarinda Kota Anis Siswantini melakukan teguran…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:06
Petugas Rutin Lakukan Operasi Yustisi Covid-19

Tak Pakai Masker, Warga Dibuat Berkeringat

Level PPKM telah diturunkan, tapi masyarakat tetap harus disiplin terhadap…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:04

SABAR..!! Anggaran Tak Cukup, Semenisasi Jalan Dwikora Bertahap

PENINGKATAN badan Jalan Dwikora telah mengemuka sejak Desember tahun lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers