MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 27 Juli 2021 10:54
Pelanggaran Masih Terjadi, Satgas Sasar Keramaian
SAMBANGI WARUNG MAKAN. Tim Satgas Covid-19 memperingatkan pengusaha kafe dan warung makan agar tetap mematuhi prokes.

 

SUNGAI PINANG. Meski tak kunjung lepas dari zona merah, Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sungai Pinang bersama Polsekta Sungai Pinang tetap semangat melaksanakan Operasi Yustisi Covid-19 di berbagai lokasi keramaian, terutama kafe dan warung makan, Sabtu (23/7/2021) malam.

Petugas gabungan menyasar enam warung makan, satu kafe dan dua arena ketangkasan bermain biliar yang ada di Jalan A Yani, Jenderal S Parman, KH Hasan Basri, Sentosa dan AM Sangaji, Kecamatan Sungai Pinang, sekitar pukul 20.00 Wita hingga pukul 21.30 Wita. Hasilnya masih ada pelanggaran ditemukan, terutama jaga jarak dan pelanggan masih makan di tempat.

Hal ini tidak sesuai dengan Instruksi Wali Kota Nomor 3 Tahun 2021 yang mewajibkan setiap usaha agar melayani pelanggan dengan take away atau bungkus.

Camat Sungai Pinnag, Siti Hasanah menyebutkan, saat ini Pemerintah Kota Samarinda telah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro. Para pengusaha kafe dan warung makan sudah memahami dan mengetahui instruksi wali kota tersebut. Namun karena kurangnya kesadaran, sehingga terjadi pelanggaran.

"Bagi yang melanggar ini kami beri peringatan. Dan bagi pelanggan yang makan di tempat kami minta pulang dan membawa makanannya pulang," tegas Siti.

Selain itu, timnya juga memberikan kembali surat instruksi wali kota sehingga tidak ada alasan lagi bagi pengusaha kafe dan warung makan untuk tidak mematuhinya. Jika terjadi pelanggaran berikutnya, maka akan ditindak tegas. "Bisa kami tutup sesuai dengan kewenangan yang diberikan dari Tim Satgas Kota Samarinda. Untuk itu kami mohon kerja samanya," tutur Siti.

Di lain pihak, Kapolsekta Sungai Pinang, Kompol M Jufri Rana menambahkan, kebiasaan hidup baru dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) harus terus ditekankan kepada masyarakat. Sebab dengan prokes itulah bisa membentengi diri dari virus korona yang kian mengganas akhir-akhir ini. "Kalau masyarakat kita tidak kompak, akan sulit lepas dari pandemi ini. Untuk itu kami pun selalu gencar melakukan imbauan hingga penindakan bagi pelanggar prokes ini," ucap Jufri.

Jufri pun meminta kepada pengusaha kafe dan warung makan untuk bersama mengajak dan memberikan pemahaman kepada pelanggan, bahwa aturan take away sudah berlaku. Sehingga pelanggan nantinya tidak kaget, namun tetap bisa terlayani dengan baik.

"Usaha tetap bisa jalan, namun harus taat aturan. Dan jam operasional juga harus ditaati. Di atas jam 9 malam harus tutup," tutup Jufri. (kis/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 10:41

Bangun Pabrik Desalinasi Air Laut, Investor Malaysia Tanam Modal USD 3 Juta, Masuk Tahap FS

BONTANG – Perusahaan asal Malaysia, MPDT Capital Brand, berencana membangun…

Sabtu, 25 September 2021 10:37

Pemkot Bontang Fokus Selesaikan Masalah Banjir

Penyelesaian masalah banjir masuk skala prioritas yang harus dikerjakan. Biaya…

Kamis, 23 September 2021 15:34

Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah, Sudah Diaudit, Kejari Sambangi Disdikbud

SENDAWAR–Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Selasa (21/9), melakukan penggeledahan di…

Minggu, 19 September 2021 10:30

Serapan Kerja Disabilitas Masih Terbatas, Tak Sesuai UU, Hanya 0,15 Persen Diterima Jadi PNS

BONTANG–Jumlah penyandang disabilitas yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang masih…

Rabu, 15 September 2021 10:21

Kementerian PUPR Siapkan Infrastruktur Penunjang Calon Ibu Kota Negara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyiapkan sejumlah…

Selasa, 14 September 2021 11:31

Pemprov Dukung Pengembangan Pulau Maratua, Bangun BTS Akhir Tahun

TANJUNG REDEB –  Dalam meningkatkan kebutuhan Kecamatan Maratua menjadi destinasi…

Senin, 13 September 2021 11:07

Jatam Sesalkan Penegakan Hukum Lamban

BONTANG – Tumpukan batu bara di RT 02, Desa Martadinata,…

Kamis, 09 September 2021 12:46

BIKIN MUYAK..!! Di Kutim Banyak yang Suka Klaim Tanah

Bupati Kutai Timur mengakui saat ini masih banyak aset pemerintah…

Kamis, 09 September 2021 10:56

Saling Sanggah, Ada Masalah Diproses Lelang Proyek di Bontang

Ada prinsip kehati-hatian yang diabaikan dalam penetapan pemenang lelang tender.…

Selasa, 07 September 2021 09:53

Posko Desa jadi Ujung Tombak PPKM

JAKARTA - Pemerintah sudah mengumumkan level pemberlakuan pembatasam kegiatan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers