MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 21 Juni 2021 10:14
Bangun Rumah Sakit Perlu Anggaran Besar, Harus Lobi Provinsi dan Pusat
Satu-satunya rumah sakit milik pemerintah di Berau, RS Abdul Rivai.

Pembangunan rumah sakit tipe B merupakan program unggulan yang disampaikan Sri Juniarsih saat kampanye pilkada lalu. Kini, setelah dirinya terpilih sebagai bupati, janji itu ditagih untuk segera direalisasikan.

 

TANJUNG REDEB - Kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas. Terlebih keberadaan RSUD dr Abdul Rivai kondisinya sudah memprihatinkan, sehingga layak untuk diganti.

“Dibanding program lain, lebih prioritas membangun RS tipe B untuk masyarakat Berau,” ungkap anggota Komisi III DPRD Berau Abdul Waris. “Apalagi program ini sebenarnya sudah dicanangkan sejak 10 tahun lalu,” sambungnya.

Namun, diakui, kondisi keuangan daerah sedang buruk, sehingga berat jika dipaksakan untuk dibangun tahun ini. Sebagai gambaran, pekerjaan fisik bangunan rumah sakit diperkirakan menelan Rp 300 miliar. Belum lagi kebutuhan sarana dan prasarana yang juga membutuhkan anggaran tak sedikit.

Jadi, agar tak terlalu membebani APBD, perlu dicarikan sumber pendanaan lain di provinsi atau pusat. “Kan ada bantuan keuangan provinsi, bahkan dari APBN. Gimana pintar-pintar kita melakukan lobi,” sarannya.

Disinggung mengenai SDM yang masih kurang untuk mengisi RS tipe B tersebut, kata Waris, ada beasiswa khusus untuk dokter spesialis. Dengan perjanjian akan dibiayai hingga tuntas, namun siap mengabdi di Berau. Jika melanggar, si penerima beasiswa wajib mengembalikan seluruh biaya yang sudah dikeluarkan.

“Jadi, sistemnya simultan saja. Bangun dulu rumah sakitnya, kemudian dokternya disekolahkan. Karena memang anggarannya terbatas,” jelasnya.

Lanjut dia, dengan anggaran Rp 300 miliar, menurut dia, tidak terlalu besar.  Pasalnya, Pemkab Berau pernah membangun bandara dengan mengucurkan anggaran mencapai Rp 400 miliar.

Ia mengatakan, cukup miris melihat banyak warga Berau yang harus keluar daerah hanya untuk berobat. “Percuma banyak fasilitas bagus seperti pasar, bandara, namun rumah sakit masih kurang layak,” tegasnya.

Disinggung masalah lahan, Waris mengusulkan lebih baik lokasinya berada di Tanjung Redeb, sehingga masyarakat mudah mengakses. Selain itu, fasilitas pendukungnya sudah tersedia. “Listrik dan air pasti lancar. Saya percayalah sama pemkab bisa menyelesaikan jika hanya masalah tanah,” pungkas politikus Partai Demokrat ini. (hmd/ind/k16)

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 10:41

Bangun Pabrik Desalinasi Air Laut, Investor Malaysia Tanam Modal USD 3 Juta, Masuk Tahap FS

BONTANG – Perusahaan asal Malaysia, MPDT Capital Brand, berencana membangun…

Sabtu, 25 September 2021 10:37

Pemkot Bontang Fokus Selesaikan Masalah Banjir

Penyelesaian masalah banjir masuk skala prioritas yang harus dikerjakan. Biaya…

Kamis, 23 September 2021 15:34

Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah, Sudah Diaudit, Kejari Sambangi Disdikbud

SENDAWAR–Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Selasa (21/9), melakukan penggeledahan di…

Minggu, 19 September 2021 10:30

Serapan Kerja Disabilitas Masih Terbatas, Tak Sesuai UU, Hanya 0,15 Persen Diterima Jadi PNS

BONTANG–Jumlah penyandang disabilitas yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang masih…

Rabu, 15 September 2021 10:21

Kementerian PUPR Siapkan Infrastruktur Penunjang Calon Ibu Kota Negara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyiapkan sejumlah…

Selasa, 14 September 2021 11:31

Pemprov Dukung Pengembangan Pulau Maratua, Bangun BTS Akhir Tahun

TANJUNG REDEB –  Dalam meningkatkan kebutuhan Kecamatan Maratua menjadi destinasi…

Senin, 13 September 2021 11:07

Jatam Sesalkan Penegakan Hukum Lamban

BONTANG – Tumpukan batu bara di RT 02, Desa Martadinata,…

Kamis, 09 September 2021 12:46

BIKIN MUYAK..!! Di Kutim Banyak yang Suka Klaim Tanah

Bupati Kutai Timur mengakui saat ini masih banyak aset pemerintah…

Kamis, 09 September 2021 10:56

Saling Sanggah, Ada Masalah Diproses Lelang Proyek di Bontang

Ada prinsip kehati-hatian yang diabaikan dalam penetapan pemenang lelang tender.…

Selasa, 07 September 2021 09:53

Posko Desa jadi Ujung Tombak PPKM

JAKARTA - Pemerintah sudah mengumumkan level pemberlakuan pembatasam kegiatan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers