MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 07 Juni 2021 11:33
Sengketa Lahan Pengusaha Ternama: Anak dan Menantu Dijadikan Tersangka

Masih ingat dengan perkara salah seorang pengusaha ternama di Samarinda, yang melaporkan anak kandung dan menantunya sendiri hanya karena persoalan tanah pada November 2020 lalu.

Kasus yang menjerat Mira Rahmawaty, anak kandung dan suaminya, Sadam Husen itu saat ini diketahui sudah ditingkatkan ke penyidikan sejak Jumat 19 Februari 2021. Bahkan pasangan suami istri (Pasutri) itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan pemalsuan surat tanah dengan luas keseluruhan 19 x 19 meter yang terketak di Jalan Rell 13, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang.

“Ya, untuk status keduanya (Mira dan Sadam) sudah kami tingkatkan menjadi tersangka atas dasar bukti dan petunjuk dalam penyelidikan serta gelar perkara,” beber Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman, melalui Kasat Reskrim, Kompol Andika Dharma Sena.

Meski berstatus tersangka namun penahanan secara resmi belum dilakukan kepolisian, karena polisi masih melakukan upaya pemanggilan terhadap pasangan pasutri itu untuk dimintai keterangan sebagai tersangka.
“Belum. Pemeriksaan sesuai surat panggilan baru akan dilakukan minggu depan (Selasa 8 Mei 2021),” jelas Andika.

Andika menjelaskan, upaya mediasi kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan sudah pernah dilakukan. “Setahu saya sudah dua kali, tapi memang upaya itu tidak bisa dilakukan sehingga proses hukum atas laporan tersebut terus berjalan,” ujar Andika.

Upaya perdamaian itu diakui Sadam, memang sudah dirinya upayakan bersama dengan istrinya (Mira, Red). Bahkan pasutri itu berniat mengembalikan sebidang tanah beserta bagunan rumah diatasnya yang menjadi obyek permasalahan kepada mertuanya.

“Tapi tetap ditolak. Beliau tetap bersikukuh kami dipenjara,” ucap Sadam. Kedinginan mertuanya itu tentu membuat gelisah Mira, istrinya yang merupakan anak kandung dari pengusaha ternama itu.” Kami sampai sekarang tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan abah, karena selama kami berupaya untuk bertemu untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan, kami selalu tidak diterima,” keluh Sadam.

Tentunya Sadam berharap, permasalahan dalam keluarga yang menimpa dirinya dan juga istrinya dapat diselesaikan secara kekeluargaan. “Karena apa yang menimpa kami ini juga akan berdampak pada anak-anak kami, yang juga merupakan cucu beliau,” pungkasnya.

Sebelumnya, perkara dilaporkan orangtua kandungnya sendiri itu baru diketahui Mira pada 2 Desember 2020 lalu, dimana Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 25 tahun itu mendapat surat panggilan dari Polresta Samarinda untuk memberikan klarifikasi terkait laporan orangtuanya.

Anak pertama dari 3 bersaudara itupun heran dengan laporan ayahnya yang menyoal tanah pemberian untuk membangun rumah yang mana kini dia tempati bersama suaminya Sadam Husen, serta kedua anaknya yang masih kecil. Laporan itu juga ditujukan kepada Sadam.(oke/beb)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 15:05

Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi Pusat Terkait Kewenangan

Konsep Bontang Technopark masih samar-samar. Sejauh ini belum ada perencanaan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:40

Gelombang Kedua Pandemi Pengaruhi Keuangan Daerah

JAKARTA - Performa keuangan daerah tahun ini merosot. Penyebabnya, rata-rata…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:32

Tersulut Emosi saat Timbang Muatan, Sopir Truk CPO Tikam Rekan Kerja

BONTANG – Peristiwa berdarah terjadi di kawasan PT Energi Unggul…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:43

Perampok Ini Ternyata Residivis Pembunuhan

BONTANG – Ketika azan berkumandang, Sukri berjalan pelan memasuki Toko…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:37

Mengenang Perjuangan Tim Sebelas dalam Pendirian Kota Bontang

Medio 1994-1997, Tim Sebelas mulai berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:47

Kawal Pemindahan Ibu Kota Negara dengan Hukum

Ide atau gagasan pemindahan ibu kota telah terdengar sejak 3…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:45

Proyek Bendungan Sepaku Masuk Proyek Strategis Nasional Dukung IKN

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:08

HARUS TEGAS, TERTIBKAN..!! Para Pendatang Bikin Hunian Liar di Bawah Jembatan

SUNGAI DAMA - Camat Samarinda Kota Anis Siswantini melakukan teguran…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:06
Petugas Rutin Lakukan Operasi Yustisi Covid-19

Tak Pakai Masker, Warga Dibuat Berkeringat

Level PPKM telah diturunkan, tapi masyarakat tetap harus disiplin terhadap…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:04

SABAR..!! Anggaran Tak Cukup, Semenisasi Jalan Dwikora Bertahap

PENINGKATAN badan Jalan Dwikora telah mengemuka sejak Desember tahun lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers