MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 06 Juni 2021 12:58
Terkait Dugaan Pungutan Misterius di Pasar Tamrin, Diskop-UKMP Harus Turun Tangan
SELESAIKAN: Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan untuk melakukan penyelidikan terkait kabar adanya pungutan misterius di Pasar Taman Rawa Indah.

BONTANG – Dugaan praktik pungutan misterius di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) mendapat respons dari legislator. Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris meminta pemkot turun tangan. Sebab, perlu adanya keseriusan dari Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) menertibkan dan mengarahkan seluruh pihak yang berada di lingkup pasar.

“Tugas pemerintah adalah memberi pengayoman dan pembinaan terhadap bidang pekerjaan yang boleh atau tidak boleh di satu fasilitas pemerintah,” kata Agus Haris.

Politikus Gerindra ini menilai, pemanggilan pihak terkait untuk meminta penjelasan dipandang perlu. Pasalnya, jika kondisi ini terjadi bahkan intensitas cukup lama, terkesan ada pembiaran. Bentuknya dengan melakukan penyeledikan yang dikomandoi langsung oleh Diskop-UKMP.

“Jika ada oknum yang ditemukan maka harus dibina dan diberhentikan untuk tidak lagi melakukan upaya tersebut (penarikan),” ucapnya.

Menurut dia, UPTD Pasar hanya pelaksana teknis di lapangan, sehingga tidak memiliki satu keputusan mutlak terkait regulasi. Alhasil, dinas terkait dalam hal ini Diskop-UKMP yang berperan. Jangan sampai beban tanggung jawab dipasrahkan tetapi tidak dibarengi dengan kesiapan anggaran. 

“UPTD ialah perpanjangan tangan. Kalau ada pelanggaran, dinas yang turun tangan. Karena pasar ialah tempat hajat hidup orang banyak, sehingga harus dijaga kemurnian daripada pelayanan baiknya,” tutur dia.

Jika ada tambahan biaya di luar pemakaian rekening listrik prabayar yang menjadi tanggung jawab pedagang, serta tidak ada kesepakatan di dalam pasar, perlu diluruskan. Pasalnya, jika dibiarkan ini menjadi isu yang liar.

Sebelumnya diberitakan, pungutan misterius mencakup empat item sekaligus. Meliputi air, listrik, petugas kebersihan, dan penggunaan toilet di pasar.  Praktik ini terjadi sejak bangunan pasar beroperasi. Koordinator pedagang ayam Pasar Tamrin Nasir menjelaskan, sekitar Maret 2021 lalu, pihak UPT Pasar sempat memberitahukan pedagang bila tagihan air dan listrik pasar membengkak.

Perinciannya, air Rp 26 juta dan listrik Rp 90 juta. Dijelaskan dia, tunggakan tagihan tercatat sejak Juli 2020 hingga pengujung Maret 2021. “Kami dikumpulkan, terus rapat. Ini ada tunggakan air listrik. UPT Pasar tidak bisa bayar karena tidak ada anggarannya. Jadi minta kami urunan,” beber Nasir.

Hasil kesepakatan itu, pedagang diminta membayar iuran. Besarannya berbeda. Tergantung jenis dagangan. Sebagai contoh, pedagang ayam dan ikan ditarik Rp 5 ribu per hari. Sementara, Kepala Tata Usaha (TU) UPT Pasar Abdul Malik mengatakan benar ada tarikan. Tetapi bukan diinisiasi oleh UPT Pasar, melainkan kehendak pedagang sendiri.

Dia menjelaskan, pedagang memang sempat melakukan rapat untuk mengantisipasi kemungkinan air dan listrik diputus. Sebab, anggaran pemeliharaan pasar tidak ada. ”Itu sah-sah saja. Kalau mereka (pedagang) yang lakukan, bukan UPT,” kata Abdul Malik.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Asdar Ibrahim menegaskan, UPT tidak pernah melakukan penarikan pungutan selain besaran retribusi yang sudah ditetapkan, baik retribusi harian maupun tahunan.

Terkait pernyataan pedagang adanya pungutan, itu merupakan keputusan pedagang sendiri. Sangat tidak tepat jika menyudutkan UPT Pasar. Bahkan pengelolaan keuangan itu tidak masuk ke pejabat UPT Pasar. Artinya dikelola internal pedagang.

"Kegunaannya berdasarkan informasi untuk mengantisipasi pemadaman listrik, sehingga dapat membeli solar sendiri untuk menyalakan genset di area mereka," sebutnya.

UPT Pasar melalui Diskop-UKMP menganggarkan untuk rekening listrik di luar lapak bangunan tersebut Rp 100 juta per bulan. Rata-rata nominal tagihan tidak sampai angka itu. Pun demikian dengan pembayaran air. Nominalnya rata-rata Rp 26 juta per bulan. Itu juga dicover oleh APBD. Jika ada sisa, dikembalikan ke kas daerah. (*/ak/ind/k16)

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 15:11

Perlengkapan Sekolah Dianggarkan Tahun Depan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mengusulkan bantuan perlengkapan sekolah.…

Senin, 18 Oktober 2021 15:04

Jalan Rusak, Pemkot dan Perusahaan Wajib Duduk Bersama

BONTANG – Kondisi Jalan Soekarno-Hatta mengalami kerusakan. Semula, perbaikan ini…

Senin, 18 Oktober 2021 14:58

Rp 21 Miliar Dianggarkan untuk Penggiat Agama di Bontang

BONTANG – Penggiat agama di Kota Taman akan kembali mendapatkan…

Senin, 18 Oktober 2021 14:55

Akhir Tahun, Warga Bontang Bisa Akses CCTV

BONTANG – Perangkat closed circuit television (CCTV) yang terpasang milik…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:43

HATI-HATI..!! Sudah Tak Layak Dilintasi, Jembatan Ini Bisa Mendadak Ambruk

Secara teknis, kekuatan jembatan di Jalan Pontianak sudah tidak layak…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:38

Usulan Bankeu Rp 78 Miliar Masih Samar, Sejumlah Proyek Infrastruktur di Bontang Terancam Gagal

BONTANG – Pemkot Bontang mengajukan usulan kegiatan dalam bantuan keuangan…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:30

Sebagian Sekolah Tunda PTM Terbatas

BONTANG – Rekomendasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tahap…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:29

Sering Dilintasi Kendaraan Beban Berat Milik Perusahaan, Jalan Soekarno-Hatta Bertabur Lubang

Sangat tidak nyaman jika melintas di jalur yang menghubungkan kawasan…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:38

Pelaksanaan PTM Terbatas Tahap Dua, Memenuhi Syarat, 26 Sekolah di Bontang Dapat Izin

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menyelesaikan peninjauan…

Rabu, 13 Oktober 2021 12:54

Kerugian Proyek Listrik Mahulu Dikembalikan, Segini Nih Duitnya...

SENDAWAR–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar berhasil melakukan penyelamatan dengan pengembalian kerugian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers