MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 25 Mei 2021 10:30
Di Kutim Harga Cabai Tak Kunjung Turun, Masih Rp 100 Ribu Per Kilogram
ilustrasi

SANGATTA - Sejumlah pedagang terus mengeluhkan harga cabai rawit merah yang dibanderol masih di atas normal. Nyaris semua pedagang di pasar tradisional Sangatta Selatan menjual cabai Rp 100 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang bernama Martiah mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merah ini bahkan sudah terjadi sejak satu bulan lebih. Lonjakan harga ini disebabkan harga jual dari tengkulak yang memang sudah tergolong tinggi.

Nyatanya hal ini berdampak pada permintaan cabai yang menurun drastis. Padahal, di pasar tradisional ini, harga cabai rawit mulanya hanya Rp 35 ribu per kilogram. Kemudian Februari lalu meningkat menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Parahnya pada Maret sempat melambung tinggi menjadi Rp 150 ribu per kilogram, lalu berangsur turun menjadi Rp 100 ribu per kilogram pada April. Namun, sejak April hingga saat ini memasuki pengujung Mei, harga cabai tak ada penurunan, masih stabil di angka Rp 100 ribu per kilogram.

"Pembeli juga ngeluh terus kenapa harga cabai mahal terus. Dikira kami yang mainin harga, padahal harga dari Samarinda saja sudah Rp 90-95 ribu per kilo, kami mau jual berapa kalau di sana sudah mahal," terang ia.

Senada, hal itu juga dikeluhkan Agus Toing. Menurutnya, belum diketahui secara pasti penyebab kenaikan harga. Dirinya menyebut, tak bisa mengambil untung banyak. Mengingat, harga dari pemasok sudah mahal dan ia harus menanggung ongkos kirim.

"Mana bisa dapat untung dari cabai, harganya sudah mahal, ongkos kirim ke Sangatta juga mahal, tipis sekali, mana cepat busuk karena pembelinya jarang, tepuk jidat saja," bebernya.

Sama hal yang terjadi sebelumnya, menurut Kepala UPT Pasar Induk Sangatta Buhori, variasi harga kerap berbeda. Bahkan menurut pendataan yang ia lakukan di Pasar Induk Sangatta Utara, harga cabai berkisar dari Rp 80-115 ribu.

Menurut kabar yang diperolehnya, kenaikan komoditas ini disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu. Terutama musim hujan yang selalu mengguyur Sangatta. 

"Penyebabnya karena pasokan kurang, sepertinya dampak dari cuaca, itu info dari pedagang di Pasar Induk. Mudahan cepat normal kembali," terangnya. (*/la/far/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 10:36

Empat Kelurahan Masuk Zona Kuning

BONTANG – Tren paparan Covid-19 di Kota Taman terus membaik.…

Minggu, 19 September 2021 10:29

Dua Sumur PDAM Rusak Lagi, Pasokan Air Bersih 6.000 Pelanggan Terganggu

Masalah teknis datang bertubi-tubi menerpa Perumda Tirta Taman. Perlu waktu…

Selasa, 14 September 2021 11:29

Soal Batching Plant yang Belum Ada Izin Lingkungannya, Wabup Pastikan Akan Ditindak Tegas

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau, Gamalis akan menindak tegas…

Senin, 13 September 2021 11:10

BLT Tak Terambil Belum Terpetakan dan Masuk Kas Daerah

BONTANG – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) sudah melakukan…

Senin, 13 September 2021 11:09

Sembilan Sekolah di Bontang PTM Hari Ini

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan ada sembilan sekolah yang…

Sabtu, 11 September 2021 12:21

Sekolah di Paser Siap PTM, Tinggal Nunggu Ini...

Dengan turunnya status PPKM Level 4 di Kabupaten Paser menjadi…

Sabtu, 11 September 2021 12:20

Jembatan Pulau Balang Bisa Jadi Proyek Abu Nawas

DPRD Provinsi Kaltim meminta agar proses pembebasan lahan untuk pembangunan…

Kamis, 09 September 2021 10:55

Datang Lagi 8.740 Dosis Vaksin Sinovac, Fokus Penerima Suntikan Kedua

BONTANG – Langkah menggenjot capaian herd immunity di Kota Taman…

Kamis, 09 September 2021 10:54

16 Pejabat Eselon II Jalani Job Fit, Penentuan Posisi Hak Wali Kota

BONTANG – Seluruh pejabat eselon II di lingkup Pemkot Bontang…

Selasa, 07 September 2021 09:48

Di Bontang Baru Tiga Sekolah Ajukan Permohonan PTM

BONTANG–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menyatakan baru tiga sekolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers