MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 11 April 2021 13:12
Titik Penyumbatan Utama Ditemukan

PROKAL.CO,

Normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) kian dinantikan. Lantaran penumpukan sedimen semakin parah. Jika tidak dinormalisasi segera, banjir Kota Samarinda akan sulit ditampung. Karena masih ada penumpukan sedimen. Tahun lalu, normalisasi SKM sebenarnya sudah dimulai di Segmen Gang Nibung hingga belakang Pasar Segiri.

Tahun ini rencananya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Kaltim akan melakukan normalisasi kembali di segmen Jembatan Gelatik hingga Jembatan PM Noor. Termasuk Sungai Mati di belakang Masjid Babul Hafadzah, Jalan PM Noor. Hal ini dipaparkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Normalisasi SKM Dinas PU Pera Kaltim, Fadly Kasim, kala menyusuri SKM, kemarin.

Ia menemukan masih ada beberapa bottle neck atau penyempitan di sejumlah persoalan pada aliran SKM. Namun untuk melakukan normalisasi, pinggiran sungai harus bebas dari rumah warga. “Itu yang menjadi tanggung jawab Pemkot Samarinda,” sebutnya.
Untuk panjangnya, Fadly memperkirakan mencapai 2 km. Hanya saja hingga saat ini, masih belum ada kepastian dari Pemkot Samarinda mengenai pembebasan lahan di segmen Sungai Mati.

Selebihnya Fadly mengakui kawasan parah penyempitan berada di antara Jembatan Gang Nibung dan Jembatan Ruhui Rahayu, tepatnya Dr Sutomo. Padahal disana sudah ada pintu air dan pipa dari rumah pompa yang ditempatkan di samping Jembatan Ruhui Rahayu. “Itu juga kami sasar untuk normalisasi tapi masih menunggu kejelasan dari Pemkot Samarinda,” pungkasnya. (hun/nha)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 05 Mei 2021 15:53

Rem Tangan Tak Fungsi, Pikap Masuk Jurang

Sebuah mobil pikap hitam tiba-tiba saja terjun bebas disebuah tebing…

Selasa, 04 Mei 2021 13:02

Ada Flyover Air Hitam, Macet (Sedikit) Berkurang, Banjirnya Masih Datang

Sejak flyover Air Hitam berdiri pada 2016 silam, Jalan Juanda…

Senin, 03 Mei 2021 12:30

Bangun Flyover Air Hitam Rp 81 M, Anggaran Penanganan Banjirnya Perlu Rp 50 Miliar

Setelah meninjau beberapa titik banjir, terhitung ada tiga titik yang…

Senin, 03 Mei 2021 12:25

Security Bank Tewas Tergantung Depan Kamar

Entah apa yang mendasari Novetriks P Manuhutu nekat mengakhiri hidupnya…

Senin, 03 Mei 2021 12:24

Sambutan Diterjang Banjir Lumpur, Terjadi Berulang tapi Dibiarkan

Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Samarinda sejak siang hingga sore…

Kamis, 29 April 2021 15:18

Rekayasa Gagal, Jalan DI Panjaitan Tetap Macet

Kemacetan panjang lagi-lagi terjadi di Jalan DI Pandjaitan, Sungai Pinang.…

Kamis, 29 April 2021 15:14

Pelantikan 137 Pejabat Sudah Direkomendasi Kemendagri

Baru dua bulan menjabat, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah…

Senin, 26 April 2021 11:46

Minimalisir Konflik dan Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Samarinda Gelar Sosialisasi Pencegahan Sengketa

TANAH merupakan sumber daya yang menopang kehidupan manusia yang tidak…

Sabtu, 24 April 2021 12:03

Baru Melahirkan, Ibu Ini Dihajar Suami saat Masih Gendong Bayinya

Tabah –nama samaran- begitu malang. Dia baru saja melahirkan anak…

Sabtu, 24 April 2021 11:57

Setelah Kinibalu, Giliran Lapangan Voorvo Mau Dibangun Sesuatu

Setelah Lapangan Kinibalu di Kelurahan Jawa diubah menjadi masjid, satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers