MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 11 April 2021 13:07
HAYUU KAM..!! Korupsi di Perusda Pengelola PI Blok Mahakam, Kajati Pastikan Ada Tersangka Baru
Deden Riki Hayatul Firman

Kejati Kaltim terus melacak keberadaan aset yang diduga terkait dengan dugaan korupsi yang menjerat mantan Dirut Perusda PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM), Iwan Ratman. Bahkan kasus dugaan korupsi senilai Rp 50 miliar ini sudah berjalan sejak 8 Januari lalu. Terus bergulir di mana sejumlah aset telah disita oleh Kejati Kaltim.

Penyitaan aset dilakukan saat tim penyidik mendatangi kediaman dan kantor Iwan Ratman di Jakarta, 24-25 Februari lalu. Dari hasil tersebut, Kepala Kejati (Kajati) Kaltim, Deden Riki Hayatul Firman menyebut dengan tegas bahwa Irwan tidak main sendirian. Pihaknya menyebut dan memastikan ada tersangka lain dari kasus ini.

“Kemungkinan ada orang lain. Sementara memang masih satu. Ini masih dikembangkan penyidikan yang lain. Dan sudah masuk sampai pemberkasan,” ucapnya pada sapos, Kamis (8/4). Dirinya menyebut, saat ini proses penyidikan masih menunggu keterangan ahli dan terus bergulir hingga sampai sidang putusan nantinya.

Deden juga berpesan kepada Pemprov Kaltim yang saat ini sedang dalam masa proses direksi Perusda. Dimana, MRGM tentunya menjadi catatan buruk bagi Kaltim dalam mengelola dana milik rakyat. “Kami dari luar menyarankan yang profesional dan berintegritas itu termasuk yang tidak korupsi,” katanya.

Iwan Ratman ditetapkan tersangka pada 18 Februari 2021. Iwan Ratman diduga melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp 50 miliar. Total pasti kerugian negara masih dalam penghitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim.

PT MGRM merupakan perusda milik Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) yang ditunjuk sebagai pengelola dana hasil 10 persen pengelolaan minyak dan gas Blok Mahakam oleh Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Sejak 2018 hingga 2020, PT MGRM menerima dana bagi hasil dari PHM sebesar Rp 70 miliar.  Total dana itu Rp 50 miliar di antaranya digunakan untuk pembangunan tangki timbun oleh PT PT Mahakam Gerbang Raja Migas di tiga titik yakni di Samboja, Balikpapan dan Cirebon. Dana tersebut, kemudian dialirkan ke PT Petro TNC Internasional sebagai pelaksana kegiatan, yang belakangan diketahui 80 saham perusahaan adalah milik Iwan Ratman dan 20 persen milik anaknya.

Tapi sampai saat ini kegiatan itu (tanki timbun) tidak ada fisik. Karena itu Kejati sudah simpulkan ada dugaan tindak pidana korupsi dan dua alat bukti tercukupi. Kejati Kaltim sudah menyelidiki kasus ini sejak 8 Januari 2021. Dalam pengembangan kasus itu, telah memeriksa 15 saksi. Satu di antaranya Dirut PT Mahakam Gerbang Raja Migas. (mrf/nha)


BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 10:41

Bangun Pabrik Desalinasi Air Laut, Investor Malaysia Tanam Modal USD 3 Juta, Masuk Tahap FS

BONTANG – Perusahaan asal Malaysia, MPDT Capital Brand, berencana membangun…

Sabtu, 25 September 2021 10:37

Pemkot Bontang Fokus Selesaikan Masalah Banjir

Penyelesaian masalah banjir masuk skala prioritas yang harus dikerjakan. Biaya…

Kamis, 23 September 2021 15:34

Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah, Sudah Diaudit, Kejari Sambangi Disdikbud

SENDAWAR–Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Selasa (21/9), melakukan penggeledahan di…

Minggu, 19 September 2021 10:30

Serapan Kerja Disabilitas Masih Terbatas, Tak Sesuai UU, Hanya 0,15 Persen Diterima Jadi PNS

BONTANG–Jumlah penyandang disabilitas yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang masih…

Rabu, 15 September 2021 10:21

Kementerian PUPR Siapkan Infrastruktur Penunjang Calon Ibu Kota Negara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyiapkan sejumlah…

Selasa, 14 September 2021 11:31

Pemprov Dukung Pengembangan Pulau Maratua, Bangun BTS Akhir Tahun

TANJUNG REDEB –  Dalam meningkatkan kebutuhan Kecamatan Maratua menjadi destinasi…

Senin, 13 September 2021 11:07

Jatam Sesalkan Penegakan Hukum Lamban

BONTANG – Tumpukan batu bara di RT 02, Desa Martadinata,…

Kamis, 09 September 2021 12:46

BIKIN MUYAK..!! Di Kutim Banyak yang Suka Klaim Tanah

Bupati Kutai Timur mengakui saat ini masih banyak aset pemerintah…

Kamis, 09 September 2021 10:56

Saling Sanggah, Ada Masalah Diproses Lelang Proyek di Bontang

Ada prinsip kehati-hatian yang diabaikan dalam penetapan pemenang lelang tender.…

Selasa, 07 September 2021 09:53

Posko Desa jadi Ujung Tombak PPKM

JAKARTA - Pemerintah sudah mengumumkan level pemberlakuan pembatasam kegiatan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers