MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 02 April 2021 11:15
Batu Bara Dibuang di Depan KRUS, Warga Resah
Tumpukan batu bara di depan pintu masuk KRUS.

PROKAL.CO,

Emas hitam tak bertuan. Itulah sebutan yang pas untuk tumpukan batu bara yang berada tepat di depan gerbang pintu keluar Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) —kini bernama Taman Borneo— di Tanah Merah, Samarinda Utara. Tumpukan batu bara itu dibiarkan terhampar dan menggunung di pinggir jalan. Tak sedikit pun tertutup. Tak satupun warga sekitar yang mengetahui siapa pemilik batu bara yang sengaja menaruh “hartanya” itu di pinggir jalan.

Ketua FKPM Tanah Merah, Syarif Setiadi mengaku tak tahu menahu siapa yang menaruh batu bara tersebut. Namun yang jelas tumpukan batu bara sudah terlihat sejak di akhir Februari lalu. Saat melihat sendiri lokasi ditumpukan, Syarif memperkirakan jika batu bara ini sengaja dibuang. Sebab, jalur Samarinda-Bontang memang kerap dilalui truk hauling batu bara.

“Kalau dilihat batu baranya sangat rapuh. Apa mungkin karena kualitas batu baranya jelek, sehingga dibuang begitu saja di tempat ini,” ujar Syarif, Selasa (30/3). Sepengetahuannya, tidak ada kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut batu bara dalam sebulan terakhir di ruas tersebut. Sehingga indikasi batu bara itu sengaja dibuang menguat.

Meski demikian, pihaknya menyayangkan oknum yang melakukan pembuangan tersebut. Sebab, lokasi yang ada bukanlah stockpile atau tempat penumpukan batu bara. “Tidak ada juga yang mengambil atau bertanggung jawab atas kepemilikan batu bara ini. Yang jelas harusnya bukan di sini tempatnya,” keluh Syarif.

Senada dengan Syarif, tokoh warga Tanah Merah, Fauzi Amin (39) juga menyangkan tindakan pemilik atau sopir pembawa batu bara yang secara sengaja menaruh atau membuang batu bara tersebut di lokasi saat ini. Ia berharap kejadian seperti ini tidak berulang yang ujungnya bisa menimbulkan keresahan. “Apapun alasannya, yang jelas ini pelanggaran. Semoga pemilik batu bara bisa memindahkan karena jika cuaca panas takutnya batu bara ini terbakar. Yang repot warga dan pengguna jalan nantinya,” tutup Amin. (kis/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 14:13

Kenalan di Facebook, Gadis 13 Tahun Diajak Jalan Lalu Disetubuhi

Benar jika ada yang mengatakan bahwa media sosial lebih banyak…

Jumat, 16 April 2021 13:43

Siap-Siap Buka Puasa, Tak Lama Kemudian ....“Bu Haji Keluar… Bu Haji Keluar…”

Peringatan peristiwa kebakaran ini tak ada kaitannya dengan bentrok warga…

Jumat, 16 April 2021 13:39

Tanah dari Kesultanan Sah Asal Ada Buktinya

Penyerobotan lahan yang dilakukan kelompok tani (Poktan) Empang Jaya Swadiri…

Jumat, 16 April 2021 13:35

Ribut Rebutan Lahan di Palaran, Ini Tanggapan BPN Samarinda

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Samarinda Budi Tarigan akhirnya…

Jumat, 16 April 2021 13:33

Penembak dan Penggorok Leher di Palaran Adalah Oknum Pengacara

AS adalah tersangka pembunuhan di Handil Bakti, Palaran. Dia yang…

Rabu, 14 April 2021 12:31

Kelompok Tani Klaim Dapat Tanah Hibah dari Kesultanan

Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Kelompok Tani (Poktan) Empang Jaya…

Rabu, 14 April 2021 12:27

CPO Tumpah di Mahakam, Pemprov Pastikan Perusahaan Disanksi

Tenggelamnya kapal berjenis Self Propelled Oil Barge (SPOB) bernama, KM…

Selasa, 13 April 2021 13:36

Sengketa Lahan di Palaran, Sudah 2 Orang Tewas

Bentrok berdarah rebutan lahan di Palaran hingga memicu hilangnya nyawa,…

Selasa, 13 April 2021 13:33

Parkir Masih Dikuasai Oknum, Ini Kata Dishub Samarinda

Permasalahan parkir merupakan salah satu dari 5 program super prioritas…

Selasa, 13 April 2021 13:30

Kapal Tenggelam, Minyak Sawit Tumpah, Belasan Nelayan Keramba Rugi

Belasan nelayan keramba di sepanjang aliran Sungai Mahakam kawasan Simpang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers