MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 10 Oktober 2020 10:27
Gubernur Isran : Jangan Mau Diadu dan Digesek-gesekkan
Kegiatan FGD yang dihadiri Gubernur.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengingatkan kepada masyarakat melalui tokoh dan pimpinan ormas agar selalu mengajak warganya menjaga kondusivitas dan kamtibmas yang sudah terpelihara dengan baik selama ini.

“Masyarakat menjadi garda terdepan menangkal isu-isu yang memprovokasi. Jangan mau diadu-adu dan digesek-gesekkan,” katanya. Staf Ahli Gubernur Bidang Polhukam, Wahyu Widhi membacakan sambutan Gubernur Kaltim pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di ruang pertemuan Hotel Bumi Senyiur Jalan Pangeran Diponerogo Samarinda, Rabu (7/10).

Kegiatan yang digagas Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) tersebut dijadwalkan selama dua hari yakni 6-7 Oktober 2020. Acara dihadiri tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan ormas di Kaltim.

Wahyu menambahkan kondisi saat ini berpotensi terjadinya konflik. Selain masalah SARA, kesenjangan pusat dan daerah serta paham-paham asing. Juga, menjelang Pilkada Serentak serta kondisi Covid-19 yang mewabah dan belum tampak akhirnya.

Karenanya, Gubernur sangat berharap masyarakat harus cerdas dan pandai melihat situasi, tidak mudah terbawa emosi dan wajib mencari informasi yang benar dari pihak berwenang, bukan informasi dari pihak tidak bertanggungjawab.

“Kami harus dukung aparat keamanan, TNI dan Polri serta pemerintah dalam menciptakan kondisi yang kondusif. Sebab, jumlah mereka terbatas. Maka, masyarakat lah garis terdepan dalam menangkal benih-benih atau pun isu-isu yang bisa memicu konflik,” harapnya.

Menurut dia, masyarakat harus menjadi garda terdepan. Sebab, benih-benih atau isu-isu berkembang di masyarakat dan masyarakat pula yang terlebih dulu mengetahuinya. Sementara Asisten Deputi (Asdep) I Deputi VI Kemenko Polhukam, Cecep Agus Supriyanta mengatakan ada 10 provinsi yang dipilih sebagai tempat untuk acara konsultasi publik kesatuan bangsa. Salah satunya Kaltim.

“Di sini kita akan menggali, apa dan bagaimana isu-isu strategis kesatuan bangsa dipersepsi, dirasakan, dan dipahami. Jadi kita akan menggali informasi sebanyak-banyaknya untuk kemudian kita oleh menjadi suatu rekomendasi kebijakan pemerintah,” kata Cecep.

Cecep mengatakan masyarakat dan instansi pemerintah di daerah adalah pihak yang bersentuhan langsung dengan tantangan-tantangan kesatuan bangsa. Jadi, kalau ingin kebijakan pemerintah benar-benar ingin menyelesaikan persoalan yang riil, maka suara mereka harus didengarkan dan dijadikan input kebijakan.

“Kami akan catat semua yang mereka ungkapkan dalam diskusi ini, Selain itu kami juga minta mereka untuk mengisi kuesioner yang berisi 90 pertanyaan di seputar 12 isu strategis yang kami pandang penting untuk bidang kesatuan bangsa. Dari situ, kita akan tahu apa masalah riil yang mereka rasakan, dan apa rekomendasi mereka untuk perbaikan dan atau kebijakan yang harus diambil,” pungkasnya. (antara/nin)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 September 2021 09:30

IKN Munculkan Kesenjangan, Konflik Lahan Banyak Terjadi, Minta Keadilan untuk Warga Lokal

Masih banyaknya persoalan sosial politik hingga konflik lahan di Penajam…

Sabtu, 25 September 2021 10:41

Bangun Pabrik Desalinasi Air Laut, Investor Malaysia Tanam Modal USD 3 Juta, Masuk Tahap FS

BONTANG – Perusahaan asal Malaysia, MPDT Capital Brand, berencana membangun…

Sabtu, 25 September 2021 10:37

Pemkot Bontang Fokus Selesaikan Masalah Banjir

Penyelesaian masalah banjir masuk skala prioritas yang harus dikerjakan. Biaya…

Kamis, 23 September 2021 15:34

Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah, Sudah Diaudit, Kejari Sambangi Disdikbud

SENDAWAR–Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Selasa (21/9), melakukan penggeledahan di…

Minggu, 19 September 2021 10:30

Serapan Kerja Disabilitas Masih Terbatas, Tak Sesuai UU, Hanya 0,15 Persen Diterima Jadi PNS

BONTANG–Jumlah penyandang disabilitas yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang masih…

Rabu, 15 September 2021 10:21

Kementerian PUPR Siapkan Infrastruktur Penunjang Calon Ibu Kota Negara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyiapkan sejumlah…

Selasa, 14 September 2021 11:31

Pemprov Dukung Pengembangan Pulau Maratua, Bangun BTS Akhir Tahun

TANJUNG REDEB –  Dalam meningkatkan kebutuhan Kecamatan Maratua menjadi destinasi…

Senin, 13 September 2021 11:07

Jatam Sesalkan Penegakan Hukum Lamban

BONTANG – Tumpukan batu bara di RT 02, Desa Martadinata,…

Kamis, 09 September 2021 12:46

BIKIN MUYAK..!! Di Kutim Banyak yang Suka Klaim Tanah

Bupati Kutai Timur mengakui saat ini masih banyak aset pemerintah…

Kamis, 09 September 2021 10:56

Saling Sanggah, Ada Masalah Diproses Lelang Proyek di Bontang

Ada prinsip kehati-hatian yang diabaikan dalam penetapan pemenang lelang tender.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers