MANAGED BY:
SELASA
22 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 27 Juli 2020 13:02
Siap-Siap, Besok Pedagang di Jalan Ini Bakal "Disikat"
Pedagang di Jalan KS Tubun,.

PROKAL.CO,

BONTANG- Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pasar memastikan penertiban pedagang bakal dilakukan Selasa (28/7/2020) besok. Kassubag Tata Usaha UPT Pasar, Abdul Malik Rifai mengatakan kegiatan itu dimulai sejak pukul 09.00 Wita. “Sasaran penertiban ialah pedagang yang masih nekat berjualan di atas parit atau trotoar Jalan KS Tubun,” kata Malik.

Mengenai jumlah personel yang dikerahkan, ia belum mengetahuinya. Mengingat itu bukan menjadi wewenang pihak UPT. Sebab tanggung jawab UPT Pasar hanya berada di dalam bangunan pasar. Diketahui, larangan berjualan di atas parit dan trotoar termuat dalam Perda 7/2012 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kreatif Lapangan. Pada pasal 18 dijelaskan bila melanggar ketentuan dapat dikenakan sanksi administratif. Bentuknya mulai dari teguran tertulis secara tiga kali berturut-turut, pencabutan tanda daftar usaha, dan pembongkaran.

UPT Pasar pun telah melakukan pantauan dalam beberapa hari ini. Didapati hanya ada dua pedagang yang sesungguhnya memiliki jatah di bangunan baru pasar. Tetapi tetap mencoba peruntungan berjualan di tepi jalan. Setelah ditegur, akhirnya pedagang itu sekarang menempati lapaknya di Pasar Tamrin (sebutan Pasar Taman Rawa Indah).

Sebagian besar itu yang tidak memiliki lapak,” sebutnya. Langkah penertiban ini sesungguhnya telah dilakukan pada 10 September 2018 silam. Bahkan personel gabungan sempat berjaga di area bangunan sementara. Sayangnya, lambat-laun pedagang kembali menduduki area terlarang itu. Terutama pasca bangunan di pasar sementara dibongkar. Tim Kota saat itu menginventarisasi jumlah pedagang demikian.

Totalnya mencapai 118 pedagang ditegur hingga dibongkar lapaknya. Meski sempat terjadi perlawanan oleh pedagang kala itu. Bahkan, Dinas Pehubungan memasang rambu dilarang berhenti. Tujuannya agar konsumen tidak memarkirkan kendaraan di tepi jalan sembarangan.

Sebab dampaknya ialah kepadatan lalu lintas di area itu ketika pagi dan petang hari. Pemkot Bontang pun kemudian mengeluarkan kebijakan. Dengan memperbolehkan pemasangan atap satu seng kendati melewati ujung terdalam parit. Hal ini untuk melindungi barang dagangan pedagang dari terik matahari. (*/ak/kpg)


loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 22:34

Sabu Disembunyikan dalam Ikan Asin

TENGGARONG. Seribu satu cara ditempuh para pengedar narkoba yang kini…

Kamis, 30 Januari 2020 22:27

Tim Safety Riding Honda Sasar Bontang

BONTANG. Main Dealer Astra Motor Samarinda melalui tim safety riding…

Rabu, 29 Januari 2020 10:25

Pasar SAD, Atap Bocor, Eskalator Masih Ngadat

TANJUNG REDEB. Fasilitas pasar Sanggam Adji Dilyas (SAD) Berau dikeluhkan.…

Senin, 27 Januari 2020 09:58

"Jual" ABG, Long Time Seharga Rp 2 Juta

TANJUNGREDEB. Ar (34) diciduk polisi usai transaksi bisnis prostitusi yang…

Senin, 27 Januari 2020 09:52

Kapal Ditabrak, Nelayan Tewas di Depan Anak

ANGGANA. Di saat cuaca cerah, arus sungai di Muara Mangkubur,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:34

Bhayangkari Polres Kukar Peduli Anak

TENGGARONG. Para ibu Bhayangkari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dipimpin Ny…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Polres Kukar Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

TENGGARONG. Polres Kutai Kartanegara (Kukar) bertekad meningkatkan terus pelayanan ke…

Jumat, 24 Januari 2020 13:16

Nelayan Diminta Batasi Kegiatan di Laut

TANJUNG REDEB. Selama sepekan terakhir cuaca kurang bersahabat, khususnya bagi…

Senin, 20 Januari 2020 21:59

Cari Ikan, Bocah Meninggal Dunia

TANJUNG REDEB. Seorang anak berinisial Ar (10), dikabarkan meninggal dunia…

Senin, 20 Januari 2020 21:56

Banjir Buat Bupati Kebingungan

TANJUNG REDEB. Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama, membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers