MANAGED BY:
JUMAT
07 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 10 Juli 2020 10:49
Anggaran Banjir Pemkot Samarinda Rp 400 Miliar, Proyek Besar Tunggu Anggaran Perubahan
Normalisasi Sungai Karang Mumus.

PROKAL.CO,

SAMARINDA KOTA. Program penanggulangan banjir tetap dijalankan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda di tengah wabah Covid-19. Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air PUPR Samarinda Desy Damayanti mengaku pihaknya kebagian anggaran sebesar Rp 400 miliar. Namun yang bersumber dari APBD murni hanya Rp 100 miliar.

“Karena Rp 300 miliar itu dari Bankeu (bantuan keuangan) provinsi,” tegasnya. Sehingga beberapa proyek yang harusnya bisa berjalan, terpaksa ditunda hingga menunggu pengesahan APBD perubahan. Sedangkan proyek menggunakan APBD murni hanya berupa kegiatan Penunjukan Langsung (PL). “Tidak banyak, karena banyak kegiatan kecil saja, kalau yang dilelang itu dari Bankeu,” urainya.

Bahkan 50 persen kegiatan di Dinas PUPR Samarinda sumbernya berasal dari Bankeu. Sehingga Desy berharap kegiatan besar yang tertunda bisa dibiayai melalui APBD Perubahan mendatang. “Yang dibiayai APBD pun sebenarnya karena sudah berkontrak duluan (sebelum wabah korona). Sisanya ya menunggu perubahan,” tuturnya.

Salah satu proyek pengendalian banjir yang masih berjalan yaitu penurapan di Sungai Handil Kopi dan Kedondong. Sedangkan untuk normalisasi Sungai, kata Desy pihaknya juga dibatasi dengan wewenang tugas. “Makanya seperti Sungai Karang Mumus (SKM) tidak kami jalankan karena dikerjakan provinsi,” tuturnya.

Namun tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan menurunkan water master di sejumlah segmen SKM, setelah persoalan dampak sosial diselesaikan. Namun untuk saat ini pihaknya masih berfokus terhadap anak sungai saja. “Itu sampai 2021 diambilalih provinsi (normalisasi SKM), setelah itu baru kami bisa masuk,” urainya. Sedangkan normalisasi di kawasan DI Panjaitan dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III. Dengan demikian, Desy mengaku tugas mereka sedikit berkurang di tengah keterbatasan anggaran usai refocusing. (hun/beb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers