MANAGED BY:
JUMAT
07 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 10 Juli 2020 10:43
Pasar Segiri Grosir Makin Meredup
Pasar Segiri Grosir yang makin ditinggal penghuninya.

PROKAL.CO,

SAMARINDA ULU. Pasar Modern Segiri Grosir kini semakin redup. Padahal pusat perbelanjaan ini dulunya sempat menjadi salah satu pilihan masyarakat berbelanja, sebelum sepi dikunjungi warga. Namun hingga saat ini Segiri Grosir masih dikelola oleh pihak dengan sistem kerja sama Build Operate Transfer (BOT) dengan Pemkot Samarinda.

Perlu diketahui kerja sama BOT merupakan bentuk perjanjian kerja sama antara pemegang hak atas tanah dalam hal ini Pemkot Samarinda dengan pihak ketiga atau pembangunan. Sehingga pihak ketiga diberikan hak untuk mendirikan bangunan selama masa perjanjian dan mengalihkan kepemilikan bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah setelah jangka waktu perjanjian berakhir.

Seperti diketahui Segiri Grosir hingga saat ini masih dikelola oleh PT Yudha Putera Kaltim. Hingga saat ini kerja samanya masih berlangsung. Namun Pemkot Samarinda belum memiliki wewenang untuk mengelola pasar tersebut. Menurut Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Marnabas, pihak ketiga harusnya bisa memanfaatkan Segiri Grosir sesuai dengan fungsinya.

“Karena itu grosir, harusnya pusat perbelanjaan barang-barang grosir di sana,” kata Marnabas. Namun yang terjadi saat ini, justru pasar tradisional di bawahnya jauh lebih laku. Lantaran menawarkan harga yang lebih murah. Sehingga warga lebih memilih berbelanja di Pasar Segiri. “Kontrak kerja samanya masih lama baru berakhir, saya tidak hapal sampai kapan,” ujarnya. Namun Marnabas mengaku sudah pernah menawarkan untuk kerja sama. “Tapi belum ada tindak lanjut lagi,” jelasnya.

Tidak ada masalah baginya untuk melakukan kerja sama dalam hal pengelolaan pasar semi modern tersebut. Sebab jika dibiarkan, tentu akan sia-sia. Padahal pihak perusahaan tersebut rutin memberikan kontribusi per tahun. “Setahun kontribusi mereka Rp 125 juta, untuk pembangunan. Tapi kalau sepi pelanggan tandanya ada yang perlu dibenahi,” bebernya.

Dalam pengakuan Marnabas, beberapa kali pertemuan dengan pihak perusahaan sudah menawarkan beberapa rencana. Termasuk upaya untuk memantik pelanggan untuk berbelanja ke Segiri Grosir. “Padahal sudah saya tawarkan, kalau nanti ada event pemerintah kan bisa saja digelar di sana,” jelasnya. Bahkan secara hitung-hitungan Segiri Grosir harusnya menyetor retribusi hingga 30 persen dari total penghasilan pengelola pasar modern itu.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers