MANAGED BY:
JUMAT
07 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 03 Juli 2020 10:34
DERITANYA AEE..!! Sudah Kena Longsor, Dapat "Bonus" Genangan Air Sepiteng
Longsor yang menghantam rumah warga.

PROKAL.CO,

SIDODAMAI. Dua pekan sudah, material tanah longsor menutupi akses warga di Jalan Damai, Gang Intifadah, RT 27, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir. Dan selama dua pekan itu juga belum ada perubahan yang mengarah pada perbaikan akses jalan tersebut. Warga sekitar justru semakin dibuat khawatir jika nantinya terjadi longsor susulan, terutama di saat hujan mengguyur. Untuk bisa melintas ke permukiman warga terdalam, jalur alternatif yang merupakan lahan milik pribadi salah satu warga sekitar, terpaksa digunakan untuk umum.

Tak hanya longsor, sebanyak 4 rumah warga juga merasakan genangan air setinggi 20 cm. Genangan itu bahkan tak kunjung kering hingga kini. Air yang menggenang itu kini sudah berbau, lantaran bercampur dengan sepiteng (septic tank) milik warga yang rusak. Kondisi ini membuat warga rentan terserang penyakit utamanya gatal-gatal. “Halaman rumah saya sudah dua pekan ini tergenang. Airnya tidak bisa mengalir, karena parit tertutup material longsor. Termasuk septic tank rumah saya juga rusak. Beberapa pipa PDAM pecah,” kata Sofyan Haris (45), warga sekitar.

Lantaran halaman rumah tergenang air yang sudah kotor tersebut, Sofyan dan keluarga terpaksa keluar melalui pintu belakang. Dari pada harus menenrjang genangan yang berbuntut terserang penyakit. Sofyan menginginkan agar pihak pengembang perumahan Sungai Dama Residence segera menuntaskan masalah longsor di permukimannya. “Alat berat memang bekerja, tapi hanya memindahkan material longsor ke atas bukit lagi. Jika hujan, ya kembali lagi,” kesal Sofyan.

Puncak kesesalan warga ini sebenarnya sudah ditunjukkan pada 16 Juni lalu. Warga secara beramai-ramai menyegel lokasi perumahan Sungai Dama Residence dengan memasang spanduk berukuran dua meter. “Kami warga dami menutup lokasi perumahan ini”. Begitu isi spanduk tersebut. Sejak saat itu, seluruh aktivitas pembangunan perumahan seluas 1,3 hekatere ini terhenti. Sebanyak sembilan rumah yang tengah dibangun, bahkan 2 diantaranya tinggal tahap finishing mangkrak lantaran tidak ada pekerja yang melanjutkannya.

Warga mengancam tidak akan membuka spanduk tersebut jika pengembang tak menuntaskan masalah longsor, termasuk dampak yang ditimbulkannya. “Penutupan ini bukannya menghentikan aktivitas pembangunan selamanya, tetapi hanya bersifat sementara sampai pihak pengembang fokus untuk menyelesaikan masalah tanah longsor yang menerpa pemukiman kami. Kalau nilai kerusakan lumayan banyak. Tapi itu nanti, yang penting material longsor ini bagaimana,” pinta Sofyan.

Budiono (38) warga lain yang juga terdampak longsor mengaku kesal dengan pihak pengembang yang menurutnya kucing-kucingan dan sulit ditemui untuk membicarakan kelanjutan penanganan longsor. Penutupan ini bukannya menghentikan aktivitas pembangunan selamanya, tetapi hanya bersifat sementara sampai pihak pengembang fokus untuk menyelesaikan masalah tanah longsor. “Sampai sekarang masih kami tutup lokasi perumahannya. Tidak kami izinkan dibuka sampai masalah ini selesai,” tegas Budiono.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers