MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 24 Mei 2020 12:36
UU Minerban Disahkan, Kaltim Bakal Dikeruk Habis-habisan..!!
Kegiatan penambangan di Kaltim yang meninggalkan lubang bekas tambang.

PROKAL.CO,

SAMARINDA KOTA. Di masa pandemi korona wakil rakyat di Senayan justru mengesahkan perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Adapun revisi dalam aturan ini berisi kewenangan perizinan, perpanjangan izin, pengaturan terhadap Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan aspek lingkungan, hilirisasi, divestasi, hingga pengaturan yang diklaim untuk memperkuat badan usaha milik negara (BUMN).

Kaltim sebagai provinsi kaya akan sumber daya alam, menjadi sasaran. Khususnya terhadap dampak sosial dan lingkungan kedepannya. Bahkan Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim Pradarma Rupang menyebut Kaltim menjadi daerah yang paling terpukul atas perubahan UU Minerba.

“Jelas, karena 70 persen pasalnya menghapus hak kehidupan rakyat banyak,” kata Rupang. Revisi UU Minerba ini justru memberikan keistimewaan seluas-luasnya kepada perusahaan batu bara. Padahal Kaltim sendiri masih memiliki beberapa eks lubang tambang menganga. Belum korbannya setiap tahun selalu ada, sebagai peringatan agar lubang itu segera direklamasi. “Secara otomatis perusahaan raksasa, semakin diuntungkan karena mereka lebih leluasa, melakukan perpanjangan waktu,” urainya.

Sebut saja kata Rupang perusahaan yang memiliki Kontrak Karya dan Perjanjian Karya Pertambangan Batu Bara (PKP2B) akan mendapat perpanjangan 2 kali 10 tahun dalam bentuk Izin usaha pertambangan khusus (IUPK). “Tanpa diawali dengan penetapan WPN (wilayah pencadangan negara), dilanjutkan dengan pelelangan WIUPK namun mengabaikan prioritas pemberian IUPK kepada BUMN dan BUMD,” sebutnya.

Bahkan, Rupang menyebut ada sejumlah perusahaan yang menjadi bandar batu bara dan memiliki peran serta dalam revisi UU minerba. Diantaranya PT Kaltim Prima Coal, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Multi Harapan Utama, PT Kideco Jaya Agung, dan PT Berau Coal.
“Karena sebentar lagi izin mereka sudah habis. Makanya UU ini dibahas secara secepat kilat tanpa kontrol publik, karena masyarakat sedang berdiam diri di rumah,” ungkap Rupang.

Pasal kontroversial menurut Jatam Kaltim dalam aturan soal mineral dan batubara serta pasal-pasal penting yang dihapus dari UU lama. Di antaranya:
1. Pasal 1 ayat (13a)
Ada ketentuan baru bernama Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), yakni izin yang diberikan untuk melaksanakan kegiatan usaha pertambangan batuan jenis tertentu atau untuk keperluan tertentu. Pasal ini dinilai membuka ruang rente baru.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers