MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 21 Februari 2020 09:30
Keretakan Dinding Flyover Jangan Dianggap Remeh
Keretakan dinding flyover yang kian memanjang.

PROKAL.CO,

SAMARINDA ULU. Keretakan dinding Flyover Air Hitam kerap kali menjadi sorotan masyarakat. Seperti yang diberitakan sebelumnya, masyarakat melaporkan panjang retakan bisa mencapai 40 meter. Namun aduan ini bukan sekali dua kali diterima Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda. Hanya saja sejauh ini memang tidak berakibat fatal seperti yang disampaikan sebelumnya Kepala Dinas PUPR Samarinda, Hero Mardanus.

Pengamat Konstruksi, Tiopan Gultom menyebut salah satu penyumbang keretakan adalah lalu lintas kendaraan besar. “Karena beban kendaraan yang berlebihan akan mempengaruhi tekanan pada oprit jembatan,” ujar Tiopan.

Oprit merupakan tanah timbun yang selama ini sering menimbulkan keretakan pada dinding jembatan. Sedangkan di dalam jembatan, tanah urukan tersebut bisa saja mengalami perubahan bentuk.

“Sehingga tekanan dari beban yang berlebih juga mempengaruhi urukan tanah dari di dalam oprit tersebut,” bebernya. Namun sejauh ini, kata Tiopan, tidak akan berpengaruh terhadap konstruksi jembatan. Sebab tanah urukan pun bisa dibongkar dan diganti dengan semen.

“Namun bukan juga dianggap remeh. Sebab kalau sejak awal proses pemadatan dilakukan perlayer (perbagian), mungkin tidak akan begini. Karena di dalam tanah juga mengalami penyempitan secara alami,” urainya.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Samarinda, Denny Alfian menambahkan keretakan yang terjadi selama ini hanya terjadi pada dinding modular jembatan saja. “Namun secara konstrusi tidak terganggu. Kalaupun di dalam itu tanah urukannya mau dibongkar juga tidak masalah,” sebut Denny. Selebihnya mengenai perbaikan Denny memastikan segera menindaklanjuti hal ini. Namun mengenai nilai perbaikannya, perlu ada hitungan teknis terlebih dahulu.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers