MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 20 Februari 2020 10:54
MONYET NGAMUK..!! Teror di Polder Air Hitam, Pelajar Diserang, 10 Jahitan di Punggung
ilustrasi

AIR HITAM. Tak hanya di pinggir kota atau di lokasi perkebunan warga, serangan monyet juga terjadi di perkotaan. Hal ini dialami Dadang Gunawan Nugroho, siswa salah satu SMK Kelas XII di Samarinda. Dadang mengalami dua luka robek di punggung setelah diserang seekor monyet di sekitar Polder Air Hitam, Jalan AW Sjahranie, Samarinda Ulu, pada Rabu (12/2) lalu.

Saat itu, Dadang yang tengah asik duduk di sekitar Polder Air Hitam tepatnya di halaman gedung olahraga Taekwondo bersama rekannya, sekitar pukul 10.00 Wita, tiba-tiba diterjang dari arah belakang seekor monyet berekor panjang.

Karena kaget, remaja warga Sempaja ini langsung berdiri dan berusaha melapaskan sergapan monyet, lalu membantingnya ke tanah.

Selepas monyet tersebut pergi, rekan siswa lainnya memberitahu jika di punggung Dadang terdapat bercak merah. Saat diperiksa bercak merah tersebut adalah darah segar yang keluar dari punggungnya.

"Awalnya tidak sadar kalau punggung saya berdarah. Saat saya buka baju, barulah teman saya bilang ada dua luka robek dipunggung," kata Dadang. 

Dadang tidak tahu persis apakah monyet tersebut sudah menggigit ataukah mencakar punggungnya. Yang jelas selepas itu diserang Dadang baru merasakan pedih teramat sangat di punggungnya.

Lantaran terus mengeluarkan darah dan takut terjadi sesuatu yang lebih membahayakan, Dadang selanjutnya dibawa rekannya menuju rumah sakit. Dua luka robek dipunggung mendapat 10 jahitan.Selanjutnya Dadang diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan.

"Baru kali ini diserang monyet. Menurut cerita warga sekitar, di polder memang ada monyet peliharaan warga yang lepas dan hingga kini masih berkeliaran. Mungkin monyet itu yang dimaksud," terang Dadang.

Di sekitar lokasi kejadian, warga maupun pedagang membenarkan cerita Dadang. Bahkan Dadang bukan orang pertama yang diserang. Sepekan sebelum Dadang diserang, warga lain pernah digigit di bagian tangan.

"Monyet itu kadang berkeliaran di sekitar gedung taekwondo antara pukul 09. 00 hingga 10.00. Setelah itu tidak terlihat," kata Haerun (40) pedagang sekitar.

Warga sekitar sebenarnya sudah berusaha menangkap monyet ekor panjang yang sudah melukai warga tersebut, namun hingga kini belum membuahkan hasil. Sesekali waktu monyet berkeliaran di sekitar polder untuk mencari makan.

"Kalau bisa monyet itu segera ditangkap. Kasihan warga dan pengunjung polder ini merasa waswas jika berada di area polder saat berolah raga maupun bersantai," pinta Haerun.

Menanggapi serangan monyet kepada manusia, Ketua Samarinda Animal Rescue (SAR), Suparlan akan melakukan pelacakan dan sebisa mungkin menangkap hidup-hidup monyet ekor panjang tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim untuk penanganan tersebut.

"Hewan primata jenis ini tidak dilindungi undang-undang, meski begitu kami berupaya menangkapnya dalam kondisi hidup meskipun sudah melukai warga," kata Suparlan.

Kepala Resort Samarinda BKSDA Kaltim, Puji Mulyanto menuturkan, pihaknya akan memantau perkembangan di lokasi kejadian sebelum mengambil tindakan. Pihaknya mengimbau warga sekitar untuk tidak memberi makan apalagi mendekat saat monyet tersebut menampakkan diri.

"Jaga jarak jika melihat monyet. Jika ada korban lagi kami akan lakukan penangkapan," pungkas Puji. (kis/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 10:41

Bangun Pabrik Desalinasi Air Laut, Investor Malaysia Tanam Modal USD 3 Juta, Masuk Tahap FS

BONTANG – Perusahaan asal Malaysia, MPDT Capital Brand, berencana membangun…

Sabtu, 25 September 2021 10:37

Pemkot Bontang Fokus Selesaikan Masalah Banjir

Penyelesaian masalah banjir masuk skala prioritas yang harus dikerjakan. Biaya…

Kamis, 23 September 2021 15:34

Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah, Sudah Diaudit, Kejari Sambangi Disdikbud

SENDAWAR–Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Selasa (21/9), melakukan penggeledahan di…

Minggu, 19 September 2021 10:30

Serapan Kerja Disabilitas Masih Terbatas, Tak Sesuai UU, Hanya 0,15 Persen Diterima Jadi PNS

BONTANG–Jumlah penyandang disabilitas yang bekerja di lingkungan Pemkot Bontang masih…

Rabu, 15 September 2021 10:21

Kementerian PUPR Siapkan Infrastruktur Penunjang Calon Ibu Kota Negara

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyiapkan sejumlah…

Selasa, 14 September 2021 11:31

Pemprov Dukung Pengembangan Pulau Maratua, Bangun BTS Akhir Tahun

TANJUNG REDEB –  Dalam meningkatkan kebutuhan Kecamatan Maratua menjadi destinasi…

Senin, 13 September 2021 11:07

Jatam Sesalkan Penegakan Hukum Lamban

BONTANG – Tumpukan batu bara di RT 02, Desa Martadinata,…

Kamis, 09 September 2021 12:46

BIKIN MUYAK..!! Di Kutim Banyak yang Suka Klaim Tanah

Bupati Kutai Timur mengakui saat ini masih banyak aset pemerintah…

Kamis, 09 September 2021 10:56

Saling Sanggah, Ada Masalah Diproses Lelang Proyek di Bontang

Ada prinsip kehati-hatian yang diabaikan dalam penetapan pemenang lelang tender.…

Selasa, 07 September 2021 09:53

Posko Desa jadi Ujung Tombak PPKM

JAKARTA - Pemerintah sudah mengumumkan level pemberlakuan pembatasam kegiatan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers