MANAGED BY:
SABTU
04 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 18 Februari 2020 22:41
Usulkan Eks Puskib Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu
RESES. Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami Br Panne bersama warga Balikpapan Tengah pada momen serap aspirasi masyarakat, belum lama ini. HUMAS DPRD KALTIM

PROKAL.CO,

SAMARINDA. Pemprov Kaltim diminta melakukan evaluasi terkait kebijakan pembangunan eks Puskib Balikpapan. Pasalnya, sudah 11 tahun pembangunan di kawasan tersebut mangkrak. Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami Br Panne ketika menyampaikan hasil serap aspirasi masyarakat atau reses di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mekar Sari, Balikpapan Tengah, belum lama ini.

Menurutnya, rencana pembangunan supermal seperti yang selama ini diprogramkan, tidak berjalan mulus dan banyak mendapat tentangan dari masyarakat sekitar karena berdampak kepada bangunan rumah warga yang retak dan rusak. Karena itu, daripada tidak difungsikan maka idealnya pemerintah membangun lahan dengan luasan 5 hektare itu diserahkan kepada Pemkot Balikpapan untuk dijadikan kawasan pendidikan terpadu yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan generasi penerus.

“Lahannya sudah dihibahkan kepada PT Melati Bhakti Satya yang kemudian bekerjasama dengan swasta membangun Balikpapan Supermal. Pemprov Kaltim seharusnya mengambil langkah serius, karena pada kenyataanya hingga saat ini bangunannya tidak terurus, padahal sudah membongkar kantor camat serta lainnya,” jelasnya.

Konsep kawasan pendidikan terpadu nantinya dibangun SMP dan SMA. Hal ini dimaksudkan memberikan kemudahan akses bagi peserta didik dalam menempuh pendidikan. “Orangtua sering mengeluhkan tentang jauhnya jarak antara sekolah dengan pemukiman. Selama ini siswa harus pergi ke sekolah di Km 16, karena kalau yang di Gunung Sari kan lebih dekat ke daerah kota,” imbuhnya.

Tidak hanya sekolah, politisi PPP itu menyebutkan kawasan itu hendaknya juga dibangun kantor Polsek dan Koramil di Kecamatan Balikpapan Tengah, sebab selama ini masih menumpang di kecamatan lain.

“Lokasi eks Puskib dan memang tidak ada pergerakan dan menjadi kawasan tak berpenghuni. Tentu hal ini akan disampaikan kepada pemerintah provinsi karena bagaimanapun pemanfaatan aset daerah untuk kemaslahatan masyarakat,” tutupnya. (adv/hms4/nin)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 22:34

Sabu Disembunyikan dalam Ikan Asin

TENGGARONG. Seribu satu cara ditempuh para pengedar narkoba yang kini…

Kamis, 30 Januari 2020 22:27

Tim Safety Riding Honda Sasar Bontang

BONTANG. Main Dealer Astra Motor Samarinda melalui tim safety riding…

Rabu, 29 Januari 2020 10:25

Pasar SAD, Atap Bocor, Eskalator Masih Ngadat

TANJUNG REDEB. Fasilitas pasar Sanggam Adji Dilyas (SAD) Berau dikeluhkan.…

Senin, 27 Januari 2020 09:58

"Jual" ABG, Long Time Seharga Rp 2 Juta

TANJUNGREDEB. Ar (34) diciduk polisi usai transaksi bisnis prostitusi yang…

Senin, 27 Januari 2020 09:52

Kapal Ditabrak, Nelayan Tewas di Depan Anak

ANGGANA. Di saat cuaca cerah, arus sungai di Muara Mangkubur,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:34

Bhayangkari Polres Kukar Peduli Anak

TENGGARONG. Para ibu Bhayangkari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dipimpin Ny…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Polres Kukar Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

TENGGARONG. Polres Kutai Kartanegara (Kukar) bertekad meningkatkan terus pelayanan ke…

Jumat, 24 Januari 2020 13:16

Nelayan Diminta Batasi Kegiatan di Laut

TANJUNG REDEB. Selama sepekan terakhir cuaca kurang bersahabat, khususnya bagi…

Senin, 20 Januari 2020 21:59

Cari Ikan, Bocah Meninggal Dunia

TANJUNG REDEB. Seorang anak berinisial Ar (10), dikabarkan meninggal dunia…

Senin, 20 Januari 2020 21:56

Banjir Buat Bupati Kebingungan

TANJUNG REDEB. Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama, membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers