MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 06 Februari 2020 23:49
PERNAH DIBANTU SYAUKANI HR

Raja Labok, Maharaja Kutai Mulawarman

LESTARIKAN BUDAYA. Jamhari bersama Maharaja Kutai Mulawarman, Iansyahrechza atau Raja Labok, menegaskan hadirkan kerjaaan berpusat di Kecamatan Muara Kaman, ikut memajukan pembangunan daerah Kukar dan sekitarnya. (foto: ist)

PROKAL.CO, TENGGARONG. Belakangan ini Nusantara banyak kedatangan sejumlah raja maupun kerajaan baru yang viral di media sosial (Medsos). Walhasil, perhatian masyarakat Tanah Air langsung tersita. Akhirnya merambat pula kepada adanya Kerajaan Kutai Mulawarman asal Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Nama Raja Labok atau Iansyahrechza selaku Maharaja Kutai Mulawarman, langsung jadi sorotan.

“Kerajaan Kutai Mulawarman ini tujuannya ikut membangun daerah, terutama Kukar dan sekitarnya. Melalui sejumlah kerja sama bidang budaya dan seni, serta kegiatan usaha lainnya,” ucap Jamhari selaku tokoh masyarakat Muara Kaman, Rabu (5/2). Maka Kutai Mulawarman tidak ada memungut biaya apa pun kepada kalangan pejabat, pengurus maupun pengikutnya. Itu berbeda dengan kerajaan baru yang viral belakangan ini. Pemberian gelar kekerabatan kerajaan kepada sejumlah tokoh nasional, seperti politisi Fadli Zon dan lainnya, juga tidak mengambil rupiah.

“Anugerah gelar diberikan Maharaja Kutai Mulawarman, tujuannya mengikat persaudaraan serta jalinan silaturahmi. Dengan harapan terjalin kerjasama usaha untuk membantu Kutai Mulawarman melestarikan adat budaya daerah ini,” jelas Jamhari, lagi.

Sekadar informasi, Jamhari dikenal sebagai Bendahara Bupati Kukar Syaukani HR. Nah, menurut Jamhari, sejak dulu pun Syaukani banyak memberikan bantuan kepada Raja Labok untuk mengembangkan adat budaya Kutai Mulawarman. Sehingga sejarah kerajaan di Muara Kaman itu dikenal luas di Nusantara. Sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia pada masa silam.

“Kami menyayangkan banyak warga di medsos membuat komentar miring terkait keberadaan Kerajaan Kutai Mulawarman, maupun Maharaja Iansyahrechza atau Raja Labok. Hal itu merugikan nama baik yang bersangkutan. Karena komentar disampaikan tanpa konfirmasi kepada pihak terkait. Mengenai kekayaan Raja Labok, itu bukan dari menjual gelar atau pungutan. Melainkan hasil usaha melalui sejumlah perusahaan milik beliau bersama rekan-rekannya,” ucap Jamhari. (idn/nha)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 22:34

Sabu Disembunyikan dalam Ikan Asin

TENGGARONG. Seribu satu cara ditempuh para pengedar narkoba yang kini…

Kamis, 30 Januari 2020 22:27

Tim Safety Riding Honda Sasar Bontang

BONTANG. Main Dealer Astra Motor Samarinda melalui tim safety riding…

Rabu, 29 Januari 2020 10:25

Pasar SAD, Atap Bocor, Eskalator Masih Ngadat

TANJUNG REDEB. Fasilitas pasar Sanggam Adji Dilyas (SAD) Berau dikeluhkan.…

Senin, 27 Januari 2020 09:58

"Jual" ABG, Long Time Seharga Rp 2 Juta

TANJUNGREDEB. Ar (34) diciduk polisi usai transaksi bisnis prostitusi yang…

Senin, 27 Januari 2020 09:52

Kapal Ditabrak, Nelayan Tewas di Depan Anak

ANGGANA. Di saat cuaca cerah, arus sungai di Muara Mangkubur,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:34

Bhayangkari Polres Kukar Peduli Anak

TENGGARONG. Para ibu Bhayangkari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dipimpin Ny…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Polres Kukar Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

TENGGARONG. Polres Kutai Kartanegara (Kukar) bertekad meningkatkan terus pelayanan ke…

Jumat, 24 Januari 2020 13:16

Nelayan Diminta Batasi Kegiatan di Laut

TANJUNG REDEB. Selama sepekan terakhir cuaca kurang bersahabat, khususnya bagi…

Senin, 20 Januari 2020 21:59

Cari Ikan, Bocah Meninggal Dunia

TANJUNG REDEB. Seorang anak berinisial Ar (10), dikabarkan meninggal dunia…

Senin, 20 Januari 2020 21:56

Banjir Buat Bupati Kebingungan

TANJUNG REDEB. Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama, membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers