MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 29 Januari 2020 22:39
RUU Investasi Harus Sejalan dengan Peningkatan SDM Lokal
APRESIASI. Mewakili Ketua DPRD Kaltim, anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono (jas hitam) saat menghadiri undangan Gubernur Kaltim terkait kunjungan kerja Komite IV DPD RI, membahas penyusunan DIM RUU Tentang Investasi dan Penanaman Modal Daerah, Selasa (28/1). HUMAS DPRD KALTIM

PROKAL.CO,

SAMARINDA. Banyaknya potensi serta ketertarikan investor menanamkan modalnya di Kaltim, memberi harapan pertumbuhan perekonomian tersendiri. Untuk itu, Komite IV DPD RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Investasi dan Penanaman Modal Daerah. Guna menyusun daftar inventaris masalah (DIM) RUU Tentang Investasi dan Penanaman Modal Daerah, Komite IV DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Kaltim, Selasa (28/1).

Anggota DPRD Kaltim Nidya Listiyono mengatakan, RUU Tentang Investasi dan Penanaman Modal Daerah harus sejalan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang memadai, sehingga keberadaan investor memberikan dampak positif pada perkembangan ekonomi daerah. “Pemerintah harus berperan aktif dan bersinergi terkait RUU ini,” ujarnya.

Apalagi dengan adanya omnibus law atau penyederhanaan perundang-undangan yang tengah digaungkan pemerintah pusat saat ini. Pernyataan tersebut muncul karena tumpang tindihnya regulasi, khususnya menyoal investasi. “Penyederhanaan perundang-undangan itu terkait mekanisme perizinan yang hari ini seharusnya tidak berbelit-belit dan menjadi hambatan bagi para investor. Karena selama ini, para investor banyak mengeluhkan perizinan yang terlalu berbelit-belit,” beber pria yang akrab disapa Tiyo ini.

Menurut politikus Golkar ini, minat investor baik lokal maupun asing, harus disambut baik guna perkembangan perekonomian daerah. Tetapi tetap mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya. “Banyak investasi yang akan masuk bagus sekali, tetapi tetap harus memperhatikan kearifan lokal, jangan sampai mengganggu ekosistem alam,” tegasnya.

Tiyo menjelaskan, pemerintah perlu memproteksi diri sebelum RUU Tentang Investasi dan Penanaman Modal Daerah ini diterapkan. Seperti kata dia, RUU tersebut harus menyesuaikan dengan tata ruang daerah. “Yang jelas, rencana investasi yang masuk juga harus disesuaikan dengan RTRW kita,” imbuhnya.

Selain itu, agar investasi yang masuk benar-benar menjadi penggerak perekonomian masyarakat, pemerintah pusat, harus menekankan kepada pemilik modal agar memberi porsi yang besar kepada tenaga kerja lokal. “Jangan sampai kita hanya sebagai penonton, sedangkan investornya malah bawa tenaga kerja yang lebih banyak dari daerahnya,” tandasnya. (adv/hms6/nin)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Oktober 2020 12:27

Di Sini, Pendatang Dipantau Ketat

BUKIT PINANG. Lurah Bukit Pinang, Eko Purwanto kepada Sapos mengungkapkan,…

Selasa, 20 Oktober 2020 09:54

Waspada, di Daerah Ini Banyak Pohon Rapuh dan Rawan Tumbang

Warga Kecamatan Sambutan, tepatnya di Jalan Sultan Sulaiman pada Minggu…

Jumat, 09 Oktober 2020 13:41

Pembangunan Dermaga Ponton Dikebut

Pembangunan Gedung Dermaga di Kawasan Pasar Pagi, kini tengah dikebut…

Jumat, 09 Oktober 2020 13:40

Penanganan Longsor di Jalan Pattimura, Titik Baru Bakal Ikut Dipangkas

Titik baru yang terlihat mulai longsor di area perbukitan Jalan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:41

Petugas Belum Terima Honor, Penyemprotan Sekitar Pemakaman Covid-19 Dihentikan

Korban yang berjatuhan akibat Covid-19, tak bisa diprediksi setiap harinya.…

Sabtu, 03 Oktober 2020 11:09

Jalan Pattimura Sudah Bersih dari Longsor

Kegiatan pembersihan tanah longsor di Jalan Pattimura, RT 17, Kelurahan…

Rabu, 30 September 2020 13:43

Jalan Juanda Mulai Dikuasai Parkir Liar dan PKL

Hampir sepanjangan trotoar di Jalan Juanda, Kecamatan Samarinda Ulu, berubah…

Selasa, 29 September 2020 12:38

Maksudnya Tutup Lubang, Ditimbun Tanah Malah Tambah Becek

Warga di Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan Harapan Baru, berinisiatif menutup…

Selasa, 29 September 2020 12:36

Dua Warga Terserang DBD, Fogging Digencarkan

Terhitung sekitar tiga bulan belakangan, dua orang warga di lingkungan…

Selasa, 29 September 2020 12:32

Penangggung Jawab Pematangan Lahan Wajib Benahi Lingkungan, DLH Beri Waktu Seminggu

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda bersama Dinas Pekerjaan Umum dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers