MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 28 November 2019 13:50
Jaringan Penipu "Bantu" Keluarga, Begini Cara Kerjanya, Waspadalah..!!

Beri Kabar Palsu dengan Mengharap Imbalan

Di tengah perasaan gundah gulana Bambang Sulistiyo (37), dan istrinya, Melisari (30), mencari keberadaan anak bungsunya, Ahmad Yusuf Ghazali (4), yang hilang tanpa diketahui rimbanya, ada saja penjahat yang memanfaatkan untuk memperoleh keuntungan.

PROKAL.CO, GUNUNG LINGAI. Di tengah perasaan gundah gulana Bambang Sulistiyo (37), dan istrinya, Melisari (30), mencari keberadaan anak bungsunya, Ahmad Yusuf Ghazali (4), yang hilang tanpa diketahui rimbanya, ada saja penjahat yang memanfaatkan untuk memperoleh keuntungan.

Ya, mereka itu adalah jaringan penipu yang ikut sibuk "membantu" dengan memberika informasi palsu mengenai keberadaan bocah malang yang lenyap dari tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekaligus tempat penitipan anak milik Yayasan Jannatul Athfal, Jalan AW Sjahranie, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (22/11) lalu.

Penipu itu bahkan mengganggu waktu istirahat Bambang, dan Melisari yang semakin gelisah serta waswas akan keadaan Yusuf, meski pasangan suami istri (pasutri) itu yakin putranya dalam keadaan baik-baik saja.

"Ada yang menelepon memberi kabar ada di Balikpapan. Setelah dicek tidak benar. Ada juga yang menyebutkan ada di Banjarmasin, dan mau menyeberang. Saya tidak tahu mau ke mana, tapi dicek lagi ternyata bukan," kata Bambang dengan nada kecewa.

Bambang maupun Melisari, terpaksa mempercayai informasi itu. Pasalnya kabar yang diterimanya itu disertai dengan video anak kecil yang tengah menagis.

"Tapi videonya dari belakang. Saya minta supaya divideo dari depan supaya saya bisa mengenali anak saya itu, tapi banyak sekali alasannya," ujar Melisari.

Informasi yang didapat Bambang dan Melisari itu juga disampaikan kepada polisi, yang kemudian mengecek kebenarannya.

"Jadi informasi itu tidak benar. Ada orang yang memanfaatkan kasus hilangnya Yusuf, dengan memberikan informasi tidak benar. Meski begitu kami tetap bantu keluarga untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Tujuan penipu tentu tidak lain adalah untuk meraup untung dari keluarga korban," pungkas Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Indra W Majid, melalui Kanit Reskrim, Ipda M Ridwan.(oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.