MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 07 November 2019 21:53
Kenalkan Permainan Tradisional

Dalam Deklarasi SRA di MI Hidayatullah Bontang

PERMAINAN TRADISIONAL. Siswa saat memainkan salah satu alat permainan tradisional.

PROKAL.CO, BONTANG. Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikkan bagi anak-anak. Seperti terlihat di Sekolah Madrasah ibtidaiyah (MI) Hidayatullah Kota Bontang, secara kolosal mereka memainkan beragam permainan tradisional, kamis (7/11/2019).
Bertempat di halaman sekolah, para siswa-siswi antusias mengikuti kegiatan sehari belajar di luar sekolah (a day of study outside of school). Tampak siswa asyik dan menikmati berbagai permainan tradisional yang sudah jarang mereka temui.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang, Usman mengatakan saat ini anak-anak jarang mengenal permainan tradisional yang familiar di era zaman dulu. Padahal menurut Usman, banyak sekali manfaat dari permainan tradisional. Salah satunya dapat melatih semangat kompetisi, sikap sportif. Selain itu juga melatih motorik anak.

“Mulai dari cara bermain dan peraturannya, sikap bagaimana bermain seperti sportif, sabar menunggu giliran, dan jiwa kompetisi dipraktikkan secara langsung di lapangan,” ujarnya. Tidak bisa dipungkiri, saat ini permainan tradisional semakin dilupakan oleh anak-anak. Bermain bersama teman seumuran di lapangan, sudah bergeser menjadi memegang gawai di dalam kafe atau kamar tidur serta gadget atau smartphone. Alhasil, anak-anak yang terlahir di tahun 2000-an mulai melupakan aktivitas fisik di luar ruangan.

Dampak dari kurangnya aktivitas fisik bagi anak-anak adalah kurangnya rasa empati atau simpati terhadap orang lain dan lingkungan. Bahkan, dampak terburuk si anak bisa terkena obesitas atau kekurangan vitamin D karena tidak pernah keluar rumah. "Maka dari itu, dalam kegiatan deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatullah Bontang kita latih dan kembali memperkenalkan kembali permainan-permainan lama yang mereka tidak ketahui," ungkapnya. Alhasil, dari deklarasi ini banyak permainan yang dilakukan. Seperti lompat tali, lompat karet, main enggrang, kelereng, dakon dan mainan-mainan tradisional lainnya yang hadir di era 90-an. (adv/beb)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 22:34

Sabu Disembunyikan dalam Ikan Asin

TENGGARONG. Seribu satu cara ditempuh para pengedar narkoba yang kini…

Kamis, 30 Januari 2020 22:27

Tim Safety Riding Honda Sasar Bontang

BONTANG. Main Dealer Astra Motor Samarinda melalui tim safety riding…

Rabu, 29 Januari 2020 10:25

Pasar SAD, Atap Bocor, Eskalator Masih Ngadat

TANJUNG REDEB. Fasilitas pasar Sanggam Adji Dilyas (SAD) Berau dikeluhkan.…

Senin, 27 Januari 2020 09:58

"Jual" ABG, Long Time Seharga Rp 2 Juta

TANJUNGREDEB. Ar (34) diciduk polisi usai transaksi bisnis prostitusi yang…

Senin, 27 Januari 2020 09:52

Kapal Ditabrak, Nelayan Tewas di Depan Anak

ANGGANA. Di saat cuaca cerah, arus sungai di Muara Mangkubur,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:34

Bhayangkari Polres Kukar Peduli Anak

TENGGARONG. Para ibu Bhayangkari Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dipimpin Ny…

Jumat, 24 Januari 2020 22:33

Polres Kukar Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

TENGGARONG. Polres Kutai Kartanegara (Kukar) bertekad meningkatkan terus pelayanan ke…

Jumat, 24 Januari 2020 13:16

Nelayan Diminta Batasi Kegiatan di Laut

TANJUNG REDEB. Selama sepekan terakhir cuaca kurang bersahabat, khususnya bagi…

Senin, 20 Januari 2020 21:59

Cari Ikan, Bocah Meninggal Dunia

TANJUNG REDEB. Seorang anak berinisial Ar (10), dikabarkan meninggal dunia…

Senin, 20 Januari 2020 21:56

Banjir Buat Bupati Kebingungan

TANJUNG REDEB. Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama, membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers