MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 08 Oktober 2019 12:07
Dugaan Aliran Sesat di Gunung Manggah, Pengikutnya Kepergok Pelukan di Jalan
Banyak warga Gunung Manggah yang tak setuju dan menyaksikan kejanggalan oknum pengikut aliran yang diduga sesat itu.

PROKAL.CO, SUNGAI DAMA. Warga di Jalan Otto Iskandar Dinata, khususnya di sekitaran Gunung Manggah, Sungai Dama dibuat resah. Itu terjadi lantaran ada kelompok warga yang diduga mengikuti aliran sesat. Kegiatan mereka dinilai bertentangan dengan kaidah Islam yang dipercaya warga selama ini. Kelompok itu menamakan diri Majelis Rasulullah Assabatu Sahabah.

Warga Gunung Manggah, Fahrul Hadi mengungkapkan, sudah banyak warga yang menyaksikan kejanggalan tersebut. Bahkan oknum yang diduga pengikut aliran ini sering terlihat berdua dengan pasangan tidak resminya. Ditambah, perkumpulan ini sering kali mengadakan kegiatan sampai dini hari. Mulai dari jam 22.00 Wita sampai 04.00 Wita.

"Memang mereka itu berbeda dengan kami. Mereka juga tidak mau bersosialisasi. Memang kalau nabi dan Tuhannya sama, cuma ada hal yang dilarang agama namun mereka lakukan. Itu yang membuat kami resah," ujarnya kepada Sapos, Senin (7/10) kemarin.

Pengakuan serupa juga diungkapkan oleh Awalludin. Dia merupakan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sungai Dama yang sering melintas di kawasan itu. Awalludin mengatakan, jumlah warga yang mengikuti aliran ini mencapai puluhan orang. Sebagian juga berasal dari Jalan Damai.

"Kalau saya lihat memang ada yang aneh, bukan suami-istri pelukan di jalan pas naik motor. Apalagi itu istrinya orang. Kan sudah gak wajar. Islam mana yang memperbolehkan hal itu," ungkapnya.

Menanggapi adanya kejadiannya ini, Lurah Sungai Dama, La Uje, telah melakukan mediasi antara warga dan kelompok aliran tersebut. Bahkan menurut La Uje warga meminta oknum warga tersebut untuk angkat kaki.

"Kami sepakat untuk menyetop aliran ini. Karena kami juga khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan warga. Kami akan mengantarkan hal ini kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda," jelasnya.

La Uje mengatakan, selama tidak ada keterangan dari MUI. Namun dirinya akan terus mengawasi aliran ini bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dan jika memang dianggap sesat, dirinya akan menyerahkan permasalahan ini kepada pihak yang berwenang. (rm-1/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 30 Agustus 2019 11:45

Auuuuu..!! Waria dan PSK Digaruk Satpol, Ehh Ada Dua yang Terindikasi HIV

CITRA NIAGA. Komplek Citra Niaga yang telah ditata masih saja…

Kamis, 29 Agustus 2019 17:12

ABG Layani Pria Hidung Belang

  TANJUNG REDEB. Polres Berau berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak…

Kamis, 29 Agustus 2019 17:10

Curi Mobil untuk Jual Bensin

SAMARINDA KOTA. Polisi memastikan Zainal bukan spesialis atau orang yang…

Rabu, 28 Agustus 2019 17:34

Tambun, Pencuri Mobil Gagal Kabur

SAMARINDA KOTA. Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mungkin sudah sangat…

Rabu, 28 Agustus 2019 17:30

Anggaran Hilang Misterius

TENGGARONG. Sejak 2018 lalu jalan penghubung antara Kecamatan Sebulu dengan…

Selasa, 27 Agustus 2019 15:00

Polisi Bongkar Septic Tank, Ternyata Ada...

TANAH MERAH. Memberantas jaringan gelap narkoba tak hanya berhadapan dengan…

Selasa, 27 Agustus 2019 14:57

Tunggu Pembeli Sabu Sambil Berjudi, Ya Ditangkap..!!

KARANG ASAM. Hampir setiap malam sekelompok pemuda menganggu waktu istirahat…

Senin, 26 Agustus 2019 16:37

Jenazah Pemuda Terapung di Mahakam

TENGGARONG. Minggu (25/8) pagi, sekira pukul 07.00 Wita, warga Desa…

Senin, 26 Agustus 2019 12:13

Angkut Koral, Tugboat Mendadak Miring dan Karam, 1 ABK Hilang

TENGGARONG. Naas menimpa Tugboat atau kapal tarik Lius Perkasa yang…

Senin, 26 Agustus 2019 12:12

Maling Mobil Melawan, Menikam Polisi Pakai Gunting, Doorrrr...!! Terkapar

SAMARINDA KOTA. Rasa sakit harus dua kali dirasakan Meswanto alias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*