MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 08 Oktober 2019 12:03
Kuyang Menampakkan Diri, “Nama Saya Sanah”

Warga Sempat Pukul Pakai Sapu Lidi

ilustrasi

PROKAL.CO, SUNGAI KUNJANG. Jelang tengah malam sosok putih bercahaya merah berkelebat menggegerkan warga Jalan Slamet Riyadi, Gang 2, RT 12 dan 13, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, kemarin (7/10) sekitar pukul 00.10 Wita.

Warga sekitar meyakini jika itu adalah sosok mahluk halus berwujud kepala terbang yang dikenal dengan sebutan kuyang. Makhluk perwujudan kepala manusia dengan isi organ tubuh menggelantung.

Puluhan bahkan ratusan orang dewasa baik laki-laki atau perempuan sontak mencari dan mengejar makhluk yang terbang di dalam gang. Selain penasaran akan wujud mahluk jadi-jadian yang menampakkan wujudnya pada malam Senin Kliwon itu, warga juga mengaku resah dan ingin menangkap sosok gaib ini.

Sejumlah tempat yang diyakini sebagai wadah persembuyian si hantu kuyang didatangi warga. Bahkan kolong rumah warga pun tak luput dari perhatian. Pencarian dilakukan berbekal senter warga menyorot ke kolong rumah. Belum tuntas mencari di bawah kolong rumah, di antara kerumunan warga yang ramai terdengar suara teriakan jika kuyang terbang ke arah pohon kelapa dan pisang yang ada di tengah gang.

Tanpa dikomando, warga kembali berlari ke arah pepohonan. Teriakan takbir berkumandang sembari berharap kuyang bisa tertangkap. Berbekal sapu lidi, warga memukul-mukulkan ke arah pohon. Namun sayang, upaya itu tak seperti yang diharapkan. Sosok yang dicari menghilang.

"Tadi sempat juga ada wanita yang kesurupan saat warga mengejar kuyang. Untungnya cepat ditenangkan, dari mulut wanita yang kesurupan itu terucap nama Sanah sebagai kuyang," kata Faisal (25) warga yang ikut dalam pengejaran.

Hingga menjelang salat Subuh warga yang susah payah mencari akhirnya menyerah. Warga kembali ke rumah masing-masing sembari tetap bersiaga.

Salah seorang warga yang sempat memukul kuyang dengan sapu lidi, Ari (30) menuturkan, saat itu dirinya berada dalam rumah dan tiba-tiba mendengar suara warga yang melihat kuyang. Tanpa pikir panjang dirinya membawa sapu lidi yang ada di rumahnya.

"Saya sempat pukul, tapi cepat sekali terbangnya ke arah atap rumah warga. Setelah itu kami mengejar hingga ke sela-sela rumah warga yang berhimpitan," kata Ari.

Penampakan kuyang bukan pertama kali terjadi di Sungai Kunjang, khususnya di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Beberapa tahun lalu, tepatnya di bulan Februari 2017 penampakan hantu kuyang sempat terjadi, namun isu itu meredam dengan sendirinya.

Bahkan, untuk kejadian penampakan hantu kuyang kali ini, banyak warga yang melihat wujud kuyang tersebut. Gazali Rahman, tokoh warga sekitar pun melihat dengan mata kepalanya sendiri. Zali —sapaan akrabnya menduga penampakan hantu kuyang kali ini lantaran di permukimannya banyak ibu hamil dan wanita yang mungkin tengah menstruasi.

Sebab sepengetahuannya, darah merupakan makanan kuyang. Itu juga sebagai syarat mereka mencapai keinginannya dari menuntut ilmu hitam tersebut

"Sekitar pukul 17.15 Wita, ada ibu yang baru melahirkan. Mungkin itu juga yang menjadi sasarannya," ungkap Zali.

Warga percaya hantu kuyang merupakan manusia terjerumus ilmu hitam demi mencapai hidup abadi. Adapun yang mendapatkan ilmu hitam tersebut dijanjikan kekayaan dan kesaktian.

Warga kala itu panik pun, sempat mencurigai seorang wanita yang kerap mondar-mandir tiap dini hari di permukiman padat penduduk tersebut. Penampakan wanita itu bahkan sempat terekam kamera CCTV, Sabtu (5/10) lalu.

Namun, warga tidak berani mengambil tindakan karena tidak memiliki bukti kuat. Sebab, berdasarkan cerita yang didapatkan, sosok kuyang kembali menjadi manusia saat siang hari.

“Kalau kita langsung menunjuk tanpa adanya bukti. Sama saja fitnah, meskipun ada rekaman CCTV itu,” imbuhnya.

Untuk itu Zali meminta warga agar lebih waspada atas teror hantu kuyang tersebut. Terlebih sepengetahuannya terdapat 5 ibu yang tengah hamil di permukimannya itu. (kis/beb)n melihat dengan mata kepalanya sendiri. Zali sapaan akrabnya menduga penampakan hantu kuyang kali ini lantaran di permukimannya banyak ibu hamil dan wanita yang mungkin tengah menstruasi.

Sebab sepengetahuannya, darah merupakan makanan kuyang. Itu juga sebagai syarat mereka mencapai keinginannya dari menuntut ilmu hitam tersebut

"Sekitar pukul 17.15 Wita, ada ibu yang baru melahirkan. Mungkin itu juga yang menjadi sasarannya," ungkap Zali.

Warga percaya hantu kuyang merupakan manusia terjerumus ilmu hitam demi mencapai hidup abadi. Adapun yang mendapatkan ilmu hitam tersebut dijanjikan kekayaan dan kesaktian.

Warga kala itu panik pun, sempat mencurigai seorang wanita yang kerap mondar-mandir tiap dini hari di permukiman padat penduduk tersebut. Penampakan wanita itu bahkan sempat terekam kamera CCTV, Sabtu (5/10) lalu.

Namun, warga tidak berani mengambil tindakan karena tidak memiliki bukti kuat. Sebab, berdasarkan cerita yang didapatkan, sosok kuyang kembali menjadi manusia saat siang hari.

“Kalau kita langsung menunjuk tanpa adanya bukti. Sama saja fitnah, meskipun ada rekaman CCTV itu,” imbuhnya.

Untuk itu Zali meminta warga agar lebih waspada atas teror hantu kuyang tersebut. Terlebih sepengetahuannya terdapat 5 ibu yang tengah hamil di permukimannya itu. (kis/beb)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers