MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 17 September 2019 22:05
Tangkal Stunting dengan Menyusui

Pekan ASI se-Dunia Tingkat Kaltim

PROKAL.CO, Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Workshop di Lamin Etam, Selasa (17/9) kemarin. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan ASI se-Dunia 2019 di tingkat Kaltim  Kali tema yang diangkat: "Percepatan Penurunan Stunting melalui Dukungan Ayah dan Ibu dalam Keberhasilan Menyusui." Kegiatan ini menghadirkan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi, TP PKK kabupaten/kota, lintas sektor bersama organisasi perangkat daerah terkait. Ada pula Dharmawanita, perhimpunan karyawati, LSM, organisasi profesi, tim perbaikan gizi provinsi dan kabupaten/kota, PKK kecamatan dan puskesmas.

Plt Kepala Dinkes Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan kegiatan tersebut merupakan gagasan dari tim penggerak PKK Kaltim.
"Kebetulan kita juga ada program pengentasan atau penurunan percepatan stunting. Jadi kita mengaitkan bagaimana peran orangtua, khususnya untuk bisa membantu percepatan pencegahan stunting melalui kegiatan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama," katanya.
Ia menyebutkan, berdasarkan riset kesehatan dasar, angka stunting di Kaltim sedikit mengalami peningkatan dari tahun 2013 ke 2018. Yakni sekitar 30,5 persen.

"Angka stunting kita masih tinggi. Hal itu menjadi tugas berat bagi kita,” katanya.  Ia pun mengimbau agar para ibu dapat memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama, tanpa memberikan makanan tambahan. Dan setelah itu di usia berikutnya barulah boleh diberi tambahan makanan selain ASI hingga usia 2 tahun.

"Karena dengan pemberian ASI ekslusif, maka anak akan tumbuh dengan baik. Kesehatan juga terjaga. Tahan dengan infeksi. Sehingga pertumbuhan berikutnya, mereka akan lebih produktif dan mampu bersaing," paparnya.

Hadi Mulyadi mengungkapkan bahwa saat ini perlu untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat untuk memperhatikan gizi dan kesehatan anak. Mulai dari hamil, menyusui dan pastikan pada saat usia emas anak-anak untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup dan memadai. "Perbanyak konsumsi protein hewani, nabati dan tentunya ASI untuk asupan gizi para bayi. Hindari makanan-makanan junk food yang mudah mendatangkan penyakit," ungkapnya. (adv/nch/nha)


loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 22:46

Seimbangkan Cash Flow, Gunakan SCF

SUPPLY Chain Financing (SCF) merupakan suatu skema pembiayaan oleh bank…

Kamis, 17 Oktober 2019 22:45

Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Kapal

DOSEN dan mahasiswa Jurusan Kemaritiman Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) melakukan…

Kamis, 17 Oktober 2019 22:44

Polres Gelar Istigasah

JELANG pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober 2019, Polres…

Kamis, 17 Oktober 2019 22:43

Cegah Perkembangan Stunting

DALAM rangka sosialisasi media pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK)…

Kamis, 17 Oktober 2019 22:42

Pasar Pick-up di Kalimantan Naik Pesat

POTENSI pasar pick-up di Kalimantan saat ini cukup besar seiring…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:19

Dongkrak Nilai Tambah Benih Padi Bersertifikasi

SEBAGAI upaya untuk mendongkrak nilai tambah benih padi bersertifikasi, Dinas…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:18

Syaharie Jaang Raih Natamukti Award

SETELAH belum lama ini menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha, kembali…

Rabu, 16 Oktober 2019 22:17

Komisi I Kunjungi Disdukcapil dan DPMPTSP

SETELAH dilantik, Komisi I DPRD Samarinda melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi…

Rabu, 16 Oktober 2019 00:10

ASN yang Pungli Itu Bisa Bebas, Pelapor Mau Damai

Tak selamanya perkara pungutan liar (Pungli) berakhir di meja hijau,…

Rabu, 16 Oktober 2019 00:07

NGGA NYANGKA..!! Penunggak Terbanyak PDAM Samarinda Banyak di Perumahan Elit

SAMARINDA KOTA. Sudah menjadi tugas Perumda Tirta Kencana untuk menertibkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*