MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 10 September 2019 22:44
Iuran BPJS Kenapa Harus Naik?

PROKAL.CO, RENCANA pemerintah menaikkan tarif BPJS Kesehatan mendapat sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Kaltim menilainya sebagai tindakan gegabah yang rugikan masyarakat level bawah. Pernyataan ini terlontar bukan tanpa alasan, karena LIRA Kaltim mendapat sejumlah laporan dan data pelaksanaan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terindikasi bermasalah.

“Kami pun tak ingin gegabah, laporan dan data itu masih kami cross check kebenaran dan faktanya. Jika ternyata benar, tentu kami akan membawanya ke ranah hukum, sehingga dasar penolakan kenaikan tarif itu semakin terang benderang," ujar Gubernur LIRA Kaltim Tri Rahardjo.

LIRA Kaltim menilai, masih ada kelemahan sistem pelaksanaan BPJS Kesehatan, baik dari layanan, data hingga perencanaan. LIRA Kaltim mendapat informasi dugaan penggelembungan data layanan kesehatan guna kepentingan lembaga. Caranya membuat data palsu, sehingga BPJS membayar klaim lebih besar dari data riil.

“Ini sebenarnya sudah merupakan tindakan melanggar hukum. Kami pun akan segera menelusuri kebenaran informasi ini, jika benar, kami segera berkoordinasi dengan aparat hukum untuk tindaklanjutnya," tegasnya.

Diharapkan dari upaya penelusuran ini bisa terungkap, apakah ini memang sengaja atau ada skenario yang dibangun petugas layanan kesehatan dan rumah sakit, terkait penggelembungan data tersebut. Jika benar, tentunya logis alasan masyarakat menolak kenaikan iuran BPJS.

Satu hal lagi menjadi sorotan LIRA Kaltim, yakni soal besarnya gaji pegawai BPJS. Ini tentunya kontradiktif dengan rencana kenaikan iuran tersebut, sama halnya "menghisap darah" rakyat. "Jika tujuannya menekan defisit, mengapa bukan gaji pegawai dipangkas, saya yakin penghematannya luar biasa, bukan ujuk-ujuk iuran dinaikkan, yang justru menyengsarakan rakyat," tegasnya.

Dalam hal ini, LIRA berharap, Pemprov Kaltim bisa bersikap tegas, dengan menolak kenaikan iuran tersebut, bahkan jika perlu membantu membayarkan iuran BPJS masyarakat Kaltim, terutama golongan tidak mampu.

"Demikian LSM LIRA Kaltim menyapa, mendengar, melihat dan berbuat, yang menjadi mottonya. Silahkan hubungi kami jika ada temuan dan ketimpangan sistem di sekitar anda, baik itu lembaga atau personal, hubungi kami di 085391253309 LSM LIRA selalu di hati rakyat dan untuk rakyat," tutupnya. (*/adv/aya)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 22:11

Semarak Manasik Haji Cilik di Sebulu

SEBULU. Meski berada di pelosok daerah, kegiatan pendidikan di Kecamatan…

Senin, 27 Januari 2020 21:56

Terbaik se-Samarinda

Prestasi demi prestasi terus ditorehkan pelajar SMK TI Labbaika. Kali…

Senin, 27 Januari 2020 21:55

Futsal Juga Ikut Torehkan Prestasi

SMK TI Labbaika memang layak menyandang sekolahnya para juara. Torehan…

Senin, 27 Januari 2020 21:51

Perdana, Langsung Juara Pertama

Oleh:Andi Nhani SuriyaniIG: @yanani Paduan suara merupakan salah satu kegiatan…

Senin, 27 Januari 2020 18:45

Ratusan Pelajar Diberi Motivasi

KESUKSESAN Yayasan Pendidikan (YP) Labbaika di dunia pendidikan tentu melibatkan…

Senin, 27 Januari 2020 18:44

Berhasil Sabet Dua Juara

DUA pelajar MTs Labbaika yang mengikuti lomba dai di SMA…

Senin, 27 Januari 2020 18:41

Labbaika Tak Lagi Gunakan Kertas

SEBAGAI salah satu sekolah Adiwiyata di Kota Tepian, Kampus Labbaika…

Senin, 27 Januari 2020 18:38

Gerai Kedua di Samarinda

APARREL sport global Puma kembali membuka gerai terbarunya di Kota…

Senin, 27 Januari 2020 14:49

Kata Yama, PKL Tak Bisa Dihalau, Tapi Ditata

SAMARINDA. Menyikapi pertumbuhan Pedagang Kaki Lima (PKL), Kepala Dinas Lingkungan…

Senin, 27 Januari 2020 09:55

Motor Rusak Diembat Juga, Pelakunya Titip di Kantor Kelurahan

SINDANG SARI. Motor Yamaha Sigma KT 5453 MI itu sebenarnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers