MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Kamis, 29 Agustus 2019 17:15
Angkut 8.800 Kubik Lumpur
SUDAH 66 PERSEN. Pengerukan Sungai Karang Mumus segmen Gang Nibung sejauh ini sudah mengangkut sekitar 8.800 kubik lumpur. Sedangkan untuk ganti rugi warga yang terdampak, saat ini dalam proses perhitungan.

PROKAL.CO, SIDODADI. Pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) telah berjalan satu bulan lebih. Sejak 15 Juli lalu, progresnya kini mencapai 66 persen. Sedangkan sedimentasi yang dikeruk telah mencapai 8.800 kubik. 

Hal ini dibahas dalam rapat bersama tim pengendalian banjir di Balai Kota yang dipimpin Wakil Wali Kota (Wawali) Muhammad Barkati. Barkati memastikan dua lokasi telah mendapatkan perhitungan oleh tim appraisal untuk mendapatkan ganti rugi.

"Sisa satu RT lagi yang belum yaitu RT 26, sedangkan RT 28 dan 27 telah berjalan," ujar Barkati, Rabu (28/8).
Ia memastikan tak semua warga memiliki sertifikat, sebab bangunan di bantaran Gang Nibung-Perniagaan tersebut adalah tanah pemerintah. Sehingga Pemkot Samarinda hanya menghitung ganti rugi atas pemindahan warga pemilik bangunan saja.
"Karena itu tanah Pemkot Samarinda, sehingga tidak mungkin ada sertifikatnya. Yang kita ganti rugi itu nilai bangunannya saja. Itupun yang kita berikan pemilik bangunannya saja bukan yang menyewa," tegasnya.
Namun untuk lebih jelasnya, ia masih menunggu keputusan dari tim appraisal. Sehingga ia belum bisa menaksir anggaran yang akan diberikan kepada warga. "Targetnya Oktober harus sudah bersih," tegasnya.
Terpisah, Asisten II Sekkot Samarinda Endang Liansyah menambahkan pengerukan sudah berjalan sepanjang 250 meter. Sehingga pihaknya tinggal menunggu kucuran anggaran dari bantuan provinsi (banprov) sebesar Rp 5 miliar.
"Tapi kami tidak tinggal diam. Makanya tim appraisal berjalan saja kalau sudah selesai dan anggaran banprov turun, tinggal kita bayarkan," jelasnya.
Total bangunan di bantaran SKM Gang Nibung-Perniagaan sebanyak 602 bangunan. Pemkot akan menghitung nilai ganti rugi sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Dalam Rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.
Sehingga perhitungannya melihat dari empat aspek sesuai dengan pasal 8 ayat 3 diantaranya biaya pembersihan segala sesuatu yang berada di atas tanah, mobilisasi, sewa rumah paling lama 12 bulan serta tunjangan kehilangan pendapatan dari pemanfaatan tanah. (hun/nin)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 05 September 2019 17:02

Air Asin Masuk, Tak Memengaruhi Produksi Dua IPA

BANTUAS. Kadar klorida air yang tinggi hingga memaksa PDAM Tirta…

Rabu, 04 September 2019 15:20

Siaga 24 Jam

SAMARINDA UTARA. Kebakaran lahan (karla) menjadi perhatian semua pihak. Termasuk…

Rabu, 04 September 2019 15:11

Gagal Menghidar, Belasan Terjaring

AIR PUTIH. Belasan pemotor yang melintas di Jalan Juanda, Kelurahan…

Rabu, 04 September 2019 15:03

Terbentur Pembebasan Lahan Warga

RAPAK DALAM. Kemacetan yang kerap terjadi di simpang empat Jalan…

Rabu, 04 September 2019 14:59

Dishub Tunggu Pelimpahan dari Diskominfo

SAMARINDA KOTA. Kota Samarinda kini dilengkapi 25 unit CCTV yang…

Selasa, 03 September 2019 15:10

Tak Berfungsi karena Rusak

RAPAK DALAM. Simpang empat yang menghubungkan Jalan Sultan Hasanuddin, HOS…

Jumat, 30 Agustus 2019 11:43

Kelakuan Pemotor Saat Ada Razia, Pura-pura Belanja di Warung

SUNGAI KELEDANG. Usai gelar pasukan Operasi Terpusat Patuh Mahakam 2019…

Kamis, 29 Agustus 2019 17:15

Angkut 8.800 Kubik Lumpur

SIDODADI. Pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM) telah berjalan satu bulan…

Kamis, 22 Agustus 2019 15:13

Dewan Yakin Tuntas Tahun Ini

SAMARINDA. DPRD Kaltim meyakini proyek pembangunan Jembatan Mahakam IV atau…

Rabu, 21 Agustus 2019 22:16

Wali Kota Tinjau RPU Tanah Merah

KEBUTUHAN daging ayam di kalangan masyarakat kota Samarinda cukup banyak.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*