MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

BORNEO FC

Kamis, 29 Agustus 2019 21:28
Libatkan Semua Stakeholder untuk SDM Berkualitas

Sosialisasi Advokasi KKBPK

LIBATKAN SEMUA. DPPKB menggelar sosialisasi advokasi program KKBPK selama dua hari.

UNTUK  melahirkan SDM yang berkualitas dan  peningkatan kapasitas agar target dan capaian program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dapat tercapai dengan baik, BKKBN dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda tak hentinya mengajak masyarakat.

Mengedukasi masyarakat dengan melibatkan semua lini dan instansi untuk sama-sama melaksanakan sesuai dengan tupoksinya. Termasuk menggelar sosialisasi  advokasi program KKBPK selama dua hari kemarin.

Kepala DPPKB Samarinda, Nurul Mu'minayati didampingi Kabid Penyuluhan dan Penggerakan, dr Sy Rahimah Alaydrus menyebut, dalam kegiatan yang digelar selama dua hari itu akan dihasilkan 2 draf SK (surat keputusan), yakni SK  kelompok kerja Kampung KB Samarinda, dan SK Advokasi Program KKBPK Kota Samarinda yang akan mengayomi semua kegiatan pengendalian penduduk  di Samarinda. Jadi yang akan terlibat nanti adalah instansi atau OPD, termasuk juga dunia usaha, BUMN,BUMDdan media. "Yang akan terlibat nanti, Bappeda, TP2PA, Dinas Perkim, kebudayaan dan lainnya. Juga dari dunia usaha, BUMN, serta BUMD.

Karena kita sadar satu program tidak bisa berjalan dengan baik, kalau masyarakat luas tidak tahu apa tujuan program itu. Karena  itu harus ada peran aktif dari masyarakat terutama Kampung KB," tutur Rahimah. Menurut Nurul, selama  dua hari sosialisasi, disampaikan bahwa tupoksi masing-masing stakeholder  bisa disinergikan dan menjadi episentrum dengan program KB, sehingga tepat sasaran, lebih efisien,  dan tidak dobel budget.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim, Eli Kusnaeli yang menjadi salah satu nara sumber mengatakan, tim advokasi yang dibentuk ini adalah kelompok tim advokasi program mulai dari tingkat provinsi hingga  kabupaten/kota. Tujuannya untuk menyampaikan berbagai informasi terkait kegiatan kependudukan dan keluarga berencana. "Karena ini melibatkan banyak sektor dan harus menjadi komitmen bersama, semua wajib melaksanakan berdasarkan tupoksinya masing-masing.

Termasuk bagaimana kesiapan kita terkait kependudukan dengan ditetapkannya Kaltim sebagai ibukota negara. Pastinya akan masuk arus orang, bagaimana kesiapannya," jelas Eli. Menurutnya, Isu-isu kependudukan inilah yang harus didiskusikan dalam kegiatan advokasi tersebut. "Karena pastinya semua yang kita lakukan harus bermuara pada peningkatan kualitas penduduk sesuai visi Kaltim, menjadikan Kaltim Berdaulat dan berdaulat di bidang SDM yang berkualitas," pungkasnya. (adv/lin/beb)


BACA JUGA

Senin, 12 Oktober 2015 02:05

Warga Diminta Cari Jalan Alternatif

<p>SAMARINDA. Selama proses pengecoran Jalan M Said sepanjang 415 meter, warga Lok Bahu dan sekitarnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers