MANAGED BY:
KAMIS
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 21 Agustus 2019 15:11
Penyekap IRT Terancam Lama Dibui
DITAHAN POLISI. Akibat menyekap IRT dan membawa sajam, Sagit pun dijadikan tersangka serta menjali proses hukum di Mapolsek Samarinda Kota. (kis/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA KOTA. Ulah Sagit Kurniawan (40) mengantarkannya ke jeruji besi. Warga Jalan Jakarta, Sungai Kunjang ini, harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Samarinda Kota lantaran menyekap Ririn (28), Senin (19/8) lalu.

Tak hanya itu, polisi mendapati senjata tajam (sajam) jenis badik yang dibawanya saat menyandera ibu dua anak tersebut. Kapolsek Samarinda Kota AKP Yuliansyah, melalui Kanit Reskrim Ipda Abdillah Dalimunthe menjelaskan, Sagit ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan sajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
"Untuk tersangka (Sagit, Red) kita kenakan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951 tentang membawa senjata tajam tanpa izin," tegas Dalimunthe, Selasa (20/8).

Pasal tersebut sudah tepat disangkakan pada Sagit, lantaran unsur penganiayaan belum terbukti. Namun demikian pihaknya masih mendalami perkembangan kasusnya.

"Untuk korban (Ririn, Red) akan kita minta keterangan pula disamping para saksi yang ada di lokasi kejadian. Dan untuk tersangka dan barang bukti sudah kita amankan dan proses hukum tengah berjalan," ucap Dalimunthe.

Sagit, menurut keterangan warga bukan kali pertama berbuat onar. Pria yang tidak jelas pekerjaannya itu kerap datang ke lokasi penyekapan di Jalan Biawan, Gang 6, Sidomulyo. Bahkan Sadgit menenteng badik di pinggangnya. Warga yang sudah jengkel dengan Sagit tak bisa berbuat banyak, lantaran takut menjadi sasaran amuk Sagit.

Terakhir Sagit terlihat cekcok Juni lalu. Sayangnya, usai membuat keributan Sagit berhasil kabur saat polisi datang.

"Saat itu saya menerima laporan jika Sagit berbuat onar. Saat datang hanya mendapati 2 bilah badik," tutur Bripka Teguh Setiawan, Bhabinkamtibmas Sidomulyo.

Usai berbuat onar dan lama tidak terdengar, Sagit tiba-tiba muncul menemui Ririn. Ironisnya, Ririn disekap di kediamannya sendiri. Alasan penyekapan pun tidak masuk akal. Hanya ingin diantar pulang ke.

"Antara Sagit dan Ririn memang saling kenal lama, sama seperti warga lainnya. Cuma saat ditolak diantar ke kediamannya itulah yang jadi pemicu, sehingga Sagit berang dan nekat melakukan penyanderaan," tutur Teguh.

Untungnya, nyawa Ririn selamat lantaran badik yang dibawa terjatuh dan langsung diamankan warga saat itu. Sagit baru menyerah usai polisi datang menangkapnya. (kis/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers