MANAGED BY:
KAMIS
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 22 Agustus 2019 10:53
Sempat Dicueki, Setelah Jenazah Diinapkan di Kantor, Tuntutan Buruh Sawit Itu Dikabulkan
Jenazah Oce yang diinapkan di kantor perusahaan.

PROKAL.CO, SAMARINDA ULU. Duka mendalam dirasakan Mundu Seran. Pria 37 tahun ini baru saja kehilangan istri tercinta bernama Oce Sae (37). Oce Sae meninggal karena serangan jantung, Sabtu (17/8) lalu.

Kepedihan bapak dua anak ini semakin bertambah. PT Manunggal Adi Jaya, perusahaan perkebunan sawit tempat istrinya bekerja enggan memberikan hak-hak buruh. Kondisi ini terjadi selama Oce sakit hingga meninggal dunia. Perusahaan sawit itu beroperasi di Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Karena itulah, Mundu menuntut keadilan. Mundu bersama 12 anggota keluarga lainnya mendatangi kantor perwakilan perusahaan PT Manunggal Adi Jaya, di Jalan Siradj Salman, Samarinda Ulu, Selasa (20/8) malam lalu.

Kedatangan keluarga ini membawa serta jasad Oce yang berada di dalam peti jenazah. Jasad tersebut diletakkan di dalam kantor, sembari menuntut perusahaan untuk memberikan hak-hak buruh yang meninggal tersebut.

Dijelaskan Mundu, ia dan istri sudah bekerja sebagai buruh borongan di perusahaan itu sejak 2013. Sebelum meninggal istrinya sakit di lokasi kerja. Sempat diperiksa di puskesmas terdekat. Saat diperiksa terindikasi serangan jantung.

"Sejak dirawat di puskesmas, kami sudah menginformasikan kepada pihak perusahaan. Namun tidak ada tanggapan. Hingga istri saya meninggal Minggu malam (17/8) pukul 20.00 Wita," kata Mundu.

Jasad Oce malam itu juga dibawa ke kantor mess perusahaan. Di lokasi itu, pihak keluarga kembali meminta hak-hak sebagai buruh perusahaan. Keluarga juga meminta agar jasad Oce dipulangkan ke kampung halaman di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upaya pihak keluarga tidak berhasil. Perusahaan yang ada di area kelapa sawit tidak bisa memberikan kepastian. Cenderung melimpahkan masalah. "Kami tidak mendapat keadilan,” kata Mundu.

Lantas Mundu membawa jasad istrinya ke kantor perwakilan dari lokasi di Samarinda. Menggunakan dua mobil. Satu mobil untuk mengangkut keluarga. Satu lagi ambulans yang membawa jenazah. “Semua biaya akomodasi dari desa hingga tiba di Samarinda kami tanggung sendiri," ungkap Mundu.

Hampir 24 jam jenazah Oce disemayamkan di kantor perusahaan sawit tersebut. Akhirnya , siang (21/8) kemarin, pihak perusahaan pun melunak. Setelah terus didesak pihak keluarga dibantu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rumah Flobamora Kaltim.

Kesepakatan pun diambil. Disaksikan pihak keluarga, LBH dan kepolisian dari Polsek Samarinda Ulu, perusahaan akhirnya menyanggupi membiayai pengantar jenazah Oce ke kampong halamannya.

"Kami sudah melakukan pertemuan. Perusahaan yang awalnya menolak memberikan hak-hak bagi jenazah, akhirnya bersedia. Mandu juga ikut pulang untuk mendampingi jenazah istrinya hingga tiba di kampung halaman," kata Benny Niron, Koordinator LBH Rumah Flobamora Kaltim.

Selain biaya pemulangan jenazah, pihak perusahaan juga menanggung biaya akomodasi dari Desa Kahala hingga ke Samarinda. "Saat ini seluruh persoalan sudah bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Point kesepakatan disetujui kedua belah pihak," terang Benny.

Wakapolsek Samarinda Ulu, AKP Robin Harapan menyambut baik kesepakatan itu. Persoalan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. "Kami anggap persoalan ini selesai," pungkas Robin. (kis/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers