MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Kamis, 08 Agustus 2019 17:21
Nasib Museum Samarinda, Belum Beroperasi, Mulai Rusak
BELUM BEROPERASI. Bangunan Museum Samarinda sudah rampung sejak beberapa bulan lalu. Namun sampai sekarang belum beroperasi karena beberapa hal.

PROKAL.CO, Sejumlah proyek di Samarinda terkesan dieksekusi tanpa perencanaan yang matang. Museum Samarinda contohnya. Tak kunjung beroperasi karena berbagai kendala. Sementara sejumlah titik bangunannya sudah mulai rusak.

 “Sedang finalisasi struktur. Kami sudah menyelidiki tanah dan sudah ketemu tanah dalamnya, jadi sekarang konsultan sudah bisa merancang bangunan teknisnya.” Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda, Dadang Airlangga, dua tahun lalu. Pernyataan disampaikannya 2 Februari 2017 lalu jelang pembangunan Museum Samarinda. 

Akhirnya museum dibangun. Dengan konsep interior konservatif, informatif, edukatif, rekreatif, inovatif dan interaktif.
Nilai konservatif dihadirkan dengan desain karakteristik tari Jepen Tepian Olah Bebaya.

Nilai informatif dan edukatif menyampaikan informasi benda koleksi yang dikelompokkan berdasarkan kronologis sejarah Kota Samarinda.
Museum mengambil tema Exploring Local History Experience. Mengajak pengunjung menjelajahi, dan belajar sejarah di delapan zona dengan suasana berbeda beda.  Material lokal, kayu ulin dan meranti juga digunakan memperkuat identitas lokal.

EKSPEKTASI TAK SEINDAH FAKTA

Dua setengah tahun kemduan atau Juli 2019 bangunan itu belum berfungsi. Di beberapa bagian justru rusak.
Pantauan Samarinda Pos ke Museum Samarinda, di Jalan Bhayangkara, beberapa titik desain eksterior rusak. Sebagian ulin membalut dinding sisi kiri kanan menyerupai ornamen ketupat terlepas dari sambungan.

Plafon di bawah ornamen jebol menggantung. Memberi kesan kumuh. Kerusakan diduga terkena rembesan air hujan dan panas. Lantai dasar pendekat tangga pun retak. Semen coran terkelupas.

Pintu museum dari kaca terkunci. Samarinda Pos memandang isi museum ini dari luar. Mengambil sejumlah gambar.
Tampak beberapa foto Samarinda tempo dulu. Terpasang di etalase. Di sebelahnya dipajang buku-buku tentang Samarinda.
Sedang bagian tengah ada etalase kaca. Berbentuk segi empat. Belum berisi.

Di ruang sebelah dijejer foto wajah wali kota zaman dulu. Sebagian foto warna hitam putih. Belum tampak benda antik lain. Kecuali foto dan buku itu.

Samarinda Pos menemui sejumlah staf Dinas Kebudayaan di museum itu. Tapi mereka enggan memberikan komentar. Atau sekadar informasi yang bisa disajikan untuk pembaca Samarinda Pos.

Samarinda Pos mendatangi Kantor Dinas Kebudayaan di Jalan Biola, Samarinda Ulu. Juga tak bisa menemui pejabat setingkat kepala bidang, apalagi kepala dinas. Alasannya sedang tak ada di tempat.

Sebelumnya, kapada awak media, Kepala Bidang Sejarah dan Tradisi pada Dinas Kebudayaan Kota Samarinda, Slamet Diyono masih enggan dikonfirmasi mengenai persoalan ini.  Pihaknya hanya menerima serah terima museum dari Dinas Disperkim Kota Samarinda sejak Januari 2019.
Saat ini, pihaknya sedang fokus persiapan penataan display sejumlah panel digital informasi. Ini sebagai persiapan pembukaan museum untuk umum. 

PEMBANGUNAN MUSEUM TANPA RENCANA?

Pembangunan fisik gedung musem dilakukan secara terpisah dengan Taman Samarendah. Proyek ini dikerjakan Disperkim. Disebut-sebut memakan dana Rp 12 miliar. Pembangunannya dirangkap dengan pariwisata center. Bangunan kecil yang posisinya di depan museum. Menyerupai pos jaga. Pariwisata center itu pun belum berfungsi.

Setelah dibangun, Dinas Kebudayaan diminta mengelola. Namun, hingga kemarin tak kunjung difungsikan. Dugaan kuat Dinas Kebudayaan kesulitan mencari barang sejarah atau konten museum.

Sebelumnya, Kepala Disperkim Kota Samarinda, Dadang Airlangga mengatakan setelah rampung pada 2018 aAda waktu 6 bulan masa pemeliharaan oleh kontraktor, sebelum serah terima ke Dinas Kebudayaan.

Dadang mengatakan, jika ada perbaikan mendesak maka akan disingkrongkan dengan tiga dinas terkait: Dinas PUPR, Disperkim dan Dinas Kebudayaan.

"Kalau perbaikan kecil, maka bisa diusulkan oleh Dinas Kebudayaan, disingkronkan dengan Bappeda," ungkap Dadang belum lama ini.
Namun, Dadang belum memastikan usulan tersebut apakah bisa dianggarkan di 2019. Karena museum belum dioperasikan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Tahrir usulan proyek museum tidak disiapkan secara benar.
Kendati demikian, karena bangunan sudah dibangun, maka pemkot diminta agar segera membuka untuk umum. Soal sebagian bangunan rusak, Tahrir berharap agar segera dikoordinasikan agar segera diperbaiki.

"Belum dioperasikan, tapi sudah dianggarkan untuk perbaikan. Ini kurang tepat," ungkap pria yang pernah berprofesi sebagai wartawan di Samarinda Pos ini.

Komisi III, kata Tahrir, sudah meninjau museum itu. Hasil audensi dengan Dinas Kebudayaan, memang ada kekurangan di sisi pengamanan. Dinas Kebudayaan meminta agar dibangun kembali pagar pembatas di depan museum.  "Jika sudah lengkap, segera dilengkapi. Agar segera dioperasikan," tegas Tahrir. (zak/nha)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 11 Desember 2019 21:44

Ali Ingatkan Inovasi Tak Terjebak IT

SAMARINDA. Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Ali Fitri…

Selasa, 10 Desember 2019 22:28

“Jadikan Pekerjaan dengan Niat Ibadah”

SAMARINDA KOTA. Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda M Barkati tak…

Senin, 09 Desember 2019 22:30

Barkati: Semoga Memudahkan Masyarakat

Wakil Wali Kota Samarinda M Barkati mengharapkan adanya aplikasi Panic…

Senin, 09 Desember 2019 22:18

APT Pranoto Samarinda Raih Bandara Awards

JAKARTA. Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda yang peresmiannya…

Senin, 09 Desember 2019 22:17

Jaang: Lomba Turban Bukan Mengejar Hadiah

SAMARINDA. Setelah selama tiga bulan berjalan lomba turun berat badan…

Senin, 02 Desember 2019 16:13

Warga Tak Sabar Ingin Melintasi

  HANDIL BAKTI. Proyek Jembatan Bungkuk hampir rampung. Warga pun…

Senin, 02 Desember 2019 09:14

Lubang Menganga di Jalan Juanda Tunggu Korban

SIDODADI. Bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan Juanda, Kelurahan…

Senin, 02 Desember 2019 09:13

Tutup Saja Jalan Damai, Biar Otista Lancar

SUNGAI DAMA. Kemacetan di sepanjang Jalan Otto Iskandardinata (Otista) Sungai…

Jumat, 29 November 2019 21:19

Sekkot Pimpin Ziarah di TMP Pahlawan

SAMARINDA. Seusai melakukan Upacara  Memperingati Hari  Korps Pegawai Republik Indinesia …

Jumat, 29 November 2019 21:19

Barkati: Petani Perkerjaan yang Berkah

SAMARINDA. Berlokasi di perkebukan sawit dan karet di Kelurahan Bantuas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.