MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Rabu, 31 Juli 2019 16:01
Tim Appraisal Segera Turun

28 Rumah di Jalan PM Noor Juga Bakal Dibongkar

TERUS BERJALAN. Pengerukan SKM yang dikerjakan Pemprov Kaltim terus berjalan. Di sisi lain, tim appraisal mulai hari ini akan turun ke lapangan untuk menghitung nilai ganti rugi bagi warga terdampak.

PROKAL.CO, BALAI KOTA. Surat Keputusan (SK) dari Pemprov Kaltim akhirnya diterbitkan untuk pembentukan tim terpadu penyelesaian dampak sosial relokasi warga bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Tim ini dipimpin Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin, melibatkan unsur Polri dan TNI. Hal ini karena pengerjaan proyek normalisasi merupakan kegiatan swakelola.

Hal ini telah dibahas melalui Asisten II Setkot Samarinda Endang Liansyah bersama segenap instansi yang terlibat diantaranya Dinas Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Endang juga mengatakan tim appraisal atau penaksir harga rencananya mulai diturunkan hari ini (31/7), untuk menghitung besaran ganti rugi yang akan diberikan kepada warga terdampak.
“Tim appraisal itu bergerak secara independen di luar dari tim terpadu. Namun hasil perhitungan dari tim appraisal nantinya menjadi tolok ukur pemberian ganti rugi kepada warga,” ujar Endang, Selasa (30/7).
Adapun lokasi yang akan disasar dimulai dari tugu hansip dekat Pasar Segiri sampai ke kawasan belakang Pasar Segiri. Warga tersebut masuk RT 26-27 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu. “Setelah tim appraisal bekerja, baru tim terpadu turun untuk menyelesaikan dampak sosialnya kepada warga," urainya.
Selain bantaran SKM di belakang Pasar Segiri, tim terpadu juga akan menyelesaikan persoalan sosial bagi warga SKM di Jalan PM Noor tepatnya di belakang Masjid Babul Hafazhah. Ada 28 rumah yang dibangun di atas anak sungai tersebut.
Sementara itu, Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin sebagai ketua tim terpadu justru belum hadir dalam rapat yang dilangsungkan secara tertutup itu. Ia mengaku tengah rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), namun ia memastikan sejumlah bangunan di bantaran SKM akan segera ditertibkan.
"Karena sudah jelas mereka di atas tanah pemkot. Secepatnya akan kita tertibkan karena anggaran dari pemprov akan turun dan sayang kalau tidak serius kita garap," pungkas Sugeng. (hun/nin)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 22:16

Wali Kota Tinjau RPU Tanah Merah

KEBUTUHAN daging ayam di kalangan masyarakat kota Samarinda cukup banyak.…

Selasa, 20 Agustus 2019 15:50

Direlokasi, Pedagang Keluhkan Sempit dan Kotor

SIDODADI. Para pedagang daging di Pasar Segiri mengeluh karena mereka…

Kamis, 15 Agustus 2019 15:48

Pemkot Ambil Alih 4 Pasar

SAMARINDA KOTA. Sejumlah pasar kini menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan…

Rabu, 14 Agustus 2019 16:36

Akses ke Jembatan Mahakam IV Ditutup, Ini Alasannya...

KARANG ASAM. Dinas PUPR-PERA Kaltim akhirnya bereaksi terhadap aksi sejumlah…

Selasa, 13 Agustus 2019 15:18

Plang Larangan Jembatan Kembar Diterobos

KARANG ASAM. Keselamatan tak lagi dipedulikan warga. Mereka yang tak…

Selasa, 13 Agustus 2019 15:15

SKM Timbulkan Bau Tak Sedap

SUNGAI DAMA. Musim kemarau membuat air Sungai Karang Mumus (SKM)…

Senin, 12 Agustus 2019 15:11

Penjualan Hewan Kurban Meningkat

SAMARINDA. Penjualan hewan kurban di Kalim tahun ini meningkat. Bahkan…

Jumat, 09 Agustus 2019 13:08

Waspada! 131 Titik Panas di Kaltim

SAMARINDA KOTA. Memasuki puncak musim panas di Agustus ini, Badan…

Kamis, 08 Agustus 2019 17:21

Nasib Museum Samarinda, Belum Beroperasi, Mulai Rusak

Sejumlah proyek di Samarinda terkesan dieksekusi tanpa perencanaan yang matang.…

Selasa, 06 Agustus 2019 16:27

Soroti soal Keluhan Pelanggan

BALAI KOTA. Keluhan pelanggan menjadi fokus utama Tim Evaluasi Perusda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*